Sektor Perumahan Diyakini Mampu Pulihkan Ekonomi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sektor Perumahan Diyakini Mampu Pulihkan Ekonomi

Rabu, 29 Juli 2020 | 16:53 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kolaborasi berbagai entitas keuangan dan perumahan diyakini dapat mengakselerasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang saat ini menjadi fokus pemerintah untuk menggerakkan ekonomi dalam negeri. Potensi dan daya ungkit dari dua sektor tersebut, dinilai sangat besar terhadap perekonomian nasional.

Baca Juga: Kempupera Dorong Inovasi Pembangunan Perumahan

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara, mengatakan, program PEN merupakan bagian dari kebijakan luar biasa yang ditempuh pemerintah untuk memitigasi dampak pandemi Covid-19. Terutama, dampak terhadap ekonomi yang mengalami penurunan tajam akibat virus tersebut. Program PEN juga digelontorkan untuk industri perumahan mengingat dampak lanjutan yang besar dari akselerasi di sektor tersebut.

"Untuk itu, sektor perumahan perlu terus melakukan terobosan dan instrumen baru karena sektor ini punya multiplier effect terhadap 170 industri lainnya. Kami harapkan dengan upaya tersebut dapat meningkatkan permintaan dari sektor lain sehingga mendorong pemulihan ekonomi,” jelas Suahasil dalam webinar bertajuk 'Sinergi untuk Percepatan Pemulihan Sektor Perumahan' di Jakarta, Rabu (29/7/2020).

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Eko D Heripoerwanto, menjelaskan, Kempupera telah menggelontorkan berbagai skema kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi, seperti subsidi selisih bunga (SSB), fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP), dan bantuan pembiayaan perumahan berbasis tabungan (BP2BT).

Baca Juga: Penyaluran Dana FLPP 14 Bank Masih di Bawah 50%

"Skema tersebut diberikan untuk mendongkrak industri perumahan subsidi di tanah air. Kami meyakini langkah strategis tersebut, akan mempercepat pemulihan sektor perumahan yang juga akan berpengaruh pada ekonomi nasional,” kata Eko.

Hingga kini, pemerintah memang telah memberikan berbagai stimulus untuk mendongkrak sektor perumahan. Stimulus tersebut diberikan untuk menggarap angka backlog perumahan di Indonesia sekaligus mengakselerasi program PEN.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Pahala Nugraha Mansury, menjelaskan, sebagai salah satu entitas perbankan dalam ekosistem perumahan ini, adanya keberpihakan pemerintah mulai dari aturan hingga penempatan dana negara menjadi angin yang segar.

Baca Juga: BTN Tawarkan Solusi Mudah Miliki Rumah

"Kredit yang di alirkan Bank BTN, juga memiliki dampak ekonomi jangka panjang. Sebab, kredit tersebut akan menjadi tempat tinggal yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Tidak hanya itu, kredit yang disalurkan ke sektor perumahan pun akan memberikan multiplier effect terhadap sekitar 177 subsektor industri lainnya," jelas Pahala.

Menurut Pahala, Bank BTN sendiri tercatat telah menerima dana negara sebesar Rp 5 triliun pada medio Juni 2020. Seluruh dana negara yang telah ditempatkan pemerintah tersebut, diprediksi akan terserap habis pada akhir Juli 2020. "Kami meyakini perseroan bisa menyalurkan total kredit sebesar Rp 15 triliun dari dana negara tersebut sebelum akhir September 2020," tegasnya.

Pahala melanjutkan,hingga kini sektor perumahan di tanah air, baru memberikan kontribusi terhadap PDB Nasional sebesar 2,77 persen. Posisi tersebut jauh di bawah kontribusi properti di negara kawasan Asean lainnya yang berkisar 8 persen hingga 23 persen.

Baca Juga: Urban Jakarta Propertindo Suntik Modal JRC Rp 2 Triliun

"Sehingga, kami berkomitmen akan terus mendukung pengembangan sektor perumahan. Apalagi di masa pandemi ini, rumah menjadi tempat berlindung paling aman bagi masyarakat Indonesia," tandas Pahala.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Semester I, Serapan Capex Merck 25%

Diharapkan hingga akhir tahun bisa terserap semua.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Hingga Juni 2020, Pegadaian Salurkan Pinjaman Rp 80,4 Triliun

Pinjaman yang disalurkan Pegadaian, sekitar 60 persen bersifat produktif, dan sisanya bersifat konsumtif.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Perjelas Batasan Kerja, Profesi Perencana Keuangan Perlu Diatur

Pada kasus yang sedang ramai diperbincangkan, perencana keuangan ini juga berperan sebagai manajer investasi.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Triwulan II-2020, Bank Jatim Raup Laba Bersih Rp 770,15 Miliar

Kinerja keuangan Bank Jatim selama triwulan II 2020 menunjukkan performa yang bagus.

EKONOMI | 29 Juli 2020

BTN Tawarkan Solusi Mudah Miliki Rumah

BTN menawarkan KPR From Home The New Normal sebagai solusi mudah miliki rumah idaman.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Wamendag Intensifkan Diplomasi dan Kampanye Kelapa Sawit

Kelapa sawit adalah salah satu penopang ekspor Indonesia.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Kemperin Dorong Wirausaha Muda Kriya dan Fesyen

Kemperin melaksanakan program Creative Business Incubator untuk mencetak wirausaha muda yang akan menjadi motor penggerak industri ini di masa mendatang.

EKONOMI | 29 Juli 2020

BNI Termasuk 20 Besar Bank Internasional di Singapura

BNI Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) Singapura menjadi salah satu dari 20 bank internasional yang berstatus Full Bank License.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Cegah Resesi, Pemerintah Akan Belanja Besar-besaran

Belanja pemerintah secara besar-besaran akan didorong, sehingga permintaan dalam negeri meningkat dan dunia usaha tergerak untuk berinvestasi.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Pengelolaan Dana Peserta, BP Tapera Tetapkan Dua Acuan Utama

Investasi aman dan transparansi menjadi acuan BP Tapera dalam pengelolaan dana peserta.

EKONOMI | 29 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS