BRIsyariah Gandeng 170 Ponpes Kembangkan Ekonomi Syariah

BRIsyariah Gandeng 170 Ponpes Kembangkan Ekonomi Syariah
Ilustrasi pondok pesantren. (Foto: Antara)
Novy Lumanauw / FER Rabu, 29 Juli 2020 | 21:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Bisnis Komersial PT Bank BRI Syariah Tbk (BRIsyariah), Kokok Alun Akbar menyatakan, BRIsyariah terus meningkatkan komitmennya untuk mewujudkan pengembangan keuangan dan ekonomi syariah di lingkungan pondok pesantren (Ponpes).

Baca Juga: BRIsyariah Dapat Tambahan Kuota KUR Rp 1,5 Triliun

"Pondok pesantren berperan strategis dalam pengembangan ekonomi syariah,” kata Alun melalui pernyataan tertulis yang diterima, Rabu (29/7/2020).

Alun mengungkapkan, peran strategis Ponpes tercermin pada keilmuan dan sosial ekonomi syariah kepada masyarakat, mewujudkan praktik riil teori ekonomi syariah, serta sebagai produsen dan konsumen dalam ekosistem ekonomi syariah.

"Potensi pondok pesantren sangat besar dalam pengembangan ekonomi syariah. Pondok Pesantren diharapkan menjadi garda depan pengembangan keuangan dan ekonomi syariah di Indonesia dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah di masyarakat. Itulah mengapa, BRIsyariah juga siap menjadi yang terdepan dalam mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di pondok pesantren,” ujar Alun.

Baca Juga: BRIsyariah Dorong Perusahaan untuk IPO

Saat ini terdapat 28.193 Ponpes dengan total santri 18 juta di Indonesia. Implementasi keuangan syariah di pondok pesantren akan meningkatkan market share keuangan syariah yang saat ini masih di angka 8,29 persen. Potensi bisnis di lingkungan pondok pesantren sangat besar, antara lain percetakan, konveksi, makanan dan minuman, perdagangan ritel atau minimarket, koperasi, hingga agrobisnis.

"Untuk bisa meningkatkan eksistensi dalam pengembangan ekonomi syariah, perlu adanya inovasi, efisiensi, perbaikan SDM, perbaikan manajemen pengelolaan ekonomi pesantren yang profesional, infrastruktur dan networking serta dukungan pembiayaan. Kami menyediakan beragam produk dan layanan dalam inklusi keuangan pondok pesantren, mulai dari pendanaan, pembiayaan dan payment system,” tegas Alun.

Dalam rangka implementasi program Kemko Perekonomian, BRIsyariah saat ini telah menjalin kerja sama dengan 170 pesantren dengan layanan Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) sebanyak 22.416 akun rekening, payroll 2.167 rekening, SPP Online 32 pesantren, Lakupandai 21 agen, QRIS 16 merchant, Haji Anak 345 rekening, Kartu Santri 30.209 rekening, dan pembiayaan KUR 147 rekening dengan nominal mencapai Rp11,1 miliar.

Baca Juga: BRIsyariah Permudah Akses Pembiayaan

"Jumlah total kerja sama BRIsyariah dengan pondok pesantren sudah sampai 268 ponpes, namun yang telah mengimplementasikan program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah secara terintegrasi baru 170 ponpes," jelas Alun.



Sumber: BeritaSatu.com