Logo BeritaSatu

9 Industri Ini Bisa Peroleh Penjaminan Modal Kerja Hingga 80% dari Pemerintah

Kamis, 30 Juli 2020 | 13:52 WIB
Oleh : Herman / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, mengatakan ada sembilan industri padat karya yang menjadi prioritas untuk memperoleh Penjaminan Kredit Modal Kerja (PKMK) Korporasi hingga 80% dari pemerintah.

Kesembilan industri priortas itu antara lain pariwisata (hotel dan restoran), otomotif, tekstil, produk tekstil (TPT), alas kaki, elektronik, kayu olahan, furnitur, dan produk kertas.

Selain kesembilan industri tersebut, PPMK Korporasi hingga 80% dari pemerintah juga terbuka bagi sektor usaha lainnya yang memenuhi kriteria terdampak Covid-19 sangat berat, padat karya dan/atau memiliki dampak multiplier tinggi serta mendukung pertumbuhan ekonomi di masa depan.

Sri Mulyani mengatakan dalam skema PKMK Korporasi, porsi penjaminan oleh Pemerintah sebesar 60% dari kredit, dan perbankan 40%. Namun untuk sektor-sektor prioritas, porsi yang dijamin oleh Pemerintah sampai dengan 80% dari kredit, sementara perbankan 20%.

“Ini agar kita mampu memberikan stimulasi, namun ada pencegahan moral hazard. Bank tetap bertanggung jawab, meskipun sebagian besar risikonya diambil oleh pemerintah melalui penjaminan tersebut,” kata Sri Mulyani.

Menkeu mennyampaikan, PKMK Korporasi merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat dampak pandemi Covid-19. Sebelumnya, pemerintah telah meluncurkan PKMK untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Sri Mulyani menjelaskan, penyaluran PKMK Korporasi dilakukan dengan skema penugasan kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII). Lewat penjaminan ini, perbankan diharapkan bisa menyalurkan kredit modal kerja hingga Rp 100 triliun sampai Tahun 2021.

"Volume untuk PKMK Korporasi diharapkan bisa mendukung penyaluran kredit hingga Rp 100 triliun. Kredit modal kerja yang bisa dilakukan ini diharapkan akan memberikan harapan bahwa ekonomi mulai bergerak kembali,” kata Sri Mulyani.

Menkeu menambahkan, dalam program ini, peran dari LPEI dan PT PII juga telah diperluas. LPEI desainnya hanya untuk yang export-oriented, tapi sekarang diperluas untuk industri substitusi impor yang bisa memberikan dampak yang positif.

Kemudian PII yang tadinya sebagai penjaminan infrastruktur, diredesain untuk bisa menjadi second layer dari guarantee atau loss limit. "Ini juga merupakan sesuatu yang akhirnya membuat Spesial Vehiclemission-nya Kementerian Keuangan makin memiliki kemampuan, dan kita harapkan juga punya tata kelola yang sesuai dengan tantangan yang ada,” ujar Sri Mulyani.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PTPP Gaet LG CNS Kembangkan Proyek Smart City di IKN

PTPP menjalin kolaborasi dengan LG CNS Company Limited (LG CNS), untuk mengembangkan proyek smart city di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Grab Bantah Klaim Yusuf Mansur Jabat Posisi Komisaris

Grab Indonesia membantah pernyataan Ustaz Yusuf Mansur yang mengatakan dirinya merupakan salah satu Dewan Komisaris Grab Holdings Limited.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Transaksi Kripto di Indonesia Menurun, Apa yang Terjadi?

Total nilai transaksi kripto pada Januari-Agustus 2022 tercatat sebesar Rp 249,3 triliun atau turun 56,35% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Kehadiran Bendungan Tapin Dongkrak Panen Petani Jadi 8 Ton

Bendungan Tapin selain berfungsi memperkuat ketahanan pangan dan mereduksi banjir, juga menjadi sumber air untuk pembangkit listrik serta obyek wisata.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Mungkinkah Oktober Jadi Bulan yang Baik untuk Pasar Kripto?

Pergerakan pasar kripto, terutama aset kripto berkapitalisasi besar seperti Bitcoin, kembali turun, membuat kalangan investor kripto sedikit muram.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Asuransi Aspan dan Pelni Kolaborasi Pengembangan Bisnis

Asuransi Aspan dan PT Pelni (Persero) menjalin kerja sama pemanfaatan jasa dan pengembangan potensi bisnis di antara kedua perusahan.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Tips Membuat Unit Apartemen Tampak Luas, Simak Langkahnya

Ukuran unit apartemen yang minimalis terkadang menjadi batu sandungan bagi mereka yang ingin membeli apartemen.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

OJK Optimistis Capai Target Inklusi Keuangan 90% di 2024

Friderica menyampaikan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memasang target inklusi keuangan sebesar 90% di akhir 2024.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Jokowi Ingatkan Dewan Direksi BPJS TK Hati-hati Kelola Dana

Presiden Jokowi mengingatkan Dewan Direksi BPJS Ketenagakerjaan untuk berhati-hati dalam mengelola dana.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

PTBA Bangun PLTS Irigasi Sawah di Lampung Tengah

PTBA memulai pembangunan PLTS berkapasitas 42 kWp yang akan menyuplai listrik untuk 2 pompa irigasi yang mengairi sawah seluas 150 hektar.

EKONOMI | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi Tak Salami Kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini Kesalahan Dasar Warganet Saat Berinteraksi di Medsos

Ini Kesalahan Dasar Warganet Saat Berinteraksi di Medsos

LIFESTYLE | 14 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings