BTN Lelang Aset Properti Senilai Rp 6,06 Triliun
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BTN Lelang Aset Properti Senilai Rp 6,06 Triliun

Kamis, 30 Juli 2020 | 15:45 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Era adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal, memberikan tantangan kepada para pelaku usaha dan investor untuk tetap bertahan, kreatif dan jeli, mengambil kesempatan untuk berinvestasi.

Direktur Utama Bank BTN, Pahala Nugraha Mansury, mengatakan, dalam rangka membantu para investor dan pelaku usaha menginvestasikan dananya untuk aset yang tepat, Bank BTN menggelar investor gathering bertajuk 'Properti Murah di Era New Normal' yang mempertemukan ratusan investor di seluruh Indonesia, baik developer, agen penjualan properti, investor properti dan lain sebagainya, untuk menambah portofolio aset yang nilainya berpotensi tumbuh.

"Kami memberikan peluang bagi para investor untuk membeli ataupun mengelola aset-aset dari Bank BTN, menjadi aset yang produktif dan bermanfaat serta dapat mendukung program pemerintah menggerakkan perekonomian nasional," kata Pahala saat membuka acara investor gathering, di Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Pahala menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menggalang penjualan aset para debitur yang tidak performing, sekaligus sebagai salah satu strategi untuk mendorong pemulihan aset korporasi, yang tidak produktif menjadi aset yang produktif menghasilkan profit, baik ke BTN maupun ke investor baru.

"Aset tersebut berupa tanah, resort atau kondotel, perkantoran, apartemen, gudang, perumahan, hingga pabrik yang dapat dikelola atau dijual kembali oleh para investor. Adapun harga yang kami tawarkan ke investor sangat miring, karena hanya harga pokok dengan bunga yang bisa dinegosiasikan atau negotiable sehingga menarik untuk investor," tegas Pahala.

Direktur Remedial and Wholesale Risk Bank BTN, Elisabeth Novie Riswanti, menjelaskan, setidaknya ada 1.831 aset dengan nilai total sekitar Rp 6,06 triliun yang ditawarkan BTN, baik berupa proyek perumahan, proyek apartemen, rumah, kos atau kontrakan, perkantoran, unit apartemen, pabrik, ruko, hingga gudang yang tersebar di Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera dan Sulawesi.

Menurut Novie, dalam e-book yang dibagikan kepada investor memuat informasi lengkap mengenai jenis properti, luas tanah atau bangunan, lokasi dan informasi lainnya termasuk dokumen, harga jual, nilai appraisal, termasuk nilai pasar dan nilai likuidasi, sisa kredit, denda dan lain sebagainya secara transparan.

"Kami memberikan informasi selengkap-lengkapnya kepada calon investor agar mereka bisa menghitung nilai investasi, kemungkinan keuntungan yang mereka terima dalam jangka panjang sehingga ke depan mereka dapat memproyeksikan imbal hasil investasi atau return of investment mereka,” kata Novie.

Novie optimistis, proyek perumahan masih prospektif mengingat tingginya backlog perumahan dan kebutuhan rumah yang masih tinggi. "Lokasi akan menjadi pertimbangan utama, selain faktor kelengkapan dokumen. Namun demikian, investor yang tertarik akan dilakukan due diligence untuk mengkonfirmasi potensi dan prospek dari aset yang kami jual atau lelang," kata Novie.

Untuk mendapatkan aset tersebut, investor cukup mengajukan form minat, dan petugas dari Bank BTN akan memproses lebih lanjut para investor untuk ikut serta dalam lelang dan proses due diligence.

"Proses dan mekanisme lelang, maupun mekanisme lain untuk pengambilalihan aset tersebut kami lakukan sesuai ketentuan lelang atau peraturan perundangan yang berlaku agar memenuhi aspek legalitas,” kata Novie.

Melalui kegiatan investor gathering ini, Bank BTN mematok target penjualan aset sebesar Rp 1 triliun yang terdiri dari Rp 800 miliar dari penjualan aset seperti perkantoran, pabrik, gudang, proyek apartemen dan proyek perumahan dan Rp 200 miliar dari penjualan aset perumahan, atau unit apartemen.

"Penjualan dan pelelangan aset merupakan strategi yang cukup efektif dalam recovery aset Bank BTN yang tahun ini kami harapkan bisa menembus Rp 3 triliun, dan acara ini akan rutin kami agendakan," pungkas Novie.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sejalan Mata Uang Asia, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.600

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.455- Rp 14.632 per dolar AS.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Modernland Realty Raih 2 Penghargaan Top CSR Awards 2020

Modernland Realty meraih penghargaan Top CSR Awards 2020 di kategori #Star 3.

EKONOMI | 30 Juli 2020

IHSG Ditutup Bertambah 38 Poin ke 5.149

Indeks LQ-45 naik 7,6 poin (0,96 persen) ke level 803,1.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Bursa Eropa Terkoreksi karena Investor Fokus Laporan Kinerja Emiten

Pan-European Stoxx 600 melemah 0,7 persen di awal perdagangan.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Modernisasi Koperasi Perlu Peran Aktif Milenial

Regulasi koperasi dinilai masih tertinggal, belum bisa menyamai perkembangan zaman yang ada saat ini.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Trans Power Anggarkan 51% Laba 2019 untuk Dividen

Pendapatan hingga akhir 2020 akan turun 10-15 persen dibanding realisasi pendapatan 2019.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Pengamat Nilai Rencana IPO Subholding Pertamina Tidak Ada Masalah

Program restrukturisasi yang dilakukan PT Pertamina (Persero) dan rencana IPO terhadap subholding-nya dipastikan tidak melanggar undang-undang yang berlaku.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Pertamina EP Tingkatkan Produksi Minyak di Sumur SKW-21

PT Pertamina EP sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) berhasil meningkatkan produksi minyak melalui program well intervention di sumur SKW-21.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Laba Astra Naik 16% Tertolong Penjualan Bank Permata

Namun jika tanpa penjualan tersebut, maka laba Astra anjlok 44 persen menjadi Rp 5,5 triliun.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Minus 9%, Resesi Hong Kong Empat Kuartal Berturut-turut

Resesi itu merupakan yang pertama dalam satu dekade.

EKONOMI | 30 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS