Insurtech Dorong Penetrasi Asuransi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Insurtech Dorong Penetrasi Asuransi

Kamis, 30 Juli 2020 | 18:11 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Penerapan teknologi digital di asuransi lebih jauh diharapkan dapat mendorong penetrasi asuransi di Indonesia yang masih relatif rendah. Melalui produk-produk asuransi yang lebih sederhana dan klaim yang bisa dilakukan secara digital, diharapkan dapat menepis kesan bahwa asuransi rumit dan sulit diklaim.

Baca Juga: Restrukturisasi Akulaku Capai Rp 47,3 Miliar

Deputy Komisioner Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) II Otoritas Jasa Keuangan (OJK), M Ihsanuddin mengatakan, literasi asuransi pertumbuhannya masih lambat, sejalan dengan penetrasinya yang juga masih rendah. Namun, hal itu berbeda dengan Pegadaian dan financial technology (Fintech) yang kini bertumbuh cukup pesat.

"Untuk itu, melalui digitalisasi di industri asuransi melalui kehadiran insurtech (insurance technology) yang bisa menawarkan produk dan layanan asuransi melalui platform digital, diharapkan bisa mendorong penetrasi asuransi di kalangan milenial," ujar Ihsanuddin, dalam acara webinar 'Peluang dan Tantangan Asuransi di Era Digital', Kamis (30/7/2020).

Apalagi, kata Ihsanuddin, keberadaan insurtech dapat meminimalkan biaya, sehingga lebih efisien dan efektif dalam proses bisnis asuransi. 

"Selama ekonomi belum membaik atau income masyarakat belum pulih, dan industri asurasi belum sehat, tidak mudah memasarkan asuransi. Apalagi ditengah kondisi ekonomi yang saat ini mengalami kontraksi ditambah dengan model bukan face to face," tegasnya.

Baca Juga: Tugu Insurance Terus Kembangkan Platform Digital

Director and Chief of Partnership Distribution Officer PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Bianto Surodjo, mengakui, digitalisasi dapat membantu asuransi untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas. Pesatnya perkembangan sistem pembayaran akan diikuti pula oleh industri asuransi. Dengan demikian, jika mau berkembang lebih cepat, maka asuransi harus memasukkan ekosistem digital.

"Di asuransi umum sudah berjalan, menempelkan asuransi perjalanan ke platform perjalanan. Allianz juga sudah memulai menerapkan ini dengan bekerja sama dengan bukalapak misalnya, untuk menawarkan asuransi kesehatan dan jiwa," kata Bianto Surodjo.

Sementara itu, chairman Infobank Institute, Eko B Supriyanto mengatakan, insurtech untuk saat ini baru sebatas potensi, namun memiliki potensi yang sangat besar. "Asuransi akan baik kalau ekonominya baik, namun ekonomi sendiri saat ini masih terkontraksi," kata Eko.

Baca Juga: Bijak Atur Kondisi Keuangan di Masa Pandemi



Menurut Eko, asuransi saat ini masih dibayangi risiko reputasi akibat gagal bayar yang terjadi di beberapa asuransi. Karena itu, penting bagi OJK untuk dapat mengatur lebih hat-hati industri ini dengan pendekatan resiko.

"Saya berharap, OJK sudah mulai membuat beberapa aturan, bukan mengetatkan tetapi memang asuransi harus diatur lebih ketat dan lebih jelas. Karena asuransi juga menjaring dana masyarakat," tandas Eko.

Sebagai negara dengan pengguna internet yang besar dan sangat aktif terutama oleh para kaum milenial, insurtech dikatakannya menjadi solusi dalam mendorong penetrasi dan pertumbuhan asuransi di Indonesia. Berdasarkan data OJK, jumlah aset asuransi sampai dengan Mei 2020 mencapai Rp 1.313 triliun, tumbuh 1,43 persen secara year on year (yoy). Adapun pangsanya mencapai 53,02 persen dari total aset IKNB yang mencapai Rp 2.476 triliun.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

UMKM Jadi Kunci Kebangkitan Ekonomi Pasca-Pandemi Covid-19

UMKM memang merupakan sektor yang paling terpukul oleh dampak pandemi Covid-19.

EKONOMI | 30 Juli 2020

AP II Canangkan Safe Travel Campaign di 19 Bandara

Protokol kesehatan di bandara AP II fokus pada 5 inisiatif.

EKONOMI | 30 Juli 2020

RUU Cipta Kerja Bisa Jadi Jalan Tengah bagi Semua Pihak

Semua pihak harus mengedepankan negosiasi agar tujuan utama dari RUU Cipta Kerja bisa terwujud.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Paruh Tahun, Pendapatan Indosat Naik 9,4% Tembus Rp 13,5 Triliun

EBITDA mencapai Rp 4,4 triliun atau meningkat 22,5 persen.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Covid-19 Bisa Jadi Momentum Pertumbuhan Jasa Laundry

Kekhawatiran akan infeksi virus corona atau Covid-19 membuat banyak orang kini lebih telaten memperhatikan kebersihan.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Daftar Saham Teraktif Hari Ini

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) dengan frekuensi 39.495 kali.

EKONOMI | 30 Juli 2020

BTN Lelang Aset Properti Senilai Rp 6,06 Triliun

Bank BTN mematok target penjualan aset sebesar Rp 1 triliun

EKONOMI | 30 Juli 2020

Sejalan Mata Uang Asia, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.600

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.455- Rp 14.632 per dolar AS.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Modernland Realty Raih 2 Penghargaan Top CSR Awards 2020

Modernland Realty meraih penghargaan Top CSR Awards 2020 di kategori #Star 3.

EKONOMI | 30 Juli 2020

IHSG Ditutup Bertambah 38 Poin ke 5.149

Indeks LQ-45 naik 7,6 poin (0,96 persen) ke level 803,1.

EKONOMI | 30 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS