Semester I, Laba Nobu Bank Meroket 68%

Semester I, Laba Nobu Bank Meroket 68%
Bank Nobu. (Foto: BeritaSatu Photo / Danung Arifin)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Kamis, 30 Juli 2020 | 18:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.comNobu Bank hingga semester I-2020 membukukan laba bersih sebesar Rp 32,7 miliar atau naik 68,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).

Direktur Utama Nobu Bank Suhaimin Johan menyampaikan bahwa pencapaian ini terutama ditopang pertumbuhan pendapatan operasional selain bunga (fee based income) 12,4 persen (yoy), yang diperoleh dari layanan bank, pemasaran produk asuransi dan pengelolaan portofolio treasury.

"Secara kuartalan, perseroan masih dapat mencatatkan pertumbuhan laba bersih kuartal II-2020 sebesar 2,9 persen dibandingkan dengan kuartal I-2020," kata dia dalam siaran persnya Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Nobu Bank Dukung Pemulihan Ekonomi Lewat Penjaminan Kredit UMKM

Dia mengatakan, langkah-langkah efisiensi biaya operasional yang dilakukan perseroan dalam periode tersebut telah berkontribusi pada pencapain laba bersih.

Pada sisi permodalan, Nobu Bank masih mencatatkan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) yang cukup solid di level 25,1 persen.

Seperti halnya pelaku industri perbankan lainnya, Nobu Bank saat ini menghadapi tantangan cukup besar dalam mendorong pertumbuhan volume usaha. Perseroan masih fokus memberikan pelayanan restrukturisasi kredit yang diajukan para debitur dan ikut mendukung penyaluran kredit baru melalui program penjaminan Kredit UMKM.

Selain itu, perseroan juga sedang giat mengembangkan merchant QR Code Indonesian Standard (QRIS) untuk semakin memasyarakatkan transaksi non tunai tanpa sentuhan (contactless) melalui QRIS sebagai bagian dari adaptasi kebiasaan baru di era new normal ini. Khusus untuk merchant QRIS, perseroan juga menyediakan layanan informasi dan konsultasi melalui Whatsapp Business yang mudah diakses setiap saat.

Sejak diterbitkannya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan terkait stimulus perekonomian nasional, perseroan mendukung ketentuan tersebut dengan membuka pintu restrukturisasi kredit bagi para debitur khususnya yang terdampak Covid-19. "Perseroan secara aktif akan terus mendukung langkah-langkah stimulus ekonomi yang dilakukan pemerintah," kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com