Dow Jones Ambles di Tengah Rekor Penurunan PDB

Dow Jones Ambles di Tengah Rekor Penurunan PDB
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. (Foto: AFP / Johannes Eisele)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Kamis, 30 Juli 2020 | 20:56 WIB

New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Street turun tajam pada awal perdagangan Kamis (30/7/2020) terseret saham teknologi. Investor juga mencerna rekor penurunan produk domestik bruto (PDB).

Dow Jones Industrial Average melemah 350 poin atau 1,3 persen. S&P 500 turun 1 persen. Nasdaq Composite turun 0,7 persen.

Apple, Amazon, Alphabet dan Facebook yang mewakili hampir US$ 5 triliun kapitalisasi pasar, akan melaporkan kinerjanya. Keempat saham sedikit melemah.

Laporan kinerja Big Tech setelah masing-masing saham telah membukukan kenaikan dari tahun ke tahun. Facebook dan Alphabet keduanya naik lebih 13 persen pada 2020. Amazon telah melonjak 64,2 persen pada periode yang sama dan Apple naik 29,5 persen pada tahun ini.

Saham P&G naik 1,7 persen setelah melaporkan penjualan produk pembersih yang lebih kuat. UPS melonjak 10,8 persen setelah melaporkan lonjakan pengiriman rumah kuartal kedua.

Bursa saham juga jatuh setelah data menunjukkan produk domestik bruto (PDB) anjlok 32,9 persen pada kuartal kedua. Namun, jumlah itu tidak seburuk yang dikhawatirkan, karena para ekonom yang disurvei Dow Jones memperkirakan penurunan 34,7 persen. Sementara klaim pengangguran mingguan AS mencapai 1,434 juta, sesuai dengan perkiraan.

Pelemahan perdagangan Kamis setelah sebelumnya membukukan keuntungan kuat karena Federal Reserve mempertahankan suku bunga AS semalam dalam kisaran antara 0 persen - 0,25 persen.

Bank sentral mencatat bahwa meskipun ekonomi telah sedikit pulih, aktivitas dan pekerjaan tetap jauh di bawah level pada awal tahun.

 



Sumber: CNBC