Semester I, CIMB Niaga Cetak Laba Bersih Rp 1,7 Triliun

Semester I, CIMB Niaga Cetak Laba Bersih Rp 1,7 Triliun
Tigor M Siahaan. (Foto: Antara)
Lona Olavia / FER Jumat, 31 Juli 2020 | 16:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank CIMB Niaga Tbk catat laba bersih konsolidasi (unaudited) sebesar Rp 1,7 triliun pada semester I 2020, sehingga menghasilkan earnings per share Rp 69,99.

Baca Juga: Likuiditas Bank CIMB Niaga Aman

Dengan total aset mencapai Rp 274,4 triliun per 30 Juni 2020, CIMB Niaga mempertahankan posisinya sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia dari sisi aset. Sementara, capital adequacy ratio (CAR) CIMB Niaga tercatat 19,97 persen.

"Banyak sektor usaha dihadapkan dengan tantangan yang berbeda sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Sehingga kami harus fokus pada likuiditas, kecukupan modal, dan menjaga efisiensi operasional bank," kata Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M Siahaan dalam siaran pers, Kamis (30/7/2020).

Adapun, jumlah kredit yang disalurkan capai Rp 186,1 triliun, yang utamanya dikontribusikan oleh bisnis consumer banking. "Kredit pemilikan rumah (KPR) kami tumbuh 9,2 persen year on year (yoy), sementara kredit pemilikan mobil (KPM) meningkat sebesar 4,7 persen yoy," sebutnya.

Baca Juga: 16% Kredit CIMB Niaga Telah Direlaksasi

Lalu, total penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp 203,7 triliun dengan rasio CASA sebesar 61,0 persen. Adapun giro dan tabungan mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 17,8 persen yoy dan 15,5 persen yoy, sejalan dengan pengembangan layanan digital. Di mana, 94,8 persen dari total transaksi nasabah telah dilakukan melalui layanan digital banking seperti Octo Mobile, Octo Clicks, automated teller machines (ATM), dan rekening ponsel.

"Kami fokus pada percepatan strategi Forward 23 khususnya customer journey, digitalisasi, meningkatkan produktivitas, dan mencari peluang-peluang baru di tengah pandemi Covid-19. Kami juga senantiasa mendukung seluruh upaya pemerintah untuk membangkitkan perekonomian nasional,” tambahnya.

Baca Juga: CIMB Niaga Perkirakan Mampu Relaksasi Kredit Hingga 25%

Di segmen perbankan syariah, unit usaha syariah (UUS) CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia, dengan total pembiayaan mencapai Rp 33,9 triliun, tumbuh 21,4 persen yoy dan DPK sebesar Rp 32,2 triliun, tumbuh 18,6 persen yoy.



Sumber: BeritaSatu.com