Demi Mengatur Konten, Pemerintah Didesak Membuat UU Periklanan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Demi Mengatur Konten, Pemerintah Didesak Membuat UU Periklanan

Jumat, 31 Juli 2020 | 23:32 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Dewan Periklanan Indonesia (DPI) mendesak pemerintah dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mulai merancang Undang-Undang Periklanan, yang akan mengatur pembuatan konten yang sesuai dengan budaya Indonesia. UU ini nantinya bisa mengatur seluruh pihak yang memiliki kepentingan di Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Televisi Siaran Indonesia (ATVSI) Syafril Nasution, belum lama ini mengatakan, bahwa Indonesia masih belum mampu menerapkan aturan untuk mengendalikan peredaran rokok. Bahkan di dunia digital pun, iklan yang menawarkan produk ini masih marak ditemukan.

Sementara Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Agung Suprio pun memiliki pendapat serupa bahwa peraturan periklanan yang ketat seharusnya tidak hanya mengatur media penyiaran terestrial saja, tetapi juga media baru. Hal ini dilakukan demi memberikan perlindungan yang utuh kepada masyarakat atau kepada publik khususnya kepada anak-anak.

“KPI kemudian mengatakan ingin mengatur media baru yang bersiaran, tetapi hal ini mendapat penolakan dari sebagian masyarakat karena mereka tidak memahami pesan yang utuh dari KPI. Mereka hanya ingin agar kebebasan mereka tidak direbut,” tutur Agung Suprio.

Senada dengan Agung, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan, Indonesia masih belum mampu menerapkan aturan untuk mengendalikan peredaran iklan rokok yang marak ditemukan di media digital.

"Anak-anak kini marak menggunakan media sosial, iklan rokok marak ditampilkan tanpa bisa dikendalikan waktunya tidak seperti di televisi. Mereka kini lebih mudah mengakses pesan iklan rokok, dan menjadi salah sasaran. Ini menjadi santapan empuk industri rokok,” tukas Tulus Abadi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Insan Pariwara Dituntut Beretika di Tengah Pandemi

Insan kreatif pariwara diharapkan memiliki etika positif di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 31 Juli 2020

OVO Menjadi Perusahaan Jasa Layanan "Fintech" Terintegrasi Terbesar

Kehadiran OVO juga memiliki nilai yang strategis untuk kepentingan perekonomian nasional, antara lain membantu UMKM dan menjadi penyalur bansos Kartu Pra Kerja.

EKONOMI | 31 Juli 2020

RFB Surabaya Berencana Ekspansi ke Bali dan Kalimantan

RFB sudah mempunyai beberapa nasabah besar di Bali dan Kalimantan.

EKONOMI | 31 Juli 2020

WSBP Kembangkan Inovasi Tiang Listrik Beton

WSBP menghasilkan inovasi tiang listrik beton yang diproduksi di pabrik (plant) Sadang.

EKONOMI | 31 Juli 2020

Kementerian BUMN Rombak Direksi dan Komisaris Barata Indonesia

Perombakan direksi dan komisaris Barata Indonesia dinilai dapat mendorong kemajuan industri manufaktur dalam negeri.

EKONOMI | 31 Juli 2020

Cegah Kemacetan, Kemhub Imbau Angkutan Barang Hindari Tol Trans Jawa

Tol Trans-Jawa mulai dari ruas Semarang sampai dengan Jakarta diprioritaskan untuk kendaraan pribadi.

EKONOMI | 31 Juli 2020

Semester I, CIMB Niaga Cetak Laba Bersih Rp 1,7 Triliun

CIMB Niaga mempertahankan posisi kedua bank swasta dengan aset terbesar.

EKONOMI | 31 Juli 2020

Konsorsium Percepat Pembangunan Kawasan Industri Batang

Tiga BUMN berkolaborasi mempercepat pembentukan konsorsium kawasan industri Batang.

EKONOMI | 31 Juli 2020

Iduladha, Penumpang Ferry Merak-Bakauheni Naik Sampai 30%

Kenaikan volume penumpang dan kendaraan yang naik kapal ferry sekitar 30 persen di lintas penyebarangan Merak-Bakauheni sudah sesuai prediksi.

EKONOMI | 31 Juli 2020

Kereta Priority Argo Parahyangan Kembali Beroperasi 2 Agustus

Bagi yang memiliki rencana bepergian ke Bandung di akhir pekan ini, sudah bisa memesan tiketnya kereta priority argo parahyangan melalui aplikasi KAI Access.

EKONOMI | 31 Juli 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS