Kapitalisasi Bursa Bertambah Rp 78 Triliun Pekan Ini

Kapitalisasi Bursa Bertambah Rp 78 Triliun Pekan Ini
Layar elektronik yang menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (Foto: Beritasatu Photo / Uthan A Rachim)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Sabtu, 1 Agustus 2020 | 07:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sepanjang pekan ini periode 27 Juli – 30 Juli 2020 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 67 poin (1,31 persen) ke level 5.149,627 dari level 5.082,991 pada pekan sebelumnya.

"Sejalan dengan itu peningkatan juga terjadi pada kapitalisasi pasar bursa, yaitu sebesar Rp 78 triliun (1,32 persen) mencapai Rp 5.968,165 triliun dibandingkan pekan lalu sebesar Rp 5.890,664 triliun," demikian data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Sabtu (1/8/2020).

Volume transaksi harian perdagangan naik 11,05 persen menjadi 11,692 miliar saham dibandingkan pekan lalu sebesar 10,529 miliar saham. Diikuti dengan kenaikan frekuensi sebesar 0,60 persen menjadi 719.261 kali dibandingkan pekan lalu sebesar 714.973 transaksi.

Baca juga: Daftar Saham Teraktif Hari Ini

Sedangkan, rata-rata nilai transaksi harian pasar di bursa turun sebesar 0,67 persen menjadi Rp 8,319 triliun dari Rp 8,375

triliun pada penutupan minggu lalu.

Investor asing pada Kamis (30/7/2020) mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 49,58 miliar (net buy), dan sedangkan sepanjang tahun 2020 mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp 19,497 triliun.

Sementara dalam memberikan pelayanan terbaik di pasar modal Indonesia, BEI terus menciptakan produk yang dapat memberikan akses lebih luas. Salah satunya meluncurkan produk layanan data bagi perusahaan di era digital saat ini. Dua produk yang diluncurkan tersebut, yaitu IDX Equity Real Time Summary dan IDX Equity Real Time Indices. Kedua produk tersebut merupakan ringkasan harga saham dan data indeks yang bersumber dari sistem perdagangan BEI dan dapat diakses secara real time.

Produk ini dapat digunakan oleh Anggota Bursa, perusahaan penyedia data, financial advisor, research institution, asset management, media, perusahaan tercatat dan start-up untuk menjadi salah satu sumber dalam mendukung keputusan bisnis, serta investasi ke depan.



Sumber: BeritaSatu.com