Indonesia Catatkan Surplus Perdagangan Tertinggi Sejak 9 Tahun Lalu
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Indonesia Catatkan Surplus Perdagangan Tertinggi Sejak 9 Tahun Lalu

Rabu, 19 Agustus 2020 | 21:07 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis kinerja neraca perdagangan luar negeri Indonesia Juli 2020. Tercatat, kinerja ekspor-impor mengalami surplus US$3,26 miliar pada Juli 2020.

Sehingga bila diakumulasikan sepanjang semester pertama 2020 telah terjadi surplus perdagangan sebesar US$8,74 miliar. Kondisi tersebut menunjukkan, Indonesia telah memperoleh surplus perdagangan selama tiga bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Baca Juga: Neraca Perdagangan Juli Surplus US$ 3,26 Miliar

"Ini sesuatu yang sangat positif di tengah situasi pandemi sekarang. Hal lain yang lebih menggembirakan, surplus perdagangan pada Juli 2020 merupakan yang tertinggi sejak 9 tahun lalu atau tepatnya Agustus 2011,” ungkap Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam keterangan resminya, di Jakarta, Rabu (19/8/2020).

Pada Juli 2020, nilai ekspor sebesar US$13,72 miliar, lebih tinggi dibandingkan nilai impor sebesar US$10,46 miliar. Hal ini menyebabkan surplus neraca perdagangan sebesar US$3,26 miliar. Surplus pada Juli 2020 terutama dipengaruhi oleh membaiknya kinerja ekspor, khususnya ekspor non-migas, dan menurunnya permintaan impor barang konsumsi.

Ekspor non-migas pada Juli 2020 mencapai US$13,03 miliar atau meningkat 13,86 persen (month-to-month/mtm) dibandingkan Juni 2020. Ini disumbangkan ekspor sektor industri yang meningkat 16,95 persen (mtm), dengan kontribusi lebih dari 82 persen dari total ekspor. Beberapa komoditas penyumbang ekspor di sektor industri di antaranya logam mulia, perhiasan/permata, kendaraan, besi dan baja, serta mesin dan perlengkapan elektrik.

Baca Juga: Perdagangan Indonesia-Tiongkok Mulai Naik

"Artinya, komoditas utama ekspor Indonesia masih berdaya saing tinggi di tengah penurunan permintaan global sebagai dampak pandemi corona (Covid-19). Sesuatu yang sangat positif mengingat saat ini Indonesia sedang membutuhkan sektor-sektor pengungkit agar pertumbuhan ekonomi di Kuartal III 2020 bisa lebih baik dibandingkan Kuartal II 2020," jelas Airlangga.

Sedangkan, menurunnya impor barang konsumsi memang lebih besar daripada impor bahan baku/penolong. Total nilai impor pada Juli 2020 senilai US$10,47 miliar, dengan pangsa barang konsumsi sebesar 10,63 persen, barang modal sebesar 18,79 persen, dan bahan baku/penolong sebesar 70,58 persen dari total impor Juli 2020.

Impor barang konsumsi mengalami penurunan permintaan sebesar minus 21,01 persen (mtm) menjadi US$1,11 miliar. Salah satunya dikarenakan keberhasilan program peningkatan konsumsi barang produksi dalam negeri, di tengah penurunan permintaan domestik akibat pandemi corona.

Baca Juga: Neraca Pembayaran Kuartal II Surplus US$ 9,2 Miliar

"Penurunan impor bahan baku/penolong juga diharapkan memberikan peluang bagi industri/pelaku usaha dalam negeri untuk mampu memasoknya, sekaligus mengambil alih pangsa impor. Khususnya di masa-masa penuh tantangan saat ini,” imbuh Airlangga.

Peningkatan dialami oleh impor barang modal yang tumbuh 10,82 persen (mtm). Hal itu merupakan sinyal positif yang sejalan dengan peningkatan purchasing managers index (PMI) manufaktur yang memperlihatkan aktivitas produksi juga mulai meningkat.

Surplus yang terjadi pada neraca perdagangan di April sampai Juni 2020 juga telah mendorong penurunan defisit transaksi berjalan Indonesia.

Baca Juga: AGM Ekspansi Jaringan Butik ke Surabaya

Berdasarkan rilis Laporan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) Triwulan II Tahun 2020 oleh Bank Indonesia (BI), defisit transaksi berjalan tercatat sebesar US$2,9 miliar (1,2 persen dari Produk Domestik Bruto/PDB), lebih rendah dari defisit pada triwulan sebelumnya yang sebesar US$3,7 miliar (1,4 persen dari PDB).

Berkurangnya defisit transaksi berjalan didukung juga oleh surplus transaksi modal dan finansial yang tercatat sebesar US$10,5 miliar, setelah pada triwulan sebelumnya mencatat defisit US$3,0 miliar. Dengan angka ini, secara keseluruhan NPI pada Triwulan II 2020 mengalami surplus sebesar US$9,2 miliar.

"Itu cukup tinggi untuk menopang ketahanan sektor eksternal Indonesia. Jadi, saya optimistis momentum perbaikan kinerja eksternal ini dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan, sehingga perekonomian Indonesia dapat tumbuh positif sampai akhir 2020," pungkas Airlangga.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Citilink Raih Penghargaan Kelaikudaraan Terbaik

Citilink berhasil mendapatkan penghargaan di antara lebih dari 27 maskapai domestik maupun internasional lainnya yang beroperasi di Indonesia.

EKONOMI | 2 Desember 2021

Adi Sarana Armada Raih Kredit Rp 500 M dari CIMB Niaga

PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) meraih fasilitas kredit senilai Rp 500 miliar dari PT Bank CIMB Niaga Tbk.

EKONOMI | 2 Desember 2021

Kurs Rupiah Terus Merosot

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Kamis (1/12/2021), terpantau melemah ke kisaran Rp 14.370.

EKONOMI | 2 Desember 2021

IHSG Hari Ini Dibuka Relatif Datar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,05% ke 6.510,9 pada awal perdagangan hari ini, Kamis (2/12/2021).

EKONOMI | 2 Desember 2021

Susul Wall Street, Bursa Asia Dibuka Melemah

Bursa Asia Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Kamis (2/12/2021) melanjutkan terkoreksi pada sesi sebelumnya. Varian omicron masih menjadi perhatian pasar.

EKONOMI | 2 Desember 2021

Fokus Pasar: Data PMI Manufaktur Melambat pada November

Rilis data PMI manufaktur Indonesia bergerak melambat dari 57.2 menjadi 53.9 pada November 2021.

EKONOMI | 2 Desember 2021

Askrindo Syariah Gelar Literasi Penjaminan Syariah

Askrindo Syariah menggelar acara Literasi Penjaminan Syariah di Pekanbaru, Riau, Rabu (1/12/2021).

EKONOMI | 2 Desember 2021

AS Temukan Kasus Omicron Pertama, Wall Street Tumbang

Indeks-indeks acuan Wall Street tumbang pada perdagangan Rabu (1/12/2021) setelah ditemukannya varian omicron di AS.

EKONOMI | 2 Desember 2021

Anak Usaha PT PPI Resmi Ganti Nama Jadi PT BLI

Anak perusahaan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), PT Trisari Veem (TSV) telah resmi berganti nama menjadi PT BGR Logistik Indonesia (BLI).

EKONOMI | 2 Desember 2021

Anak Usaha Darma Henwa Bentuk Perusahaan Logistik

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mendirikan perusahaan baru di bidang jasa logistik.

EKONOMI | 2 Desember 2021


TAG POPULER

# Reshuffle Kabinet


# Vaksin Sinovac


# Reuni 212


# BWF World Tour


# Sri Mulyani



TERKINI
Kalahkan Watford, Tuchel: Chelsea Beruntung

Kalahkan Watford, Tuchel: Chelsea Beruntung

BOLA | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings