Selama Pandemi, 170.000 UMKM Masuk ke Ekosistem Grab
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Selama Pandemi, 170.000 UMKM Masuk ke Ekosistem Grab

Selasa, 1 September 2020 | 20:12 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Selama masa pandemi Covid-19, Grab telah berhasil merangkul lebih dari 170.000 UMKM untuk bergabung ke dalam platformnya. Saat ini ada sekitar 5 juta mitra yang tergabung di dalam platform Grab, termasuk di dalamnya mitra pengemudi, merchant, dan juga mitra GrabKios. Berbagai inisiatif juga telah diluncurkan untuk meringankan dampak pandemi bagi UMKM maupun mitra Grab lainnya.

“Sejak pertengahan Mei sampai akhir minggu lalu, kami telah menyambut sekitar 170.000 UMKM dan lebih dari 32.000 pedagang tradisional ke dalam platform Grab. Semangat pantang menyerah rekan-rekan UMKM inilah yang menginsiprasi kami untuk meluncurkan program #TerusUsaha untuk membantu UMKM di Indonesia agar mereka dapat terus beradaptasi menghadapi kondisi new normal ini,” kata Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (1/9/2020).

Untuk merangkul lebih banyak lagi pelaku UMKM ke dalam platformnya, Grab Indonesia dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemkop UKM) juga telah memperkuat kerja sama untuk membantu para pelaku UMKM di Indonesia lewat “Nota Kesepahaman Sinergi untuk Dukungan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Berbasis Digital di Indonesia”. Sinergi ini ditargetkan dapat merangkul lebih dari 400.000 pelaku UMKM ke dalam platform Grab pada akhir 2020.

“Dari awal didirikan, Grab telah berkomitmen untuk memberdayakan dan mendigitalisasi lebih banyak UMKM di Indonesia. Melalui misi GrabForGood dan program #TerusUsaha yang telah kami luncurkan, kami berkomitmen untuk memastikan teknologi kami dapat membawa dampak positif bagi jutaan orang di Indonesia. Melalui kerja sama dengan Kemenkop UKM ini, Grab akan memberikan akses perluasan digital dan dukungan peluang ekonomi yang lebih luas kepada para jutaan UMKM tradisional di Indonesia agar mereka bisa terus bertahan di masa yang sulit ini,” kata Neneng.

Untuk mewujudkan pengembangan pembinaan UMKM berbasis digital dan sumber daya ekonomi Indonesia, kerja sama antara Grab dengan Kemenkop UKM ini akan meliputi dukungan akses terhadap pelatihan untuk peningkatan keterampilan UMKM Indonesia, dukungan program pendaftaran UMKM ke dalam ekosistem digital untuk mempercepat transformasi digital pelaku usaha di Indonesia.

Dukungan lainnya adalah menjembatani antara pelaku UMKM untuk menciptakan kesempatan kerja sama yang lebih luas dalam mengembangkan bisnis mereka, serta dukungan promosi untuk para UMKM dalam berbagai kegiatan yang akan dilakukan oleh Grab Indonesia.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyampaikan, untuk dapat bertahan dan terus berkembang di masa pandemi seperti saat ini, para pelaku UMKM di Indonesia harus melakukan inovasi dan mulai bertransformasi ke arah digital. Dukungan Grab menurutnya sangat mendting untuk membantu UMKM go online.

“Peran berbagai pihak termasuk pihak swasta sangatlah dibutuhkan guna memberikan platform yang dapat dimanfaatkan oleh jutaan UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia, agar kita bisa memastikan keberlangsungan bisnis mereka yang tentunya berimplikasi terhadap perputaran ekonomi Indonesia. Kami sangat mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak swasta termasuk Grab Indonesia yang terus berkomitmen dalam mendukung percepatan transformasi digital para UMKM. Kami harap ini juga bisa menjadi batu loncatan bagi bisnis mereka, sehingga mereka dapat beradaptasi dan berkembang dalam era ekonomi digital,” kata Teten.

Dari sekitar 64 juta pelaku UMKM yang ada di Indonesia, Teten mengatakan saat ini yang sudah memanfaatkan platform online untuk berjualan sebanyak 9,4 juta unit.

“Saya sudah mendapatkan update, jumlah UMKM yang sudah online bukan 8 juta lagi, tetapi sudah 9,4 juta. Sehingga target kita 10 juta UMKM yang memanfaatkan platform digital pada akhir 2020 akan dilampaui,” jelas Teten.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dukung Nelayan Tradisional, PTI Teken Kerjasama Permodalan dengan Koperasi Nelayan

PTI teken penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Permodalan Nelayan dan Usaha Perikanan dengan Koperasi Nelayan ‘Layar Maju Bersama’.

EKONOMI | 1 September 2020

BPJamsostek Serahkan Data Calon Penerima BSU Gelombang Dua ke Kemnaker

BPJamsostek kembali serahkan 3 juta data pekerja penerima BSU kepada Kemnaker.

EKONOMI | 1 September 2020

PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level Ekspansif

Sektor industri manufaktur di Tanah Air menunjukkan geliat yang agresif di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19.

EKONOMI | 1 September 2020

Bank BJB Dorong Pertumbuhan Kredit di Segmen Komersial dan UMKM

Penyaluran kredit Rp 85,8 triliun di semester I-2020 atau tumbuh 9,8 persen.

EKONOMI | 1 September 2020

Pertumbuhan E-Commerce Diyakini Tetap Berlanjut Pascapendemi

"Pandemi ini mempercepat adopsi digital, yang dulunya semestinya di 2022 atau 2023 orang adopsi aplikasi digital, ini dipercepat," kata seorang direktur Shopee.

EKONOMI | 1 September 2020

Mentan: Sektor Pertanian Tetap Tumbuh di Tengah-tengah Pandemi

Di tengah pandemi Covid-19 ini, Syahrul, terus mendorong para petani untuk terus meningkatkan produksi pertanian.

EKONOMI | 1 September 2020

Garuda Buka Kembali Penerbangan dari dan ke Tiongkok

Grup Garuda Indonesia membuka kembali penerbangan dari dan ke Tiongkok. Garuda ke Chendu, sementara Citilink ke Kunming.

EKONOMI | 1 September 2020

PPDPP Gandeng BSSN Lakukan Security Assessment

Proses digital signature dapat mempercepat sistem layanan PPDPP.

EKONOMI | 1 September 2020

Agustus 2020, Nilai Tukar Petani Naik 0,56 Persen

Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) lebih besar dibanding Indeks Harga yang Dibayar Petani (lb).

EKONOMI | 1 September 2020

Ada Relaksasi PSBB, Sektor Transportasi Mulai Bergeliat

Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada Juli 2020 sebanyak 1,5 juta orang atau naik 135,74% dibanding Juni 2020.

EKONOMI | 1 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS