OJK Tetapkan Bank Kalsel sebagai Bank Sehat dan Raih PK-2
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

OJK Tetapkan Bank Kalsel sebagai Bank Sehat dan Raih PK-2

Selasa, 1 September 2020 | 20:19 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Banjarmasin, Beritasatu.com - Di tengah perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-19, Bank Kalsel berhasil memperbaiki diri sehingga meraih Peringkat Komposit 2 (PK-2) atau sehat dalam penilaian tingkat kesehatan bank periode semester I 2020 yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Padahal sejak 2014 tingkat kesehatan Bank Kalsel berada pada Peringkat Komposit 3 (PK-3),

Capaian ini merupakan sebuah peningkatan yang sangat baik setelah 1,5 tahun dipimpin oleh Agus Syabarrudin.

Risk Based Bank Rating (RBBR) hasil penilaian oleh OJK pada Bank Kalsel per Juni 2020 dinilai pada Peringkat Komposit 2 (PK-2), yang berarti hal ini mencerminkan kondisi Bank secara umum sehat sehingga dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.

Menurut Agus Syabarrudin, Direktur Utama Bank Kalsel, salah satu kunci keberhasilan Bank Kalsel meningkatkan peringkat Komposit adalah dengan menjaga nilai rasio NPL dibawah 5 persen.

“Saat ini nilai rasio NPL Bank Kalsel sebesar 4,42 persen gross dan 1,35 persen nett. Hal ini menunjukan bahwa Bank Kalsel menjalankan proses perkreditan secara prudent dan comply, sehingga mampu menekan kredit dan pembiayaan bermasalah sesuai yang diharapkan,” ujar Agus Syabarrudin dalam keterangan pers, Selasa (1/9/2020).

Selain itu keberhasilan juga dipengaruhi oleh perbaikan pengelolaan risiko operasional yang dilakukan oleh manajemen Bank Kalsel, diantaranya adalah meningkatkan kontrol dan kompetensi Human Capital bank, meminimalisir gangguan yang terjadi pada aktivitas layanan bank dan mengganti Core Banking System dalam rangka mendukung new Normal yang mulai diterapkan
oleh pemerintah.

Dijelaskan Agus, peringkat komposit 2 tersebut diperoleh karena keseluruhan penilaian faktor-faktor tingkat kesehatan bank yang terdiri dari profil risiko, good corporate governance (GCG), rentabilitas dan permodalan berada di peringkat komposit 2. Saat ini LDR berada di angka 88,33 persen, terkait GCG bank telah melaksanakan kegiatan usahanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, ROA mencapai 1,93 persen dan CAR di angka 20,34 persen.

"Alhamdulillah meski di tengah pandemi namun Bank Kalsel bisa meningkatkan performa dan mendapatkan apresiasi dari OJK. Semoga peningkatan Peringkat Komposit Bank Kalsel ini bisa mendorong lebih banyak pihak untuk mempercayakan
pengelolaan dana dan transaksinya kepada kami,” terang Agus.

Penilaian tingkat kesehatan bank oleh OJK merupakan penilaian yang dilakukan atas berbagai aspek yang berpengaruh terhadap kondisi atau kinerja suatu bank, baik dari penilaian kuantitatif dan atau kualitatif terhadap faktor-faktor permodalan, kualitas aset, manajemen, rentabilitas, likuiditas dan sensitivitas terhadap risiko pasar.

Penilaian juga mempertimbangkan unsur judgement yang didasarkan atas materialitas dan signifikansi dari faktor-faktor penilaian serta pengaruh dari faktor lainnya seperti kondisi industri perbankan dan perekonomian nasional.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Selama Pandemi, 170.000 UMKM Masuk ke Ekosistem Grab

Selama masa pandemi Covid-19, Grab telah berhasil merangkul lebih dari 170.000 UMKM untuk bergabung ke dalam platformnya.

EKONOMI | 1 September 2020

Dukung Nelayan Tradisional, PTI Teken Kerjasama Permodalan dengan Koperasi Nelayan

PTI teken penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Permodalan Nelayan dan Usaha Perikanan dengan Koperasi Nelayan ‘Layar Maju Bersama’.

EKONOMI | 1 September 2020

BPJamsostek Serahkan Data Calon Penerima BSU Gelombang Dua ke Kemnaker

BPJamsostek kembali serahkan 3 juta data pekerja penerima BSU kepada Kemnaker.

EKONOMI | 1 September 2020

PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level Ekspansif

Sektor industri manufaktur di Tanah Air menunjukkan geliat yang agresif di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19.

EKONOMI | 1 September 2020

Bank BJB Dorong Pertumbuhan Kredit di Segmen Komersial dan UMKM

Penyaluran kredit Rp 85,8 triliun di semester I-2020 atau tumbuh 9,8 persen.

EKONOMI | 1 September 2020

Pertumbuhan E-Commerce Diyakini Tetap Berlanjut Pascapendemi

"Pandemi ini mempercepat adopsi digital, yang dulunya semestinya di 2022 atau 2023 orang adopsi aplikasi digital, ini dipercepat," kata seorang direktur Shopee.

EKONOMI | 1 September 2020

Mentan: Sektor Pertanian Tetap Tumbuh di Tengah-tengah Pandemi

Di tengah pandemi Covid-19 ini, Syahrul, terus mendorong para petani untuk terus meningkatkan produksi pertanian.

EKONOMI | 1 September 2020

Garuda Buka Kembali Penerbangan dari dan ke Tiongkok

Grup Garuda Indonesia membuka kembali penerbangan dari dan ke Tiongkok. Garuda ke Chendu, sementara Citilink ke Kunming.

EKONOMI | 1 September 2020

PPDPP Gandeng BSSN Lakukan Security Assessment

Proses digital signature dapat mempercepat sistem layanan PPDPP.

EKONOMI | 1 September 2020

Agustus 2020, Nilai Tukar Petani Naik 0,56 Persen

Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) lebih besar dibanding Indeks Harga yang Dibayar Petani (lb).

EKONOMI | 1 September 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS