Hingga Agustus 2020, Likuiditas Perbankan Indonesia Capai Rp 1.913 Triliun
INDEX

BISNIS-27 538.843 (10.09)   |   COMPOSITE 6321.86 (106.63)   |   DBX 1200.53 (9.02)   |   I-GRADE 184.241 (6.55)   |   IDX30 532.439 (13.27)   |   IDX80 142.581 (3.72)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.17)   |   IDXESGL 148.639 (1.77)   |   IDXG30 144.207 (3.59)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.51)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.18)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (15.38)   |   IDXV30 145.782 (3.7)   |   INFOBANK15 1071.04 (27.07)   |   Investor33 457.812 (9.49)   |   ISSI 186.628 (2.93)   |   JII 657.942 (13.31)   |   JII70 230.141 (5.21)   |   KOMPAS100 1272.98 (30.57)   |   LQ45 989.051 (27.07)   |   MBX 1747.76 (31.99)   |   MNC36 338.242 (6.55)   |   PEFINDO25 338.749 (2.96)   |   SMInfra18 324.227 (7.13)   |   SRI-KEHATI 391.331 (8.05)   |  

Hingga Agustus 2020, Likuiditas Perbankan Indonesia Capai Rp 1.913 Triliun

Rabu, 2 September 2020 | 16:23 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan likuiditas perbankan Indonesia cukup memadai untuk dapat menyalurkan kredit guna mendukung pertumbuhan ekonomi. OJK mencatat hingga Agustus 2020, total alat likuid (AL) perbankan mencapai Rp 1.913 triliun.

Menurut Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, saat ini sektor jasa keuangan memiliki kapasitas yang memadai, baik dari sisi permodalan maupun likuiditas, untuk menyalurkan kredit atau pembiayaan yang dapat mendukung target pertumbuhan ekonomi dari pemerintah.

Apalagi dengan dukungan kebijakan restrukturisasi langsung lancar, stimulus penempatan dana pemerintah, kucuran likuiditas dari Bank Indonesia dan tersedianya skema penjaminan kredit bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta kredit Korporasi.

"Selain itu, suku bunga kredit perbankan juga masih terus menunjukkan tren penurunan yang menunjukkan dukungan dari perbankan untuk pemulihan ekonomi nasional," ujar Wimboh Santoso, dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI, terkait pembahasan asumsi dasar RAPBN Tahun 2021, di Jakarta, Rabu (2/9/2020).

Dia mengatakan, OJK juga siap untuk memperpanjang kebijakan stimulus restrukturisasi di POJK 11/2020 yang sebelumnya berakhir di bulan Maret tahun 2021, guna mendukung berlanjutnya pemulihan ekonomi nasional dan menjaga
stabilitas industri keuangan.

Namun demikian, Wimboh Santoso memperingatkan bahwa mendorong pertumbuhan kredit di tengah pandemi ini akan dihadapkan beberapa tantangan, yakni bagaimana menstimulasi permintaan akan barang dan jasa, menyiapkan bantalan bagi sektor UMKM dan informal, serta mendorong segmen komersial dan korporasi untuk menjadi lokomotif penggerak ekonomi.

"Kami mencermati peran krusial dari segmen komersial dan korporasi dalam membangkitkan perekonomian. Data kami menunjukkan segmen komersial dan korporasi mencerminkan 51,9% dari total kredit. Dari kedua segmen ini, sebesar Rp248 T telah mengikuti restrukturisasi terkait dampak Covid-19," ujar Wimboh Santoso.

Untuk membangkitkan kembali segmen komersial dan korporasi, Wimboh Santoso mendorong pemerintah untuk meningkatkan fokus kebijakan yang dapat membangkitkan kedua segmen ini, seperti penjaminan kredit korporasi.

"Kami menyambut baik disediakannya penjaminan bagi kredit korporasi oleh Pemerintah yang merupakan langkah awal yang harus kita dukung dan lanjutkan dengan berbagai kebijakan stimulus sektoral lainnya," ujar Wimboh Santoso.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menteri BUMN Minta Kadin Bantu Validasi Data Pekerja

Kadin Indonesia diminta validasi pekerja penerima bantuan subsidi upah.

EKONOMI | 2 September 2020

Percepat BSU, Kadin Diminta Bantu Validasi Data Pekerja

Kadin minta validasi pekerja penerima BSU.

EKONOMI | 2 September 2020

Kurs Rupiah Anjlok 175 Poin ke Rp 14.740

Kurs rupiah berada di level Rp 14.740 per dolar AS atau terdepresiasi 175 poin (1,2 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.565.

EKONOMI | 2 September 2020

Asosisasi Industri Baja Apresiasi Upaya Kemperin Perbanyak SNI Wajib

Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia apresiasi langkah kemperin SNI wajib semua barang impor.

EKONOMI | 2 September 2020

BNI Syariah Resmi Jadi Penyalur KUR dengan Plafon Rp 700 miliar

Saat ini, terdapat 42 penyalur KUR, yang terdiri dari 38 Bank, satu Lembaga Keuangan Bukan Bank, dan tiga koperasi.

EKONOMI | 2 September 2020

OJK: Pertumbuhan Kredit Selama Pandemi Ditopang Bank Pemerintah

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, mengatakan pertumbuhan kredit perbankan selama masa pandemi Covid-19 ditopang oleh Bank milik pemerintah.

EKONOMI | 2 September 2020

Inflasi Melemah, Bursa Eropa Dibuka Menguat

Indeks Stoxx600 Eropa naik 1,82 persen, DAX Jerman naik 1,93 persen, FTSE Inggris naik 1,68 persen, CAC Prancis naik 2,01 persen.

EKONOMI | 2 September 2020

Australia Masuki Resesi, Bursa Asia Mixed

Indeks Nikkei 225 Tokyo naik 0,47 persen, Indeks Komposit Shanghai turun 0,17 persen, Hang Seng turun 0,26 persen, S&P/ASX 200 Australia naik 1,84 persen.

EKONOMI | 2 September 2020

Trakindo Siap Dukung Peningkatan Kualitas Jalan di Indonesia

Jajaran lini produk paving unggulan dari Trakindo siap mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas jalan di beragam kondisi dan kontur tanah di Indonesia.

EKONOMI | 2 September 2020

Bio Farma Hitung Ulang Harga Vaksin Covid-19

PT Bio Farma (Persero) sedang menghitung ulang harga vaksin Covid-19 yang dikembangkan bersama perusahaan farmasi asal Tiongkok, Sinovac Biotech Ltd (Sinovac).

EKONOMI | 2 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS