Penerima Banpres Produktif UMKM Akan Diperluas Hingga 15 Juta
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penerima Banpres Produktif UMKM Akan Diperluas Hingga 15 Juta

Jumat, 4 September 2020 | 17:20 WIB
Oleh : Herman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah berencana memperluas penerima program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro hingga 15 juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pada tahap awal, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 22 triliun untuk 9,1 juta pelaku UMKM. Masing-masing pelaku UMKM mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 2,4 juta. Hingga saat ini realisasi dari program tersebut sudah mencapai 61 persen.

“Untuk penerima Banpres Produktif, kemungkinan akan terus ditambah lagi sampai penerimanya 15 juta pelaku usaha mikro,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam acara diskusi Forum Merdeka Barat 9, Jumat (4/9/2020).

Untuk perluasan penerima Banpres Produktif Usaha Mikro, Teten Masduki mengatakan nantinya akan menggunakan anggaran dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang belum terserap.

“Kami optimistis (bisa sampai 15 juta penerima). Karena ada beberapa anggaran, terutama subsidi bunga yang estimasinya terlalu besar, sehingga penyerapannya rendah. Ini bisa dialihkan untuk membantu UMKM,” kata Teten Masduki.

Di luar Banpres Produktif, beberapa program untuk membantu UMKM juga telah digulirkan, antara lain relaksasi kredit, subsidi bunga, hingga KUR ultra mikro. Di samping itu, pemerintah juga telah menyiapkan program-program untuk menyerap produk UMKM dan mendorong UMKM agar segera go digital.

“Pak Presiden sudah mendorong dan sudah menjadi kebijakan agar belanja K/L itu membeli produk UMKM. Tahun ini ada sekitar Rp 307 triliun dari anggaran belanja 2020 yang sudah diperintahkan untuk membeli produk UMKM. Kami sekarang dalam proses percepatan supaya K/L ini menyerap produk UMKM, sudah bekerja sama dengan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah). Pemda juga menyiapkan UMKM untuk segera mendaftarkan produknya di laman khusus e-Catalog LKPP,” terang Teten Masduki.

Melalui berbagai upaya tersebut, Teten Masduki berharap UMKM bisa tampil sebagai pilar ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19. “Seluruh resources (sumber daya) pemerintah harus diarahkan ke UMKM yang memang masih bisa bertahan. Kalau memang sudah tidak bisa bertahan, ini akan kita dorong untuk masuk ke dalam program bantuan sosial," terangnya.

Terkait program penempatan dana pemerintah di Bank Himbara dan juga Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang totalnya mencapai Rp 41 triliun, Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, saat ini perbankan telah melipatgandakan dana tersebut, dan yang sudah disalurkan dalam bentuk kredit untuk UMKM sekitar Rp 84 triliun.

“Perbankan sudah menggunakan dana pemerintah ini untuk memberikan kredit kepada UMKM. Dari target Rp 189 triliun, perbankan saat ini sudah menyalurkan sebanyak Rp 84 triliun,” jelas Budi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Rumah Subsidi di Manokwari Dapat Bantuan PSU Rp 311,2 Juta

Kempupera meminta pengembang rumah subsidi proaktif mengusulkan bantuan PSU melalui aplikasi sistem informasi bantuan perumahan (Sibaru).

EKONOMI | 18 September 2021

5 Langkah Ciptakan Ruang Multifungsi di Rumah

Pandemi covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, mendorong sebagian orang menghabiskan uang untuk mendesain ulang interior rumahnya.

EKONOMI | 18 September 2021

OJK: DigiKu Ciptakan Kesempatan yang Sama Antara Bank dan Fintech

"Kita menyambut baik DigiKu ini, diharapkan bank Himbara akan menjadi contoh produk fintech lainnya,” kata Wimboh.

EKONOMI | 18 September 2021

Pameran Virtual FIF Group Fest Berlanjut di Bengkulu

Kegiatan pameran virtual FIF Group Fest menjadi alternatif favorit sejumlah masyarakat untuk memenuhi setiap kebutuhannya.

EKONOMI | 18 September 2021

Ini Fungsi Dekorasi dalam Interior Rumah

Dekorasi berperan penting untuk memberikan kenyamanan agar penghuninya betah berada di rumah.

EKONOMI | 18 September 2021

Kadin: Diskon PPnBM 100% Dorong Produksi dan Kinerja Ekspor

Kadin menilai keputusan perpanjangan diskon PPnBM DTP sangat tepat, industri kendaraan bermotor diyakini bisa kembali bangkit.

EKONOMI | 18 September 2021

Penyaluran Kredit DigiKu Ditargetkan Capai Rp 19 Triliun hingga 2024

Layanan kredit digital DigiKu menjadi asa bagi pelaku UMKM untuk memanfaatkan akses pembiayaan yang aman dan terjamin.

EKONOMI | 18 September 2021

Kadin Sambut Positif Perpanjangan Diskon PPnBM DTP

Kadin Indonesia menyambut baik keputusan pemerintah yang memperpanjang diskon pajak.

EKONOMI | 18 September 2021

Pameran Virtual Tingkatkan Minat Pembelian Properti

Perbaikan kondisi ekonomi yang kembali positif pada kuartal II 2021 membuat pasar properti mulai bangkit, dan konsumen semakin aktif berburu hunian.

EKONOMI | 18 September 2021

Erick Thohir Resmikan Pabrik Pupuk Bioenensis Banyuwangi

Menteri BUMN Erick Thohir meresmikan pabrik pupuk hayati Bioneensis di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (18/9/2021).

EKONOMI | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Formappi Apresiasi Krisdayanti Beberkan Gaji Anggota DPR

Formappi Apresiasi Krisdayanti Beberkan Gaji Anggota DPR

POLITIK | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings