5 Sektor Ini Diharapkan Dapat Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

5 Sektor Ini Diharapkan Dapat Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 10 September 2020 | 13:30 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di tengah Pandemi Covid-19, pemerintah akan mendorong lima sektor prioritas. Kelima sektor yang terus didorong tersebut antara lain industri pengolahan, perdagangan, pertanian, pertambangan, dan juga konstruksi.

“Untuk sektor konstruksi, Pemerintah mempersiapkan pembangunan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) karena ini melibatkan banyak kontraktor di daerah, sehingga tentu bisa mendorong perekonomian di daerah,” ujar Airlangga saat memberikan pidato secara daring pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Kamis (10/9/2020).

Berdasarkan data dari Kementerian Keuangan, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2020 diproyeksikan sebesar -1,1% hingga 0,2%, sedangkan pada tahun 2021 diprediksi akan membaik dengan tumbuh di kisaran 4,5% hingga 5%. “Berbagai lembaga negara juga menilai bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun depan akan positif,” imbuhnya.

Dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Airlangga mengatakan sejumlah indikator ekonomi mulai menunjukkan sinyal positif atas pemulihan aktivitas ekonomi, seperti Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia yang sudah mengalami ekspansi, Indeks Kepercayaan Konsumen, penjualan kendaraan bermotor, penjualan eitel, survei kegiatan dunia usaha, dan inflasi inti.

Data per 7 September 2020 menyebutkan, dibandingkan dengan posisi 1 April 2020, kinerja indeks saham sektoral mengalami penguatan di semua sektor kecuali sektor properti. Sementara dari sisi pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap US Dollar juga mengalami apresiasi sebesar 9,73%.

Menko Perekonomian pun menjelaskan bahwa waktu pemulihan dari guncangan ekonomi akibat pandemi Covid-19 relatif lebih cepat dibandingkan periode krisis yang terjadi pada tahun 1998 maupun 2008.

“Kalau kita lihat kedalaman dari segi harga saham, di krisis Asia 1997-1998 itu butuh 7-8 tahun untuk kembali ke semula. Kemudian untuk krisis global di tahun 2008, butuh waktu 2 tahun,” terangnya.

Pada periode Krisis Asia 1997-1998, nilai tukar terdepresiasi hingga 566%. Saat periode Krisis Global 2008, nilai tukar terdepresiasi hingga 39,6%. Saat ini nilai tukar relatif stabil dan telah bergerak menuju ke level sebelum Pandemi Covid-19.

“Namun kita juga harus melihat 'gas dan rem'. Kita tetap harus menjaga kepercayaan publik karena ekonomi ini tidak semuanya faktor fundamental, tapi juga ada faktor sentimen terutama di sektor capital market,” sambungnya.

Airlangga menambahkan, penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi membutuhkan rencana jangka menengah hingga tahun 2022-2023. Beberapa program utama yang akan disasar antara lain program yang berkaitan dengan kesehatan, bantuan sosial, padat karya untuk menjaga demand, restrukturisasi, dan transformasi ekonomi.

Di tahun 2021, biaya penanganan Covid-19 akan tetap berfokus pada kesehatan, perlindungan sosial, insentif usaha, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pembiayaan korporasi, serta sektoral kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

“Pemerintah pusat juga mendorong agar masing-masing pemerintah daerah menjalankan program, memacu perekonomiannya, serta melakukan belanja barang dan belanja modal. Dengan demikian, secara agregat kita bisa menjaga pertumbuhan,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Presiden Diminta Evaluasi Pelaksanaan Inpres tentang Optimalisasi Pelaksanaan Jamsostek

Jokowi diminta mengevaluasi pelaksanaan Inpres Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelasaksanaan Program Jamsostek.

EKONOMI | 16 Oktober 2021

Perusahaan Publik Bertanggung Jawab Tingkatkan Shareholders Value

Perusahaan publik di BEI memiliki tanggung jawab menjaga agar nilai perusahaan tidak turun.

EKONOMI | 15 Oktober 2021

Aspebindo Dorong Pemerintah Manfaatkan Kenaikan Harga Batu Bara

"Dunia saat ini sedang sangat membutuhkan pasokan energi, ini bisa Indonesia maksimalkan," kata Anggawira

EKONOMI | 15 Oktober 2021


Holding BUMN Jasa Survei Bidik Pendapatan Konsolidasi Tumbuh 15%

Pembentukan Holding BUMN Jasa Survei akan meningkatkan peluang bisnis dan efisiensi melalui sinergisitas, kolaborasi, dan integrasi.

EKONOMI | 15 Oktober 2021

Mulai Dipasarkan, Synthesis Huis Tawarkan Peluang Investasi Tinggi

Synthesis Development akan melakukan penjualan perdana Synthesis Huis tahap pertama pada 16–17 Oktober 2021.

EKONOMI | 15 Oktober 2021

Hilangkan Kemiskinan Ekstrem, Kemenaker Lakukan Dua Strategi

Pemerintah hilangkan kemiskinan ekstrem di tujuh provinsi sampai 2024.

EKONOMI | 15 Oktober 2021

Cetak Rekor, Beban Puncak Listrik Jawa-Bali Sentuh Angka 28 Giga Watt

PLN mencatatkan rekor konsumsi listrik Jawa, Madura dan Bali telah melewati 28 Giga Watt (GW).

EKONOMI | 15 Oktober 2021

Presiden Jokowi Resmikan Hotel Meruorah di Labuan Bajo

Hotel Meruorah merupakan bagian dari Kawasan Terpadu Labuan Bajo yang dimiliki dan dikelola oleh PT Indonesia Ferry Properti (IFPRO).

EKONOMI | 15 Oktober 2021

SSB Dukung Milenial Songsong Era Industri 4.0 di Masa Pandemi

Wujud Komitmen berkelanjutan SSB dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) guna memastikan kualitas kompetensi generasi mendatang.

EKONOMI | 15 Oktober 2021


TAG POPULER

# Hoegeng Iman Santoso


# Direktur TV Penyebar Hoax


# Terowongan Belanda


# Pasien Covid-19


# PON Papua



TERKINI
KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

NASIONAL | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings