Selandia Baru Dorong Pemulihan Ekonomi Berkelanjutan Pascapandemi
Logo BeritaSatu

Selandia Baru Dorong Pemulihan Ekonomi Berkelanjutan Pascapandemi

Jumat, 11 September 2020 | 10:00 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Selandia Baru akan terus mendukung pengembangan sektor energi panas bumi di Indonesia seiring komitmennya memimpin upaya global mewujudkan pemulihan hijau dan berkelanjutan pascapandemi Covid-19.

“Ada pola pikir yang melihat bahwa upaya pelestarian lingkungan sebagai beban pertumbuhan ekonomi. Namun jika kita menginginkan pemulihan ekonomi berkelanjutan pasca-Covid-19, kita harus fokus pada faktor sosioekonomi dan lingkungan. Ada satu kutipan yang saya sukai bahwa ekonomi sebagai bagian tak terpisahkan dari lingkungan,” ujar Menteri Perdagangan dan Pertumbuhan Ekspor Selandia Baru David Parker dalam pidatonya di ajang Digital Indonesia International Geothermal Convention (DIIGC) 2020 yang diselenggarakan Asosiasi Panasbumi Indonesia (API) secara virtual dalam keterangan yang diterima redaksi Jumat (11/9/2020).

Ajang yang berlangsung pada 1-10 September 2020 ini diadakan sebagai pengganti Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2020, yang ditunda hingga 2021 akibat pandemi, untuk berbagi perkembangan terbaru di sektor panas bumi. Bertemakan “The Future is Now: Committing Geothermal Energy for Indonesia’s Sustainable Development”, DIIGC 2020 bertujuan memberi kesempatan bagi pelaku industri panas bumi Indonesia untuk menjalin kerja sama dengan mitra potensial, termasuk Selandia Baru.

“Kami telah mendukung keberhasilan Indonesia dan ingin membantu mewujudkan potensi panas bumi dengan bekal kerja sama yang telah terbangun selama beberapa dekade. Saat ini, Indonesia adalah penerima bantuan pembangunan terbesar dari Selandia Baru di luar Pasifik,” kata Parker.

Dalam upaya pemulihan Covid-19, pemerintah Selandia Baru mengalokasikan dana Rp 495,77 triliun pada Anggaran 2020-2021. Selain menciptakan lapangan kerja dan memberikan skema dukungan terhadap bisnis, dana tersebut akan dikucurkan untuk inisiatif ramah lingkungan dan upaya mengatasi perubahan iklim. Sejak Mei 2020, Selandia Baru telah menyalurkan lebih Rp 59,37 miliar bantuan untuk mendukung upaya penanganan Covid-19 di Indonesia.

Sementara New Zealand Trade and Enterprise (NZTE), badan pengembangan bisnis internasional Selandia Baru, juga telah mendukung sejumlah inisiatif untuk membangun dan menjaga reputasi Selandia Baru di bidang panas bumi di Indonesia. Komisaris Perdagangan Selandia Baru untuk Indonesia Diana Permana menegaskan bahwa Selandia Baru selalu siap melanjutkan dukungannya untuk upaya pemulihan ekonomi ramah lingkungan dan pengembangan panas bumi di Indonesia, salah satu negara di dunia yang memiliki potensi energi panas bumi yang sangat besar.

Lebih dari 36 tahun lalu, kolaborasi antara pemerintah Indonesia dan Selandia Baru melahirkan pembangkit listrik tenaga panas bumi pertama Indonesia di Kamojang, Jawa Barat yang dibangun dengan bantuan finansial New Zealand Aid Programme. Kemitraan ini akan memasuki fase baru, sejalan dengan ambisi Indonesia untuk memproduksi 7.241 megawatt tenaga listrik dari panas bumi pada 2025.

Pemerintah Selandia Baru telah berkomitmen mengalokasikan bantuan sebesar Rp 296,86 miliar selama periode 2017-2022 dalam bentuk pelatihan bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dukungan teknis bagi mitra termasuk Kementerian ESDM dan PT Sarana Mitra Infrastruktur (SMI), serta upaya peningkatan akses ke energi panas bumi di Maluku.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Awal Sesi, Rupiah Turun Saat Mata Uang Asia Menguat

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.900-Rp 14.912 per dolar AS.

EKONOMI | 11 September 2020

Dibuka, IHSG Langsung Dilanda Aksi Jual

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan turun 80,8 poin (1,6 persen) menjadi 4.810.

EKONOMI | 11 September 2020

Peringkat Bank Bukopin oleh Pefindo Naik Menjadi idAA

Pefindo sebelumnya menetapkan peringkat idA- untuk PT Bank Bukopin Tbk.

EKONOMI | 11 September 2020

Harga Minyak Turun Pagi Ini karena Stok AS Naik

Patokan internasional minyak mentah berjangka Brent turun 0,47 persen menjadi US$ 39,87 per barel.

EKONOMI | 11 September 2020

Bursa Asia Tertekan Imbas Wall Street

Perkembangan geopolitik Uni Eropa dan Inggris juga kemungkinan membebani sentimen investor.

EKONOMI | 11 September 2020

Harga Emas Naik Setelah ECB Pertahankan Kebijakan

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik US$ 9,4 atau 0,48 persen menjadi US$ 1.964,30 per ounce.

EKONOMI | 11 September 2020

IHSG Berpotensi Kembali Turun, Ini Rekomendasi Sahamnya

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 4.850 - 4.033.

EKONOMI | 11 September 2020

Dow Ambles karena Penjualan Saham Teknologi

Dow Jones Industrial Average ditutup turun 405,89 poin atau 1,45 persen ke 27.534,58.

EKONOMI | 11 September 2020

Bursa Eropa Tergerus Setelah Keputusan ECB

Pan-European Stoxx 600 ditutup turun lebih 0,5 persen.

EKONOMI | 11 September 2020

Dorong Produksi Migas, PHE WMO Aktifkan Lagi Anjungan PHE-12

Pemasangan anjungan PHE-12 diharapkan bisa menambah 500 hingga 1.000 barel minyak per hari.

EKONOMI | 10 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS