Apindo Apresiasi Pemerintah Pertahankan Kegiatan Ekonomi Produktif Selama PSBB
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.662 (0.35)   |   COMPOSITE 6338.51 (15.31)   |   DBX 1329.17 (1.78)   |   I-GRADE 184.48 (0.09)   |   IDX30 515.715 (1.34)   |   IDX80 138.838 (0.25)   |   IDXBUMN20 409.612 (1.56)   |   IDXESGL 142.422 (-0.18)   |   IDXG30 145.816 (-0.2)   |   IDXHIDIV20 454.583 (1.04)   |   IDXQ30 147.765 (0.14)   |   IDXSMC-COM 298.595 (0.64)   |   IDXSMC-LIQ 365.651 (-0.34)   |   IDXV30 136.758 (0.58)   |   INFOBANK15 1078.32 (-3.6)   |   Investor33 444.53 (0.6)   |   ISSI 183.756 (0.98)   |   JII 631.17 (2.12)   |   JII70 223.177 (0.54)   |   KOMPAS100 1240.03 (0.86)   |   LQ45 967.718 (1.5)   |   MBX 1724.61 (4.47)   |   MNC36 328.799 (-0.12)   |   PEFINDO25 328.487 (-2.05)   |   SMInfra18 313.342 (2.82)   |   SRI-KEHATI 378.358 (0.39)   |  

Apindo Apresiasi Pemerintah Pertahankan Kegiatan Ekonomi Produktif Selama PSBB

Senin, 14 September 2020 | 14:13 WIB
Oleh : Lona Olavia / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Kamdani, mengapresiasi langkah pemerintah yang mempertahankan kegiatan ekonomi produktif sebaik mungkin selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga dua minggu ke depan.

Menurutnya, langkah tersebut positif untuk pelaku ekonomi produktif, terutama di sektor informal seperti ojek online yang pada PSBB lalu sangat tertekan sekali karena tidak punya penghasilan sepanjang PSBB.

"Kami rasa sepanjang protokol kesehatan dijalankan dengan disiplin tinggi oleh setiap individu dan perkantoran yang beroperasi dan secara paralel pemerintah pun melakukan supervisi dengan frekuensi yang tinggi dan memastikan ada disiplin yang baik di masyarakat, pengecualian ini tidak kontra produktif terhadap upaya pengendalian Covid-19 di Jakarta," ujar Shinta Kamdani, di Jakarta, Minggu (13/9/2020).

Dia mengatakan, pengusaha mau tidak mau harus memahami PSBB sebagai kebijakan yang harus diambil untuk menekan tingkat penyebaran pandemi di Indonesia. Adapun, dampak PSBB terhadap ekonomi diakuinya sangat negatif karena seluruh pelaku pasar, baik konsumen, pelaku usaha maupun pemerintah menjadi terkekang untuk melakukan kegiatan-kegiatan ekonomi yang diperlukan.

Shinta Kamdani mengungkapkan, penerapan PSBB semakin menekan kepercayaan pasar untuk melakukan kegiatan konsumsi sehingga pertumbuhan ekonomi menjadi minimal. Pelaku usaha juga terkekang dalam melakukan kegiatan produksi, distribusi dan kegiatan ekonomi lain, karena PSBB secara efektif dan langsung membatasi aktifitas perkantoran dan industri.

Hal itu menyebabkan kinerja industri terutama di sektor riil mengalami penurunan. Dampaknya nanti akan terlihat pada kinerja triwulan III 2020 yang hampir pasti masih akan negatif.

"Kami harap PSBB ini bisa berjalan lebih efektif dalam menekan dan menihilkan penyebaran pandemi sehingga bisa segera dihilangkan dan kita bisa normalisasi kegiatan ekonomi dengan baik dan solid," kata Shinta.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Per 11 September, Realisasi Anggaran Kemtan Capai 60,43%

Hingga 11 September 2020, realisasi anggaran Kementerian Pertanian (Kemtan) Tahun 2020 mencapai Rp 8,49 triliun, atau 60,43% dari pagu Rp 14,05 triliun.

EKONOMI | 14 September 2020

Gandeng Shopee, Matahari Perkuat Distribusi Channel Pemasaran

Langkah ini juga memungkinkan MPPA menempatkan toko virtual Hypermart, Foodmart, Primo dan Hyfresh ke Shopee untuk memberikan lebih banyak akses.

EKONOMI | 14 September 2020

Rupiah Terkoreksi Saat Mata Uang Asia Menguat

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.855-Rp 14.930 per dolar AS.

EKONOMI | 14 September 2020

Mayoritas Bursa Asia Siang Ini di Zona Positif

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 151,0 (0,65 persen) mencapai 23.557 poin.

EKONOMI | 14 September 2020

ICM Dukung Milenial Tinggal di Apartemen

Saat ini saja, dari 45 site apartemen yang dikelola ICM, sekitar 70 persen dihuni generasi milenial.

EKONOMI | 14 September 2020

Sesi Siang, IHSG Lompat 2,3% ke 5.134

Sebanyak 325 saham naik, 106 saham melemah dan 132 saham stagnan.

EKONOMI | 14 September 2020

Jadi Dubes RI di AS, M Lutfi Prioritaskan Bebas Bea Masuk

Lutfi memastikan diplomasi ekonomi dengan Negara Paman Sam akan diperkuat.

EKONOMI | 14 September 2020

Lewat Super App, Indo Premier Bidik Investor Reksa Dana Pemula

IPOT menawarkan diversifikasi investasi dengan satu akun, satu bank pembayaran, dan satu reporting untuk semua produk dan transaksi.

EKONOMI | 14 September 2020

Duta Indah Garap Proyek Townhouse di Tengah Kota Tangerang

Duta Indah Residence menawarkan rumah tinggal konsep townhouse dengan nilai cicilan Rp 3 jutaan per bulan.

EKONOMI | 14 September 2020

Emas Antam Stagnan di Rp 1,031 juta Per Gram

Untuk pecahan 500 gram: Rp 485,820 juta.

EKONOMI | 14 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS