Logo BeritaSatu
Literasi Keuangan Goes to Campus

Berinvestasi dan Berasuransi Cara Wujudkan Kebebasan Finansial

Selasa, 15 September 2020 | 15:05 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Guru Besar Keuangan dan Pasar Modal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) Budi Frensidy menyatakan, kebebasan finansial bukan berarti didapatkan jika orang tersebut kaya, melainkan jika seseorang bisa memiliki aset produktif.

"Orang kaya belum tentu makmur, seharusnya yang kita kejar itu kebebasan finansial bukan kekayaan," ujarnya dalam Literasi Keuangan Goes to Campus dengan topik Merencanakan Financial Freedom untuk Milenial, yang diselenggarakan BeritaSatu Media Holdings bekerja sama dengan Bank BRI dan BRI Life melalui webinar, Selasa (15/9/2020).

Untuk dapat meraih impian tersebut, maka seseorang harus mampu merencanakan keuangan, cukup dengan modal matematika keuangan, pengetahuan tentang produk keuangan dan investasi yang ada, dan disiplin diri. "Kunci kebebasan finansial yakni miliki aset produktif dan hindari aset konsumtif, gaya hidup sederhana dengan mengendalikan keinginan, belilah yang dibutuhkan, akumulasikan kekayaan selagi muda, dan pahami 'aturan 72'," imbuh Budi.

Aturan 72 dalam investasi adalah cara untuk menghitung waktu yang dibutuhkan untuk melipatgandakan uang kita pada suatu tingkat bunga tertentu.

Budi mengatakan, berdasarkan data yang dimilikinya 81,6% penduduk dewasa Indonesia memiliki kekayaan di bawah $10.000, sebanyak 17,3% di rentang $10.000-100.000, lalu 1% di $100.000-$1 juta, dan hanya 0,1% di atas $1 juta. Sedangkan, secara dunia, 56,6% penduduk dewasa di dunia memiliki kekayaan di bawah $10.000, lalu 32,6% di rentang $10.000-100.000, kemudian 9,8% di $100.000-1 juta, dan hanya 0,9% di atas $1 juta.

Di acara yang sama, Executive VP Wealth Management Division BRI Tina Meilina dan Direktur Pemasaran BRI Life Anik Hidayati mengungkapkan, pilihan penempatan dana untuk berinvestasi saat ini sudah mulai beragam, yang semuanya kini sudah dapat diakses lewat smartphone dan dengan dana yang terjangkau di kantong milenial. Untuk investasi, sebut saja ada Obligasi Republik Indonesia (ORI), Sukuk ritel, reksa dana, dan deposito. Lalu, untuk menjaga resiko atas aset yang dimiliki ada asuransi yang kini sudah semakin beragam produknya dan premi yang terjangkau.

"Baru 2% dari milenial yang menyisihkan dananya untuk investasi karena banyaknya tantangan yang dihadapi, mulai dari tekanan gaya hidup, kurang pengetahuan tentang keuangan dan boros cari pengalaman hidup. Tapi, coba mulai rencanakan keuangan sejak dini pasti ada positifnya," ungkap Tina.

Antik menambahkan, di dunia asuransi, usia mempengaruhi besaran premi yang harus dibayar, di mana usia milenial sebenarnya cocok untuk mulai berasuransi mengingat masih murah. "Sekarang asuransi bukan produk yang mahal, sementara risiko yang datang harus diproteksi. Sejak muda dan sehat ini waktu yang tepat untuk beli asuransi dengan harga yang murah. Di bawah usia 40 tahun bisa dapat full proteksi tanpa harus medical check up," ujar Antik seraya menyebutkan, dengan Rp 150.000 per bulan, kaum milenial sudah bisa melindungi aset produktifnya nanti.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Apartemen The Veranda Ditargetkan Topping Off Akhir 2023

Sinergisitas pengembang properti, Nishitetsu dan Pulauintan Development, menggarap proyek apartemen The Veranda, di koridor Lebak Bulus-Pondok Indah.

EKONOMI | 28 November 2022

Jasa Armada Indonesia Tebar Dividen Interim Rp 19,41 Miliar

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) membagikan dividen interim tahun buku 2022 kepada para pemegang saham sebesar Rp 19,41 miliar atau Rp 3,68 per saham.

EKONOMI | 28 November 2022

Kolaborasi Anak Usaha MCAS Rambah Bisnis Kendaraan Listrik

Tergabung dalam satu naungan group PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) dan Volta, berkolaborasi merambah bisnis kendaraan listrik.

EKONOMI | 28 November 2022

Alami Kenaikan, Ini Daftar UMP 2023 di 10 Provinsi

Berikut sepuluh provinsi yang telah mengumumkan UMP pada hari ini yang seluruhnya mengalami kenaikan nilai dibandingkan UMP 2022.

EKONOMI | 28 November 2022

Ini Alasan OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengumumkan perpanjangan program restrukturisasi kredit/pembiayaan sampai dengan 31 Maret 2024.

EKONOMI | 28 November 2022

Tok! Ganjar Pranowo Naikkan UMP Jawa Tengah Sebesar 8,01%

Ganjar Pranowo resmi mengumumkan kenaikan upah minimun provinsi (UMP) Jateng 2023 naik sebesar Rp 145.234 atau 8,01 persen.

EKONOMI | 28 November 2022

FTX Runtuh, DEX Jadi Alternatif Perdagangan Kripto

DEX (decentralized crypto exchange) menawarkan kode kontrak yang terbuka dan transparan di blockchain, tanpa campur tangan pihak ketiga.

EKONOMI | 28 November 2022

Cetak Rekor Baru, Laba Pradiksi Gunatama Melesat 74%

PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 123 miliar pada kuartal III 2022.

EKONOMI | 28 November 2022

Indonesia-Jepang Kerja Sama Penerimaan Peserta Magang

Indoensia gandeng JOE Cooperative sebagai agency yang menaungi perusahaan-perusahaan penerima peserta magang di Jepang.

EKONOMI | 28 November 2022

Per Oktober, Utang Pemerintah Capai Rp 7.496,7 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang pemerintah mencapai 7.496,70 per 31 Oktober 2022, naik Rp 76,23 triliun.

EKONOMI | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
RSUD Sayang: Korban Gempa Cianjur Terserang ISPA di Pengungsian

RSUD Sayang: Korban Gempa Cianjur Terserang ISPA di Pengungsian

NEWS | 29 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE