Ini Respons Pengusaha Pakaian Bayi soal Prediksi Lonjakan Angka Kelahiran
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Respons Pengusaha Pakaian Bayi soal Prediksi Lonjakan Angka Kelahiran

Selasa, 15 September 2020 | 15:08 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Beberapa waktu lalu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Abidinsyah Siregar memprediksi angka kelahiran akan melonjak di tahun 2021 akibat pandemi Covid-19.

"Angka kelahiran dan angka kehamilan yang tidak diinginkan selama lima bulan yang berjalan bisa meningkat 100-200 persen," kata Dewan Pakar IDI Abidinsyah Siregar dalam diskusi virtual Populi Center dan Smart FM Network di Jakarta, Sabtu (16/5/2020).

Abidinsyah menjelaskan, kenaikan angka kelahiran bisa menjadi beban negara apalagi mencapai 5 juta per tahun di masa pandemi. Tak hanya itu, kenaikan angka kelahiran juga bisa mengakibatkan lonjakan penduduk di masa depan.

Senada dengan IDI, merk pakaian bayi FIYELI (dengan akun Instagram @MegaBabyWear) turut mewaspadai lonjakan angka kelahiran. Meski kenaikan angka kelahiran bisa meningkatkan pendapatan di bisnis pakaian bayi, lonjakan angka kelahiran bisa menimbulkan berbagai masalah.

Untuk itu, CEO Fiyeli Yohanes mengajak masyarakat untuk mengikuti program keluarga berencana (KB). Sebab, ilmuwan hingga saat ini masih sulit memprediksi kapan pandemi berakhir.

Yohanes menuturkan, pembatasan sosial yang berlangsung menghambat masyarakat untuk menjangkau pelayanan kesehatan reproduksi berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Dibanding tahun 2019, terdapat penurunan pelayanan KB sebanyak 1.179.467 selama Januari-April 2020. Oleh karena itu, BKKBN aktif meluncurkan program guna menekan angka kehamilan seperti program penerima akseptor di berbagai daerah.

Tak hanya itu, Yohanes menekankan pentingnya kepatuhan terhadap protokol kesehatan agar pandemi dapat segera berakhir dan perekonomian dapat kembali normal. Sebab, mewabahnya virus corona telah berdampak pada perekonomian dan para pengusaha termasuk pengusaha pakaian bayi.

“Kami, para pengusaha, terkena dampak pandemi karena PSBB dan toko reseller atau ritel kami ditutup,” ujar Yohanes dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/9/2020).

Yohanes menjelaskan, ekonomi Indonesia mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 5,32% di kuartal II pada tahun 2020 berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) di Agustus 2020. Lemahnya perekonomian ini juga berdampak pada ketenagakerjaan. Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan sebanyak 39.977 perusahaan memilih merumahkan atau melakukan PHK.

Oleh karena itu, Yohanes terus mengajak masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan.

Menurut pemilik akun instagram @MegaBabyWear tersebut, dengan memperhatikan protokol kesehatan, pandemi dapat segera berakhir dan masyarakat bisa kembali memperoleh pelayanan optimal dari berbagai perusahaan penyedia barang dan jasa. Para pekerja juga bisa mendapatkan kesempatan kembali untuk memperoleh pekerjaan.

“Walaupun omzet kami terjun bebas, Mega Baby Wear yang sudah berdiri sejak tahun 2000 telah dipercaya untuk memenuhi kebutuhan bayi masyarakat di Indonesia. Dengan demikian, kami akan berusaha memberikan produk dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau, khususnya bagi masyarakat dengan perekonomian menengah ke bawah," jelas Yohanes.

"Dengan menggunakan produk kami, Anda telah membantu kami bersama lebih dari 30 pekerja yang terlibat dalam proses produksi,” tambahnya.

Is

Yohanes saat berada di gudang @MegaBabyWear.

Diketahui, usaha yang memiliki akun Instagram @MegaBabyWear dengan merek FIYELI merupakan UMKM yang bergerak di bidang penyedia pakaian bayi. UMKM ini memiliki kantor dan gudang yang berlokasi di Jalan Swadaya VII No. 1698 - Jakarta Barat.

Saat ini, FIYELI fokus memasarkan produk secara grosir dan bekerja sama dengan banyak reseller dan berbagai toko daring.

“Banyak reseller kami yang resign dari pekerjaannnya atau bekerja dari rumah (WFH) sambil resell produk pakaian bayi kita di marketplace. Puji Tuhan, penghasilannya menjadi empat kali lipat setiap bulan," tutup Yohanes.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Harga Emas Anjlok Nyaris 3% di Tengah Naiknya Penjualan Ritel AS

Harga emas di pasar spot turun menjadi US$ 1.755,75 per ons setelah sempat mencapai level terendah lebih 1 bulan di US$ 1.744.30.

EKONOMI | 17 September 2021

Harga Minyak Stabil karena Ancaman Badai Nicholas Berkurang

Minyak mentah Brent naik 21 sen, atau 0,3% menjadi US$ 75,67 per barel.

EKONOMI | 17 September 2021

Pakar Sarankan Pencari Kerja Manfaatkan Fasilitas Management Training

Pencari kerja, khususnya yang baru lulus kuliah mengincar perusahaan besar yang umumnya memiliki program akselerasi karir, atau Management Training (MT).

EKONOMI | 17 September 2021

Dow Jatuh karena Klaim Pengangguran Naik

Dow Jones Industrial Average turun 63,07 poin, atau 0,2% ke 34.751,32.

EKONOMI | 17 September 2021


Gandeng Hotel di Bali, Radiant Utama Jajaki Bisnis IPP

Radiant menjajaki bisnis baru menjadi produsen listrik swasta (Independent Power Producer/IPP).

EKONOMI | 17 September 2021

Pelabuhan Merak - Bakauheni Jadi Pilot Project Penyediaan Tempat Promosi dan Pengembangan UMKM

Kementerian dan lembaga wajib sediakan tempat promosi dan pengembangan UKM paling sedikit 30% total luas lahan area komersial.

EKONOMI | 16 September 2021

Luncurkan Program Kejar, Karier.mu Dukung Masyarakat Asah Potensi

Karier.mu meluncurkan program Kejar guna mendukung masyarakat pemegang Kartu Prakerja menyalurkan potensi untuk mencapai impian.

EKONOMI | 16 September 2021


Masih Mendominasi, Ekspor Industri Pengolahan Tembus US$ 111 Miliar

Industri pengolahan catatkan nilai ekspor sebesar US$111 miliar sepanjang Januari-Agustus 2021, meningkat 34,12% dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu.

EKONOMI | 16 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
LIB Berharap Tunggakan Gaji Klub Liga 2 Lunas Sebelum Kompetisi Dimulai

LIB Berharap Tunggakan Gaji Klub Liga 2 Lunas Sebelum Kompetisi Dimulai

BOLA | 19 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings