Efisiensi Proyek Pipa Rokan Momentum Penguatan Bisnis PGN
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Efisiensi Proyek Pipa Rokan Momentum Penguatan Bisnis PGN

Selasa, 15 September 2020 | 19:30 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Pembangunan proyek pipa minyak menuju wilayah kerja Rokan diharapkan menjadi momentum PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) untuk meningkatkan efisiensi di proyek-proyek infrastruktur lainnya. Keberhasilan PGN memangkas biaya proyek pipa Rokan hingga US$150 juta atau sekitar Rp 2,1 triliun dinilai sebagai bukti bahwa ruang efisiensi di proyek infrastruktur migas masih terbuka.

"Kemampuan PGN untuk memangkas biaya pembangunan infrastruktur pipa ke blok Rokan adalah prestasi dan bisa memperkuat bisnis perseroan. Selama ini kita belum pernah mendengar pembangunan infrastruktur pipa bisa dihemat hingga sebesar itu," ujar Analis Finvesol Consulting Indonesia Fendi Susiyanto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Direktur Utama PGN Suko Hartono mengungkapan, biaya pembangunan proyek pipa minyak ke blok Rokan berhasil dipangkas dari semula US$ 450 juta menjadi US$ 300 juta. Efisiensi biaya ini diperoleh dari optimasi tahapan penetapan Final Investment Decision (FID) dan proses procurement. "Hal ini merupakan upaya bersama dewan pengawas dan manajemen PGN dalam mengawal proyek pipanisasi minyak Rokan Hulu dapat berjalan efektif dan efisien di tengah tantangan ekonomi global dan pandemi," jelas Suko melalui keterangan resmi, Senin (14/9/2020).

PT Pertagas, anak usaha PGN pada Rabu (9/9/2020) pekan lalu, memulai pembangunan pipa minyak sepanjang kurang lebih 360 kilometer dengan diameter 4-24 inch. Proyek yang ditargetkan rampung pada 2021 melalui lima Kabupaten di Riau yaitu Kabupaten Dumai, Bengkalis, Siak, Kampar dan Rokan Hilir. First welding (pengelasan perdana) telah dilakukan di Kelurahan Kandis Kota, Kandis, Kabupaten Siak.

Sebelumnya pada 2018 kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memutuskan Pertamina sebagai pengelola blok Rokan setelah memenangkan tender dengan PT Chevron Pacific Indonesia (CPI). Dalam penawarannya Pertamina setuju untuk membayar biaya bonus tanda tangan (signature bonus) sebesar US$ 784 juta atau setara Rp 11,3 triliun dan komitmen kerja pasti senilai US$ 500 juta atau sekitar Rp 7,2 triliun.

Pengelolaan Pertamina di Blok Rokan tersebut juga menandai berakhirnya pengelolaan Chevron di Rokan selama lebih dari setengah abad.

Dalam proyek ini PGN juga bersinergi dengan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dalam pengadaan material pipa minyak Blok Rokan. Hal ini merupakan manfaat nyata efisiensi penggunaan gas bumi bagi pemanfaatan produk tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang bisa menghemat biaya pengadaan material sebesar 16 persen.

Upaya efisiensi dan kolaboratif lainnya dilakukan dengan menggandeng SDM lokal agar bisa menggerakkan potensi daerah dan menciptakan multiplier effect ekonomi bagi wilayah dan masyarakat sekitar. "Transfer knowledge merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dalam pengelolaan SDM dan tentunya penguasaan aspek pemahaman teknologi maupun komersial dalam pembangunan proyek bagi anak bangsa, sehingga pelaksanaan proyek bisa berjalan intensif namun tetap efektif,” jelas Suko.

Fendi menjelaskan, dalam situasi pandemi Covid-19 ini konsumsi energi cenderung menurun, termasuk gas bumi. Meski demikian, sebagai pionir pembangunan infrastruktur pipa, PGN bisa mengoptimalkan meningkatnya kebutuhan energi di masa depan dengan membangun proyek-proyek infrastruktur yang lebih efisien. Apalagi sebagai bagian dari PT Pertamina, PGN memiliki potensi pasar yang riil dan besar. "Sinergi dengan Pertamina seperti yang dilakukan dengan membangun pipa ke Rokan bukti adanya peluang itu. Jika efisiensi bisa dilakukan di proyek-proyek lain tentunya akan memberikan value besar bagi bisnis PGN di masa depan" jelas Fendi.

Saat ini PGN juga dalam proses pembangunan sejumlah proyek gasifikasi kilang Pertamina menggunakan BBM maupun LPG. Proyek tersebut meliputi lima lokasi kilang, yaitu program RDMP Balongan, RDMP Balikpapan, RDMP Cilacap, Kilang TPPI dan GRR Tuban. Diharapkan pembangunan proyek-proyek tersebut dapat dilakukan lebih efisien guna memperkuat fundamental bisnis PGN dalam jangka panjang.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemperin Gandeng Imajin sebagai Manufacturing Hub

Kemperin memperkenalkan Imajin yang merupakan startup digital hub manufaktur untuk menghubungkan IKM dengan pemilik brand dan pemilik paten/desain.

EKONOMI | 15 September 2020

Sah, PPN Kertas Koran Ditanggung Pemerintah

PPN DTP atas kertas koran dan atau majalah dapat digunakan setelah PMK ini mulai berlaku hingga 31 Desember 2020.

EKONOMI | 15 September 2020

Menkeu: Dampak Ekonomi Akibat PSBB Kedua DKI Tak Akan Sebesar yang Pertama

Pemberlakuan kembali PSBB di DKI Jakarta, menurut Menkeu Sri Mulyani akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi namun tak akan sebesar PSBB pertama.

EKONOMI | 15 September 2020

Pagu Anggaran Kemhub 2021 Rp 45,6 T Disahkan DPR RI

Pagu Anggaran Kementerian Perhubungan Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 45,6 triliun, meningkat sebesar Rp 4,31 triliun dari tahun anggaran 2020.

EKONOMI | 15 September 2020

AP II Terima 30 Penghargaan dari Airport Council International

Total sebanyak 30 piagam penghargaan Airport Service Quality Awards (ASQ Awards) dari Airport Council International (ACI) diterima AP II.

EKONOMI | 15 September 2020

Kemhub Gandeng 4 PTN Siapkan Transportasi yang Sehat dan Aman

Menurut Menhub Budi Karya, transportasi menjadi salah satu sektor penting dalam pergerakan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 15 September 2020

PGN Lampaui Target Actual Progres Proyek Jargas ESDM TA 2020

Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas PT Pertamina (Persero) berkomitmen mencapai target pembangunan jaringan gas rumah tangga, sebagai bentuk

EKONOMI | 15 September 2020

Alma Corp Targetkan 500 Kamar Lewat Skema Sewa Kelola

Alma Corp menandatangani dua kerja sama strategis, terkait sewa kelola hotel dan pengadaan teknologi informasi.

EKONOMI | 15 September 2020

UMKM Bisa Daftar Sendiri Jadi Mitra GoJek

Di aplikasi GoBiz terbaru, mitra UMKM bisa memanfaatkan fitur daftar mandiri untuk melakukan pendaftaran, mengecek status verifikasi, dan aktivasi akun mandiri.

EKONOMI | 15 September 2020

Pembahasan RUU Cipta Kerja Sudah Rampung 90%

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pembahasan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang ( RUU) Cipta Kerja sudah mencapai 90%.

EKONOMI | 15 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS