Potensi Ekspor Mebel dan Kerajinan US$ 5 M, Ini Syaratnya
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Potensi Ekspor Mebel dan Kerajinan US$ 5 M, Ini Syaratnya

Senin, 21 September 2020 | 10:26 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Semarang, Beritasatu.com - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) optimistis potensi ekspor industri mebel dan kerajinan nasional tumbuh hingga US$ 5 miliar atau sekitar Rp 74 triliun dalam kurun waktu lima tahun mendatang. Syaratnya, pemerintah tidak menghambat pelaku industri mendapatkan bahan baku kayu legal yang kompetitif.

"Pelaku industri mebel dan kerajinan meminta regulasi ekspor yang akan menekan kinerja untuk mendapatkan nilai tambah dihilankan," kata Anggota Presidium HIMKI Abdul Sobur dalam keterangan tertulisnya Senin (21/9/2020).

Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HIMKI periode 2020-2023 akhir pekan lalu resmi disahkan tim formatur di Semarang. Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, menjadi momentum meningkatkan daya saing industri mebel dan kerajinan nasional di pasar global.

Abdul Sobur mengungkapkan, dalam jangka panjang ancaman kekurangan bahan baku dari dalam negeri kian nyata. Apalagi, berdasarkan informasi yang didapat, Kementerian Perdagangan (Kemdag) telah menyusun Permendag terkait ketentuan ekspor bahan baku kayu (log). Adapun saat ini posisinya sudah di Kementerian Hukum dan HAM. Draft terakhir Permendag tersebut menyepakati perluasan penampang khusus untuk kayu merbau dan meranti (merah, kuning dan putih). Perluasan itu naik dari 10.000 mm menjadi 15.000 mm yang berlaku hingga Desember 2021. Jika disetujui, Permendag tersebut berpotensi mematikan industri mebel dan kerajinan karena kehilangan bahan baku, ketergantungan impor, dan pengurasan devisa untuk impor bahan baku kayu. "Kalau ini didiamkan, Indonesia akan kehilangan salah satu primadona ekspor," kata Sobur.

Anggota Presidium HIMKI lainnya Maskur Zaenuri mengatakan HIMKI juga meminta aturan soal Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) di hilir dicabut karena di hulu sudah diberlakukan. Sebab, pengusaha sudah membeli bahan baku dari industri hulu.

HIMKI juga berharap kebijakan pemerintah yang mampu mendorong tranformasi proses produksi industri yang saat ini hampir sepenuhnya dikerjakan secara manual menuju penggunaan teknologi seperti Computer Numerical Control (CNC) Carving Machine. "Teknologi ini merupakan sistem otomasi mesin perkakas yang dioperasikan oleh perintah yang diprogram secara digital," kata Maskur Zaenuri.

Sejak tahun 1940, di dunia otomotif teknologi ini sudah dikenal dan sekarang dikembangkan pada industri mebel dam kerajinan oleh China dan sejumlah negara lain. Dengan menggunakan teknologi CNC, Tiongkok mampu melakukan lompatan besar karena produktivitas naik tajam dan kini menguasai sekitar 39 persen nilai pasar global mebel sekitar US$ 450 miliar per tahun. "Dengan menggunakan teknologi CNC, perusahaan mebel Tiongkok mampu menyelesaikan pengerjaan satu pintu hanya dalam 4 jam-5 jam, sementara di Indonesia yang mengandalkan teknologi manual membutuhkan waktu 3-4 hari," kata Maskur.

Maskur mengatakan, minimnya teknologi membuat daya saing industri mebel nasional rendah. Akibatnya, sumber daya alam yang melimpah seperti kayu dan rotan sebagai bahan baku utama industri mebel tidak bisa menjadi andalan keunggulan industri ini di pentas global. Padahal, dari sisi bahan baku Indonesia jauh lebih unggul dibandingkan Tiogkok, dan Vietnam.

Sekretaris Jendeal HIMKI Heru Prasetyo mengatakan, untuk meningkatkan daya saing industri mebel dan kerajinan nasional di pasar global, para pengurus baru HIMKI akan lebih intensif bermitra dengan pemerintah dan seluruh stakeholder yang terdiri para pelaku industri mebel sekala besar, menengah dan kecil. "Selain itu, desainer, organisasi kemasyarakatan, serta institusi desain untuk mengawal pertumbuhan industri mebel dan kerajinan nasional agar menjadi yang terbesar di regional dan terdepan di dunia," kata dia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA


Tiongkok Larang Transaksi Cryptocurency, Wall Street Bervariasi

Dow Jones Industrial Average naik 33,18 poin, atau 0,10%, menjadi 34.798,00.

EKONOMI | 25 September 2021

Bursa Eropa Turun Jelang Pemilu Jerman, Investor Fokus Evergrande

Pan-European Stoxx 600 ditutup turun 0,9% dengan semua bursa utama dan sebagian besar sektor di wilayah negatif.

EKONOMI | 25 September 2021

Evergrande Lewati Tenggat Waktu Pembayaran Bunga Obligasi

Batas waktu Evergrande untuk membayar US$ 83,5 juta bunga obligasi dengan mata uang dolar berlalu tanpa komentar dari perusahaan.

EKONOMI | 25 September 2021

Generasi Z Jambi Bentuk Komunitas Greennation untuk Kampanye Turunkan Emisi

Sekelompok generasi Z dari Jambi sepakat membentuk komunitas yang dinamai Greennation.jbi sebagai upaya nyata keterlibatan mereka dalam kampanye penurunan emisi

EKONOMI | 24 September 2021

Indonesia Tidak Ikut Langkah Tiongkok Larang Perdagangan Kripto

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Luthfi menegaskan, Indonesia tidak akan melarang perdaganan kripto, namun akan memperketat regulasinya.

EKONOMI | 24 September 2021

Menaker Luncurkan Program Pemagangan di Lima Destinasi Wisata Super Prioritas

Ida Fauziyah, melakukan kick off pemagangan lima destinasi wisata super Prioritas di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, Minahasa Utara.

EKONOMI | 24 September 2021

Pegadaian Boyong Penghargaan Best TJSL 2021

Pegadaian meraih penghargaan untuk kategori Best TJSL 2021 with Outstanding Partners Capacity and Capabilities Development Program, kategori financial services.

EKONOMI | 24 September 2021

Ilham Habibie dan Cyril Noerhadi Jadi Komisaris Melchor Group

Melchor Group sambut Ilham Habibie, Cyril Noerhadi, Markus Permadi, dan JB Kendarto sebagai komisaris perseroan.

EKONOMI | 24 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Menhan Taliban Janji Terapkan Hukuman Keras di Afghanistan

Menhan Taliban Janji Terapkan Hukuman Keras di Afghanistan

DUNIA | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings