Menristek: Investasi Pabrik Garam Terintegrasi Rp 40 Miliar
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Kurangi Garam Impor

Menristek: Investasi Pabrik Garam Terintegrasi Rp 40 Miliar

Senin, 5 Oktober 2020 | 16:51 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro, mengatakan untuk membangun satu pabrik garam industri terintegrasi membutuhkan investasi Rp 40 miliar.

Saat ini, sudah ada satu pabrik garam industri terintegrasi yang selesai dan sudah beroperasi di Gresik. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), jumlah pabrik garam industri terintegrasi akan ditambah dua lagi pada tahun depan.

"Tentunya akan bertambah lagi. Kami optimistis dengan penggunaan teknologi, dan investasi per pabrik sekitar Rp 40 miliar, kita nantinya bisa substitusi garam impor dan mandiri untuk kebutuhan garam aneka pangan atau pertambangan," kata Bambang dalam jumpa pers secara virtual seusai menghadiri ratas tentang percepatan penyerapan garam rakyat bersama Presiden Jokowi, Senin (5/10/2020).

Sedangkan untuk kebutuhan pabrik kaca atau chlor alkali plant (CAP), Bambang menerangkan, sesuai dengan arahan Presiden Jokowi, pihaknya akan memulai pengolahan garam dari PLTU yang berada di Banten.

"Karena kebutuhan pabrik yang butuh memang ada di Banten. Ada beberapa PLTU di Banten yang air buangannya dengan teknologi akan diubah, ada yang menjadi garam dan ada yang menjadi air siap minum,” jelasnya.

Bambang mengharapkan, dengan adanya pengolahan garam dari PLTU tersebut, bisa mengurangi kebutuhan impor garam secara signifikan. Meski dana investasi yang dikeluarkan untuk rencana ini cukup besar.

"Nah, kebutuhan garam ini kita harapkan bisa langsung mengurangi impor secara signifikan. Nilai investasinya memang lebih mahal tapi kami melihat substitusi impornya akan cukup besar dan bisa benar-benar mengurangi ketergantungan kita terhadap impor garam industri,” jelasnya.

Sebelumnya, Bambang mengatakan, saat ini teknologi yang akan dikembangkan adalah garam industri terintegrasi. Maksudnya adalah pabrik garam yang terintegrasi langsung dengan lahannya sehingga para petani garam nantinya bisa menjual hasil garam rakyatnya yang natrium korida (NaCl) masih di bawah 90 persen kepada pabrik.

"Pabrik tersebut yang akan meningkatkan kualitas dari garam rakyat tersebut menjadi garam industri dengan NaCl di atas 97 persen," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menperin: Sanksi Tegas Bagi Importir Garam dan Gula yang Nakal

Kebutuhan garam untuk industri atau bahan baku industri dari tahun ke tahun terus meningkat.

EKONOMI | 5 Oktober 2020

Bisnis Kopi Kekinian Menjamur, Transaksi Industri Kopi Capai Rp 4,8 T per Tahun

Menjamurnya bisnis kopi susu kekinian di industri kopi membuat nilai transaksi per tahun bisa mencapai Rp 4,8 triliun.

EKONOMI | 5 Oktober 2020

Perumnas Ekspansi Lima Proyek Perumahan di Jabar

Perumnas pastikan kantongi izin pembangunan lima proyek perumahan di Jabar.

EKONOMI | 5 Oktober 2020

Perdagangan Awal Pekan, IHSG Melesat 32,035 Poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan, Senin (5/10/2020), ditutup menguat 0,65% atau melesat 32,035 poin

EKONOMI | 5 Oktober 2020

PTMAM Luncurkan Reksa Dana Berbasis Obligasi Pemerintah

PT Maybank Asset Management (PTMAM) meluncurkan produk reksa dana terbaru yaitu Reksa Dana Maybank Dana Obligasi Negara (MDON).

EKONOMI | 5 Oktober 2020

Perluas Bisnis, Bukalapak Resmi Luncurkan Layanan APERD Fintech

Bukalapak resmi meluncurkan PT Buka Investasi Bersama (BIB), penyelenggara teknologi finansial dan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD).

EKONOMI | 5 Oktober 2020

Jaga Target Produksi 2021, SKK Migas Percepat Pengadaan Barang dan Jasa

SKK Migas mempercepat proses pengadaan barang dan jasa dengan skala prioritas, yang berhubungan langsung dengan produksi dan lifting migas.

EKONOMI | 5 Oktober 2020

Harga Bawang Putih di Pasaran Mulai Naik

Kementerian Perdagangan diharapkan segera menerbitkan Surat Persetujuan Impor (SPI) bawang putih guna menekan harga di pasaran yang mulai naik.

EKONOMI | 5 Oktober 2020

Hingga Agustus, Laba Bersih BRIsyariah Meningkat 158%

Direktur Utama BRIsyariah, Ngatari, mengungkapkan ekonomi dan keuangan syariah telah terbukti mampu bertahan di tengah krisis akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 5 Oktober 2020

Program Pelatihan UMKM Digital Sasar Wilyah 3T

Kementerian Komunikasi dan Informatika meluncurkan Program Pelatihan UMKM Digital yang diutamakan untuk wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T).

EKONOMI | 5 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS