KKP Fokus Bangun Model Bisnis Korporasi Budidaya dan Tangkap Ikan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KKP Fokus Bangun Model Bisnis Korporasi Budidaya dan Tangkap Ikan

Selasa, 6 Oktober 2020 | 17:17 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan fokus membangun model bisnis korporasi nelayan baik di sektor budidaya dan tangkap ikan. Demikian disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam jumpa pers secara virtual seusai ratas bersama Presiden Jokowi, Selasa (6/10/2020).

“Pertama kami di KKP fokus untuk membangun model-model bisnis, baik itu di budidaya maupun di tangkap. Dan juga di pasarnya, kalau pasar kemarin kami di bawah komando yang Bangga Buatan Indonesia, Insyaallah Oktober ini kami akan launching Pasar Laut Indonesia, dengan produk yang akan dijual ada 800-an,” kata Edhy Prabowo.

Untuk membangun model bisnis korporasi nelayan budidaya ikan, Edhy mengungkapkan ada lima tambak yang akan dijadikan percontohan, yakni di Aceh, Lampung, Cianjur, Sukamara dan Jawa. “Kita harapkan ini menjadi salah satu basis pembelajaran nelayan, pembudidaya dan petambak agar bisa langsung turun memiliki satu usaha secara korporasi. Ini hanya butuh pembelajaran. Dan yang terpenting adalah pendampingan,” jelas Edhy Prabowo.

Dari sisi pembiayaan, menurut Edhy, para nelayan bisa mendapatkan modal melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 6 persen yang total kreditnya mencapai Rp 195 triliun. Penyerapan KUR yang berada di KKP ini baru mencapai Rp 2,6 triliun. “KKP sendiri memiliki model usaha pinjaman dengan Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) berupa kredit mikro, yang masih ada peluang untuk dikembangkan dengan bunga 3 persen," kata dia.

Selain itu, lanjut Edhy, KKP juga sedang menyiapkan proyek percontohan korporasi nelayan budidaya tambak udang, lobster dan kepiting. Untuk tambak udang yang menjadi proyek percontohan di Aceh, Gorontalo, Kalimantan Tengah, Jawa Barat dan Lampung. “Memang yang kita bangun baru 5 hektare, namun ini jadi percontohan besar. Ini dalam proses pengerjaan. Diharapkan di akhir 2020 ini sudah bisa digunakan dan bisa langsung jadi percontohan,” terang Edhy Prabowo.

Di lima wilayah ini, menurut Edhy, telah menerapkan model korporasi. Artinya, para nelayan sudah berkelompok dalam jumlah besar untuk mendapatkan kemudahaan akses pembiayaan.

Edhy menjelaskan di sektor perikanan tangkap ikan, kapal penangkap ikan di Indonesia paling banyak adalah kapal kecil yang berjumlah 600.000. Di antaranya 300.000 terdiri dari kapal tidak bermesin. Sedangkan sisanya kapal bermesin rata-rata di bawah 1-2 GT. “Nah, kapal-kapal yang ada sekarang kelihatan di permukaan kan paling banyak 7.000-10.000 yang di atas 40 GT. Nah ini kami yang akan fokuskan di bawah 5 GT ini. Kita harap, kita akan naikkan kelas dan sedang kami data,” papar Edhy Prabowo.

Sehingga ke depan para pemilik kapal, bukan hanya pengusaha besar, tetapi nelayan kecil yang termarjinalkan agar usahanya bisa naik kelas.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

BI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2021 Capai 5%

Perry menegaskan, apabila pandemi covid-19 terkendali, kondisi ekonomi diyakini akan kembali pulih dan bangkit.

EKONOMI | 21 September 2021

22 Perusahaan Raih Predikat Asuransi Terbaik 2021

Sebanyak 22 perusahaan asuransi nasional meraih predikat “Asuransi Terbaik 2021” dari Majalah Investor.

EKONOMI | 21 September 2021

Relaksasi Aturan Masuk Mal Tumbuhkan Optimisme Pelaku Ritel

Pemerintah memutuskan anak-anak di bawah usia 12 tahun bisa masuk ke area pusat perbelanjaan atau mal. Relaksasi ini melegakan kalangan pengusaha dan peritel.

EKONOMI | 21 September 2021

Kolaborasi Kemparekraf dan AirAsia Dukung Pemulihan Pariwisata Nasional

AirAsia akan mendukung Kemparekraf untuk mengembalikan perhatian dan minat masyarakat dunia terhadap destinasi wisata di Indonesia

EKONOMI | 21 September 2021


BI Yakin Dampak Tapering Bisa Diantisipasi dengan Baik

Perry Warjiyo meyakini dampak dari rencana The Fed yang akan pangkas stimulus mulai akhir tahun ini akan jauh lebih rendah dibandingkan tahun 2013.

EKONOMI | 21 September 2021

Rupiah Ditutup Menguat Tipis Saat Mata Uang Asia Mixed

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.236- Rp 14.255 per dolar AS.

EKONOMI | 21 September 2021

Citilink Jadi LCC Kedua Dunia Raih Rating Prokes Bintang 5 dari Skytrax

Maskapai penerbangan Citilink berhasil meraih predikat 5-Star Covid-19 Airline Safety Rating dari Skytrax.

EKONOMI | 21 September 2021

Asing Buang Saham Rp 232 Miliar, IHSG Ditutup Turun 15 Poin

IHSG pada penutupan perdagangan sore ini Selasa (21/9/2021) melemah 15,5 poin (0,25%) ke level 6.060.

EKONOMI | 21 September 2021

Jaga Stabilitas Sistem Keuangan Domestik, BI Putuskan Tahan Suku Bunga Acuan Level 3,5%

BI memutuskan untuk kembali menahan suku bunga acuan alias BI 7 days reverse repo rate di level 3,50%.

EKONOMI | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Lewat OMNIX, Infomedia Bantu Perusahaan Kelola Fungsi CRM

Lewat OMNIX, Infomedia Bantu Perusahaan Kelola Fungsi CRM

DIGITAL | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings