Rencana Erick Thohir Bubarkan 14 BUMN Dapat Kurangi Beban Negara
INDEX

BISNIS-27 537.873 (-1.54)   |   COMPOSITE 6307.13 (-48.56)   |   DBX 1215.21 (-5.42)   |   I-GRADE 185.638 (-0.44)   |   IDX30 533.814 (-2.1)   |   IDX80 142.76 (-0.73)   |   IDXBUMN20 425.411 (-4.99)   |   IDXESGL 147.067 (-0.47)   |   IDXG30 144.927 (0.21)   |   IDXHIDIV20 469.552 (-2.43)   |   IDXQ30 151.508 (0.19)   |   IDXSMC-COM 286.952 (-2.83)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (-1.26)   |   IDXV30 144.532 (-2.19)   |   INFOBANK15 1076.36 (2.19)   |   Investor33 457.615 (-2.19)   |   ISSI 184.91 (-1.68)   |   JII 650.972 (-4.67)   |   JII70 227.363 (-1.7)   |   KOMPAS100 1270.4 (-8.29)   |   LQ45 991.58 (-3.63)   |   MBX 1739.82 (-14.27)   |   MNC36 337.819 (-1.76)   |   PEFINDO25 325.262 (6.76)   |   SMInfra18 322.474 (-5.58)   |   SRI-KEHATI 391.563 (-2.01)   |  

Rencana Erick Thohir Bubarkan 14 BUMN Dapat Kurangi Beban Negara

Kamis, 8 Oktober 2020 | 11:58 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Guna menyelesaikan sejumlah permasalahan di sejumlah perusahaan pelat merah, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kembali melanjutkan program restrukturisasi dan perampingan perusahaan BUMN.

Dalam pemetaannya, terdapat sekitar 14 perusahaan BUMN yang sudah masuk daftar ‘hitam’ pemerintah untuk dibubarkan. Nantinya, proses likuidasi itu melalui PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah menyetujui 100 persen langkah Erick Thohir tersebut. Menurutnya, sudah banyak perusahaan pelat merah yang harus 'disuntik mati'.

"Banyak BUMN yang seharusnya sudah harus dibubarin, prosesnya selama ini terlalu lama. Dulu kan sempat dibahas seperti Kertas Leces misalnya," ujar Piter, Kamis (8/10/2020).

Ekonom dari Universitas Perbanas itu menyatakan negara akan lebih banyak mendapatkan manfaat ketimbang mudaratnya jika benar-benar membubarkan belasan BUMN tersebut. Pasalnya, keputusan itu dapat mengurangi beban pemerintah.

"Beban negara itu misalnya Merpati, kan sekarang masih ada pengurusnya. Masih harus bayar gaji, kantor masih ada. Pengeluaran ada tapi masukan tidak ada, jadinya kan beban," beber Piter.

Bukan hanya soal finansial, pembubaran belasan BUMN akan membuat jumlah perusahaan pelat merah berkurang. Dengan begitu, pemerintah bisa lebih fokus dalam mengawasi kinerja BUMN.

"Kalau perusahaan itu masih ada, maka jadi beban pikiran. Contoh ada sampah di ruangan, selama di rumah akan menjadi beban pikiran. Jadi keuntungannya menghilangkan masalahnya, urusan Kementerian BUMN bisa jadi fokus, tidak dibebani hal-hal yang tidak perlu," terang Piter.

Di sisi lain, Piter menganggap aset negara akan berkurang dengan hilangnya 14 BUMN tersebut. Namun, itu lebih baik ketimbang memertahankan perusahaan yang tak beroperasi dan memberikan beribu beban ke negara.

"Perusahaan ada nilainya, tapi perlu dihitung besarnya dibandingkan dengan kerugian yang ditanggung. Aset berkurang, tapi beban setiap bulan juga berkurang. Nilai aset juga sangat kecil," jelasnya.

Menurutnya, ada tiga kriteria BUMN yang harus ditutup oleh pemerintah. Pertama, BUMN yang sudah tak beroperasi atau bisa dibilang mati suri.

Kedua, tidak punya pendapatan sehingga arus kas perusahaan menjadi beban berat negara. Ketiga, sudah tidak memproduksi apapun sehingga tak berpengaruh terhadap hajat hidup orang.

"Tiga hal ini harus jadi pegangan pemerintah untuk ambil keputusan yang tepat, bubarin saja, tutup," tegas Piter.

Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI, Achmad Baidowi menyatakan Rencana pembubaran 14 BUMN merupakan tindakan yang tepat jika ditemukan banyak BUMN yang memang tidak sehat dan sudah selayaknya dibubarkan.

“Bahkan ada yang menyebut seharusnya jumlah yang dibubarkan lebih dari 14 BUMN. Pembubaran BUMN nantinya tetap harus memenuhi tahapan dalam UU 19/2003 tentang BUMN maupun UU 40/2007 tentang Perseroan,” kata Baidowi, Kamis (8/10/2020).

Menurutnya, pembubaran BUMN bukan berarti sebuah kegagalan Kementerian BUMN, sebab terdapat banyak BUMN yang tidak sehat.

Baidowi meminta, Kementerian BUMN memberikan penjelasan kepada DPR dan masyarakat terkait kriteria BUMN yang perlu dibubarkan, digabung, atau dilebur. “Kriteria itu pun harus menjadi acuan dalam menyikapi kondisi semua BUMN yang ada,” ungkapnya.

Selain itu, Sekretaris Fraksi PPP DPR RI itu juga berharap adanya pembubaran perusahaan BUMN untuk memperhatikan nasib para karyawan yang bernaung dibawahnya.

“BUMN harus bisa menjadi contoh bagaimana memperlakukan karyawan dengan baik. Jika terpaksa harus ada PHK maka seluruh hak karyawan harus bisa dipenuhi sesuai dengan kontrak dan aturan ketenagakerjaan yang berlaku. Namun diharapkan Kementerian BUMN harus berjuang untuk mengkaryakan para karyawan di unit atau BUMN lainnya yang masih sehat,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Meski Covid-19, Penjualan Properti LPKR Melesat hingga 304%

Kinerja PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) tetap kinclong di tengah ekonomi yang penuh tantangan akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 8 Oktober 2020

Awal Sesi, Rupiah Tertekan Saat Mata Uang Asia Bervariasi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.697-Rp 14.712 per dolar AS.

EKONOMI | 8 Oktober 2020

Awali Perdagangan, IHSG di Zona Positif

Pukul 09.15 WIB, indeks harga saham gabungan naik 12,8 poin (0,2 persen) menjadi 5.016.

EKONOMI | 8 Oktober 2020

Pagi Ini, Harga Minyak Menguat di Perdagangan Asia

Brent naik 0,29 persen menjadi US$ 42,11 per barel.

EKONOMI | 8 Oktober 2020

Harga Emas Naik karena Ketidakpastian Stimulus AS Mereda

Harga emas di pasar spot naik 0,4 persen menjadi US$ 1,884.46 per ounce.

EKONOMI | 8 Oktober 2020

Mengekor Wall Street, Bursa Asia Semringah

Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,29 persen pada awal perdagangan.

EKONOMI | 8 Oktober 2020

Dikelilingi Sentimen Positif Luar dan Dalam, IHSG Akan Menguat

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 4.966 - 5.050.

EKONOMI | 8 Oktober 2020

Dow Menguat 530 Poin Catat Rekor Harian Sejak Juli

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 530,70 poin atau 1,9 persen ke 28.303,46.

EKONOMI | 8 Oktober 2020

Bursa Eropa Ditutup Terkoreksi karena Kekhawatiran Stimulus AS

Pan-European Stoxx 600 berakhir melemah 0,1 persen.

EKONOMI | 8 Oktober 2020

Bertemu Pimpinan KPK, Menkop UKM Sinergikan Penyaluran Banpres Produktif untuk Usaha Mikro

Kemkop dan UKM koordinasi dengan KPK untuk menyalurkan Banpres untuk pelaku usaha mikro.

EKONOMI | 7 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS