Kempupera Dorong Pengembang Bangun Hunian Berbasis TOD
Logo BeritaSatu

Kempupera Dorong Pengembang Bangun Hunian Berbasis TOD

Kamis, 8 Oktober 2020 | 20:15 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Bogor, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) melalui Direktorat Jenderal Perumahan meminta para pengembang di Indonesia untuk ikut andil dalam pembangunan hunian berbasis transit atau Transit Oriented Development (TOD) di berbagai wilayah di Indonesia.

Pembangunan TOD dinilai sangat bermanfaat untuk optimalisasi lahan yang ada di kawasan perkotaan serta menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat termasuk para generasi milenial di masa mendatang.

"Hunian berbasis transit atau TOD merupakan peluang bagi pengembang swasta untuk ikut andil dalam pembangunan perumahan di kawasan perkotaan,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kempupera, Khalawi Abdul Hamid, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) "Kebijakan Pengembangan Hunian Berbasis Transit" di Bogor, Jawa Barat, Kamis (8/10/2020).

Untuk mendukung hal tersebut, imbuh Khalawi, Kempupera bersama kementerian dan lembaga terkait lainnya siap menggandeng sejumlah asosiasi pengembang perumahan serta para pengusaha guna menyusun konsep agar TOD menjadi menarik bagi masyarakat dan menjadi pasar perumahan yang baik.

Menurut Khalawi, pada tahun 2019 lalu Kemhub dan Kementerian BUMN, serta Perumnas, telah memulai pembangunan TOD di sejumlah daerah, khususnya di simpul-simpul transportasi di kawasan Jabodetabek.

"Pembangunan TOD sangat diperlukan untuk menyelaraskan pembangunan perumahan bagi masyarakat di perkotaan. Program TOD akan masuk dalam Renstra Kempupera 2020-2024 dalam upaya pengembangan perumahan, serta mendukung Program Sejuta Rumah,” katanya.

Lebih lanjut, Khalawi menambahkan, Kempupera tengah menyusun kerangka kebijakan dalam pembangunan TOD untuk optimalisasi penggunaan lahan yang terintegrasi dengan simpul transportasi. TOD yang dibangun secara vertikal juga menjadi hunian layak bagi masyarakat dan membantu masyarakat di perkotaan agar lebih mudah dalam mobilisasi.

"Beberapa waktu lalu pemerintah juga telah melaksanakan groundbreaking TOD tidak jauh dari Stasiun Rawa Buntu. Dari target pembangunan enam tower, sebanyak dua menara nantinya akan dimanfaatkan untuk tempat tinggal MBR. Jadi TOD ini juga menjadi upaya pemerintah menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat,” kata Khalawi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

IHSG Lanjut Melemah di Awal Perdagangan Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,66% ke 6.036,09 pada awal perdagangan hari ini, Selasa (21/9/2021).

EKONOMI | 21 September 2021

Semester I 2021, Jasa Raharja Catat Laba Rp 877,84 Miliar

Di tengah pandemi, Jasa Raharja mencatatkan kinerja positif dengan mencatat laba Rp 877,84 miliar pada semester I-2021.

EKONOMI | 21 September 2021

Fokus Pasar: Investasi Proyek Baterai Listrik Selesai Sebelum 2024

Proyek senilai Rp 15,6 triliun tersebut merupakan kerja sama LG Energy Group Solution, Hyundai Motor Group dan PT Industri Baterai Indonesia.

EKONOMI | 21 September 2021

Jumlah Pengguna Naik Signifikan, Pendapatan Trimegah Karya Pratama Melesat

Pengguna Ultra Voucher naik jadi 205.000 pengguna pada Juni 2021, dibandingkan sebelumnya yaitu sekitar 123.000 pengguna pada periode yang sama di tahun lalu.

EKONOMI | 21 September 2021

Sebagian Bursa Asia Libur, Investor Terus Pantau Krisis Evergrande

Nikkei 225 Tokyo turun 1,61%, Topix turun 1,69%, S&P/ASX 200 Australia turun 0,14%.

EKONOMI | 21 September 2021

Dampak Krisis Evergrande Terasa hingga Bursa Eropa

Indeks Stoxx 600 Eropa turun 1,67%, DAX Jerman turun 2,31%, FTSE Inggris turun 0,86%, FTSE MIB Italia turun 2,57%.

EKONOMI | 21 September 2021

Tertular Krisis Evergrande, Konglomerat Tiongkok Ini Kehilangan US$ 1 M

Bos raksasa properti Shanghai, Sinic Holdings Group, Zhang Yuanlin kehilangan lebih dari US$ 1 miliar pada Senin (20/9/2021) karena efek domino Evergrande.

EKONOMI | 21 September 2021

Wall Street Anjlok, Ini Penyebabnya

Indeks S&P 500 turun 1,7% ke 4.357,73, koreksi terdalam sejak 12 Mei. Sebanyak 11 sektor ditutup di zona merah.

EKONOMI | 21 September 2021

Menko Airlangga Raih Penghargaan Internasional Terkait Pemulihan Ekonomi

Lima tokoh lainnya dari India, Korea Selatan, dan Inggris juga mendapat penghargaan di ajang yang sama.

EKONOMI | 20 September 2021

Tumbuh 8%, Industri Furnitur Tangguh Hadapi Dampak Pandemi

Industri furnitur merupakan salah satu sektor yang potensial dikembangkan karena didukung dengan ketersediaan sumber daya alam di dalam negeri.

EKONOMI | 20 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
IHSG Lanjut Melemah di Awal Perdagangan Hari Ini

IHSG Lanjut Melemah di Awal Perdagangan Hari Ini

EKONOMI | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings