Restrukturisasi Pertamina Perkuat Kinerja Anak Usaha
Logo BeritaSatu

Restrukturisasi Pertamina Perkuat Kinerja Anak Usaha

Kamis, 8 Oktober 2020 | 20:31 WIB
Oleh : Harso Kurniawan / HK

Jakarta, Beritasatu.com - Pakar hukum dan kebijakan migas Universitas Padjadjaran Ali Nasir menilai, restrukturisasi PT Pertamina bukan pemisahan perusahaan atau spin off, melainkan penguatan sejumlah anak usaha agar dapat bekerja dan bergerak lebih maksimal.

“Pertamina membentuk subholding supaya fokus pada bisnis, termasuk di hulu, hilir, dan kilang. Dari sisi kepemilikan saham subholding, masih dipegang Pertamina," ujar dia dalam keterangan tertulis, Kamis (8/10/2020).

Menurut mantan legal adviser Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC) itu, merujuk definisi pemisahan perusahaan pada Pasal 1 angka 12 Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, dalam restrukturisasi Pertamina, tidak terjadi pemisahan seluruh aktiva dan pasiva BUMN tersebut kepada subholding.

Padahal, lanjut dia, sesuai definisi pasal tersebut, yang dimaksud pemisahan perusahaan adalah perbuatan hukum yang dilakukan perseroan untuk memisahkan usaha, yang mengakibatkan seluruh aktiva dan pasiva perseroan beralih karena hukum ke dua perseroan atau lebih atau sebagian aktiva dan pasiva perseroan beralih karena hukum kepada satu perseroan atau lebih.

Kalaupun subholding memiliki aktiva dan pasiva sendiri, kata dia, adalah wajar, karena sebagai perusahaan baru tentu harus memiliki aset. Selain itu, perusahaan baru harus mempunyai pembukuan yang wajib dikelola. "Tetapi, yang harus ditegaskan bahwa aktiva dan pasiva bukan beralih dari induknya. Apalagi, dalam laporan keuangan Pertamina, pembukuan subholding masuk ke laporan konsolidasi," kata dia.

Dengan demikian, menurut Ali, Pertamina sebagai induk memang hanya mengelola dan mengawasi sejumlah anak usaha. Sebab, secara teknis, yang bergerak adalah subholding.

Dalam industri migas dunia, lanjut dia, penguatan seperti yang dilakukan Pertamina sudah jamak ditemui, misalnya dilakukan Premier Oil di Inggris dan Exxon Mobil di Amerika Serikat. Exxon Mobil meski memiliki beberapa anak usaha, semua menginduk pada satu perusahaan.

"Pembukuan induk tetap satu. Semua pembukuan dari anak-anak usaha masuk ke induk semua. Seperti yang dilakukan Pertamina, Exxon Mobil dan Premier hanya mengelola dan mengawasi anak-anak usahanya," kata dia.

Terkait hal itu, Ali mempertanyakan anggapan pembentukan subholding Pertamina merugikan keuangan negara. Alasannya, keuntungan subholding juga akan disetorkan ke Pertamina sebagai induk. Selanjutnya, Pertamina akan menyetorkan keuntungan ke kas negara dalam bentuk dividen.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Rambah Sektor Pertambangan, PP Presisi Rombak Direksi dan Komisaris

Jasa pertambangan diharapkan menjadi recurring income yang berkontribusi besar bagi pertumbuhan berkelanjutan PP Presisi.

EKONOMI | 8 Oktober 2020

Penguatan UMKM Percepat Pemulihan Ekonomi dan Pariwisata

Penguatan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dapat mempercepat pemulihan ekonomi, sektor pariwisata, dan ekonomi kreatif yang tertekan pandemi Covid.

EKONOMI | 8 Oktober 2020

Kempupera Dorong Pengembang Bangun Hunian Berbasis TOD

Pembangunan TOD dinilai sangat bermanfaat untuk optimalisasi lahan yang ada di kawasan perkotaan.

EKONOMI | 8 Oktober 2020

Arcandra: Kunci Sukses di Industri Migas Fokus pada Substansi

Di dunia yang sudah sangat terintegrasi dengan teknologi dan internet ini, branding banyak digunakan untuk menyukseskan seseorang, perusahaan, dan produk.

EKONOMI | 8 Oktober 2020

KPK Minta Subsidi LPG 3 Kg Diganti Bantuan Langsung

Berdasarkan kajian yang dilakukan sejak Januari hingga Juli 2019, KPK menemukan tata kelola program LPG 3 kg tidak efektif dan bermasalah.

EKONOMI | 8 Oktober 2020

Bagikan Banpres Produktif untuk Usaha Mikro, Presiden: Jangan Menyerah

Jokowi mengajak para pelaku usaha untuk tetap menjaga asa dan gampang menyerah menghadapi pandemi Covid-19 di negara ini.

EKONOMI | 8 Oktober 2020

Hadapi Pandemi, Daerah Perlu Lakukan Eksplorasi Potensi Ekonomi

Sarah Hasibuan menyampaikan daerah perlu melakukan eksplorasi potensi daerah sebagai sumber pertumbuhan.

EKONOMI | 8 Oktober 2020

Harbolnas 2020, Blibli Ajak Pelanggan Pulihkan Ekonomi

Blibli juga akan membantu para mitra seller melakukan transformasi digital agar dapat terus meningkatkan bisnis mereka selama pandemi ini.

EKONOMI | 8 Oktober 2020

Percepat Pembangunan Infrastruktur TA 2021, Kempupera Lalukan Pelelangan Dini

Kempupera akan memulai pelelangan dini untuk percepatan realisasi pelaksanaan kegiatan infrastruktur Tahun Anggaran 2021.

EKONOMI | 8 Oktober 2020

Mendes PDTT: UU Cipta Kerja Untungkan Masyarakat Desa

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menyambut baik RUU Cipta Kerja dijadikan UU.

EKONOMI | 8 Oktober 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS