Moeldoko Sebut UMKM Bagian Penting Program PEN
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Moeldoko Sebut UMKM Bagian Penting Program PEN

Jumat, 9 Oktober 2020 | 15:48 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko mengatakan, usaha mikro kecil menengah (UMKM) berkontribusi sangat penting dalam perekonomian Indonesia. Alasannya, UMKM mampu menyerap tenaga kerja yang terbesar. Sekitar 97 persen dari total tenaga kerja di Indonesia di sektor UMKM.

"Dengan kata lain, sebagian besar masyarakat mengandalkan penghasilan sebagai pelaku usaha maupun pekerja di sektor UMKM,” kata Moeldoko pada acara Harlah ke-9 Himpunan Pengusaha Nahdliyin, Jumat (9/10/2020).

Kemudian, lanjutnya, dari sisi output, UMKM memberikan sumbangan yang besar dalam perekonomian nasional. Sekitar 60 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia berasal dari kontribusi UMKM. Tidak hanya itu, koperasi dan UMKM berperan penting sebagai sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.

Karena itu, Pemerintah merancang program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk membantu dunia usaha melewati tantangan yang ada selama pandemi ini. Berbagai stimulus telah dikucurkan oleh pemerintah khususnya untuk UMKM sehingga roda perekonomian dapat terus bergerak. Harapannya agar UMKM mampu bangkit dan menjadi lebih kuat di masa mendatang.

"Di tengah kesulitan pasti ada kesempatan dan jeli menangkap peluang menjadi modal dasar untuk dapat menciptakan inovasi sehingga dapat bertahan di era pandemi ini,” ujar Moeldoko.

Pada harlah yang diselenggarakan secara daring ini, Moeldoko menerangkan UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam program PEN dengan alokasi anggaran sekitar Rp 123 Triliun. Program stimulus dan insentif bagi UMKM meliputi berbagai program. Di antaranya subsidi bunga, baik bagi Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun non KUR. Penempatan dana pemerintah di bank sehingga bank dapat menyalurkan kredit kepada pelaku usaha, khususnya UMKM.

Selanjutnya, penjaminan kredit. Perbankan diharapkan tidak ragu untuk menyalurkan kreditnya kepada pelaku UMKM. Pembiayaan kepada koperasi melalui Lembaga Penyalur Dana Bergulir (LPDB). Insentif pajak, yaitu Pajak Penghasilan final bagi UMKM ditanggung pemerintah.

Banpres Produktif Usaha Mikro atau BPUM berupa hibah senilai Rp 2,4 juta untuk setiap pelaku usaha mikro. Tujuannya agar usaha mikro dapat terus berjalan, tidak harus menutup usahanya. Program ini sudah berjalan dengan sangat baik.

Moeldoko mengungkapkan, pandemi ini telah menciptakan peluang terkait dengan percepatan go digital di Indonesia dan inovasi teknologi untuk mendukung produktivitas masyarakat. Percepatan go digital tersebut seiring berkembangnya less contact economy (perekonomian dengan sedikit kontak), seperti penggunaan digital payment untuk melakukan transaksi, mobile banking, dompet digital dan sebagainya.

"Peluang tersebut perlu ditangkap oleh UMKM. Kerja sama dengan platform digital untuk memasarkan produk menjadi salah satu opsi untuk dapat bertahan di era pandemi,” terang Moeldoko.

Selain itu, lanjutnya, pelaku UMKM juga mesti lebih pintar dalam memasarkan produk-produknya. Promosi yang masif dibutuhkan untuk mendorong permintaan produk UMKM, seperti pemberian cashback dan diskon yang dapat digunakan untuk membeli produk UMKM.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IHSG Melesat Meski Demo Rusuh

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,29 persen ke kisaran 5.053,66 pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (9/10/2020).

EKONOMI | 9 Oktober 2020

Tingkatkan Daya Saing, Kempupera Dorong Pembangunan Infrastruktur

Menurut Global Competitiveness Report Index World Economic Forum 2019, Indonesia berada di peringkat ke-50.

EKONOMI | 9 Oktober 2020

Garuda Indonesia Tawarkan Diskon Tiket 45%

Program Weekend Octobest Special 10.10 ini sebagai bentuk komitmen berkelanjutan Garuda Indonesia dalam mendukung upaya pemulihan sektor pariwisata nasional.

EKONOMI | 9 Oktober 2020

Transaksi Digital Mandiri Cash Management Tembus Rp 5.800 Triliun

Kontribusi transaksi digital melalui Mandiri Cash Management (MCM) pada Agustus 2020 sebesar 67 juta transaksi senilai Rp 5.800 triliun atau tumbuh 20%.

EKONOMI | 9 Oktober 2020

Layanan Satu Pintu di Kawasan Industri Mudahkan Investor

Seluruh proses perizinan itu dilakukan dalam waktu 1X24 jam.

EKONOMI | 9 Oktober 2020

Alibaba dan Microsoft Pungut Pajak 10% Ke Pengguna

Jumlah PPN yang harus dibayar pelanggan adalah 10 persen dari harga sebelum pajak.

EKONOMI | 9 Oktober 2020

Rupiah Menguat Sejalan Mata Uang Asia Siang Ini

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.665-Rp 14.709 per dolar AS.

EKONOMI | 9 Oktober 2020

Sesi I, IHSG Melemah 5 Poin ke 5.033

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 50.726 miliar saham senilai Rp 3,164 triliun.

EKONOMI | 9 Oktober 2020

Imbas Perusakan Gedung ESDM, Semua Karyawan WFH

Sejumlah fasilitas gedung maupun kendaraan dirusak oleh massa.

EKONOMI | 9 Oktober 2020

Harga Emas Antam Naik ke Rp 1,007 juta Per Gram

Harga untuk pecahan 500 gram sebesar Rp 473,820 juta.

EKONOMI | 9 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS