Akulaku Dukung Edukasi Keuangan Pelaku UMKM
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Akulaku Dukung Edukasi Keuangan Pelaku UMKM

Selasa, 13 Oktober 2020 | 19:30 WIB
Oleh : Chairul Fikri / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Inklusi keuangan dinilai memiliki tiga peranan penting bagi perekonomian yaitu, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendorong proses pemulihan ekonomi nasional dan untuk mendukung daya tahan ekonomi masyarakat terutama di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Corporate Secretary Akulaku Finance Indonesia, Wildan Kesuma mengungkapkan, edukasi literasi keuangan terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sangatlah penting, sehingga pelaku UMKM mendapatkan ketersediaan akses pada berbagai lembaga, produk dan jasa keuangan sesuai dengan kebutuhan.

"Inklusi keuangan bisa dikatakan terwujud kalau semua orang dapat mengakses layanan keuangan dengan mudah. Efek yang diharapkan tentu saja meningkatnya kemampuan ekonomi dan berkurangnya kemiskinan serta kesenjangan ekonomi,” ujar Wildan dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Rabu (13/10/2020).

Wildan mengatakan, Akulaku Finance Indonesia secara aktif melakukan edukasi kepada berbagai lapisan masyarakat termasuk pelaku UMKM. Tujuannya, untuk memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan usaha khususnya pengelolaan pembiayaan produktif yang sesuai dengan kebutuhan UMKM.

"Akulaku Finance bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah hingga media massa untuk mengedukasi masyarakat melalui berbagai kegiatan, salah satunya adalah lewat webinar bersama dengan komunitas UMKM,” tandasnya.

Sementara itu, penasihat keuangan, Ghita Argasasmita mengatakan, dalam membangun usaha yang komprehensif dan berkelanjutan, diperlukan manajemen keuangan yang baik untuk mempertahankan bisnis dari kondisi ekonomi yang tidak stabil seperti sekarang ini.

"Kemampuan yang penting untuk dimiliki seorang pengusaha UMKM adalah kemampuan manajemen keuangan yang baik untuk membawa bisnis mereka maju dan berkelanjutan,” kata Ghita.

Adapun beberapa hal yang bisa dilakukan oleh pelaku UMKM baik saat akan memulai usaha maupun saat usahanya sudah berjalan adalah untuk menekan biaya operasional seefisien mungkin dan memisah rekening pribadi dan rekening usaha. Bila rekening usaha sudah terpisah maka arus bulanan akan terlihat dengan jelas.

“Apabila kita bisa memisahkan tabungan usaha dan pribadi, penghitungan kas bulanan usaha kita akan lebih mudah dan tepat. Hal ini juga akan meminimalisir kemungkinan mengalami krisis uang kas yang diakibatkan oleh penarikan uang tunai untuk keperluan pribadi,” ungkap Ghita.

Founder Integrita Financial ini menambahkan, dengan adanya pencatatan arus kas, neraca, dan laporan laba rugi usaha secara terperinci, maka pengusaha UMKM dapat menggunakan data laporan keuangan sebagai bahan pertimbangan sebelum memutuskan untuk menambah modal usaha melalui fasilitas pembiayaan keuangan.

"Manfaat lainnya dari membuat pencatatan keuangan, neraca kas, serta laporan laba rugi adalah kita bisa mengetahui dengan baik apakah usaha kita sudah membutuhkan dan memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha menggunakan modal kerja internal atau membutuhkan pembiayaan dari luar," tandas Ghita.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tekan Angka Pengangguran, Kemperin Gulirkan Program Diklat 3 in 1

Kemperin secara konsisten menginisiasi program dan kegiatan strategis untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia SDM.

EKONOMI | 13 Oktober 2020

Penyaluran BLT Dana Desa Terealisasi Hanya 65%

Penyaluran BLT Dana Desa tak sampai target.

EKONOMI | 13 Oktober 2020

Ini Saham-saham yang Paling Banyak Diborong dan Dijual Asing

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) mencatat beli bersih investor asing sebesar Rp 31,7 miliar. Saham TOWR datar di Rp 1.030.

EKONOMI | 13 Oktober 2020

Kemhub Siapkan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Menurut Menhub, sektor transportasi udara dan laut mendapat perhatian khusus.

EKONOMI | 13 Oktober 2020

Vaksin Covid-19 Tersedia, Ekonomi Tidak Bisa Langsung Pulih

Chatib Basri menilai, vaksinasi Covid-19 membutuhkan waktu yang lama.

EKONOMI | 13 Oktober 2020

Kurs Rupiah Stagnan di Rp 14.680

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Selasa (13/10/2020), terpantau stagnan di kisaran Rp 14.680.

EKONOMI | 13 Oktober 2020

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga 4%

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, di tengah inflasi yang diperkirakan rendah.

EKONOMI | 13 Oktober 2020

Sambut Musim Laporan Keuangan, Bursa Eropa Dibuka Melemah

Indeks Stoxx600 Eropa turun 0,28 persen, DAX Jerman turun 0,4 persen, FTSE Inggris turun 0,39 persen, CAC Prancis turun 0,43 persen.

EKONOMI | 13 Oktober 2020

IHSG Ditutup Menguat ke 5.132,6

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,78 persen ke kisaran 5.132,6 pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (13/10/2020).

EKONOMI | 13 Oktober 2020

Bursa Asia Menguat, Hong Kong Ditutup karena Topan Nangka

Indeks Nikkei 225 Tokyo naik 0,18 persen, indeks komposit Shanghai naik 0,04 persen, S&P/ASX 200 naik 1,04 persen, Kospi Korea Selatan turun 0,02 persen.

EKONOMI | 13 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS