IMF Revisi Pertumbuhan Ekonomi Dunia Jadi -4,4%
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-0)   |   COMPOSITE 5970 (-5)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (2)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-0)   |   IDX30 472 (-0)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-5)   |   IDXBUMN20 362 (-1)   |   IDXCYCLIC 737 (0)   |   IDXENERGY 740 (1)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-3)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 960 (-1)   |   IDXINFRA 873 (1)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (0)   |   IDXPROPERT 875 (0)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-0)   |   IDXTECHNO 3345 (-4)   |   IDXTRANS 1045 (-2)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-2)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-0)   |   ISSI 175 (0)   |   JII 573 (0)   |   JII70 204 (-0)   |   KOMPAS100 1132 (-2)   |   LQ45 888 (-1)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-2)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-0)   |   PEFINDO25 291 (1)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-0)   |   SRI-KEHATI 341 (-0)   |   TRADE 872 (0)   |  

IMF Revisi Pertumbuhan Ekonomi Dunia Jadi -4,4%

Selasa, 13 Oktober 2020 | 20:21 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Washington, Beritasatu.com - Dana Moneter Internasional (IMF) merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini menjadi kontraksi 4,4 persen dari proyeksi Juni yaitu kontraksi 4,9 persen.

Asumsi IMF berdasarkan pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19 dilanjutkan hingga 2021 dan penyebaran lokal di seluruh dunia menurun pada akhir 2022.

"Kami memproyeksikan keadaan yang lebih baik dibandingkan proyeksi sebelumnya bulan Juni, meskipun masih berada di dalam resesi yang dalam pada 2020," kata Kepala Ekonomi IMF Gita Gopinath dalam laporan World Economic Outlook yang diumumkan hari ini, Selasa (13/10/2020).

Dia mengatakan revisi didorong oleh pemulihan ekonomi di negara-negara maju dan Tiongkok pada triwulan kedua dan pemulihan yang lebih cepat di triwulan ketiga.

Namun, IMF memperingatkan bahwa badai belum berlalu. Proyeksi pertumbuhan PDB dunia tahun 2021 dipangkas menjadi 5,2 persen dari proyeksi Juni sebesar 5,4 persen.

"Sementara perekonomian global berangsur pulih, jalan menuju pertumbuhan akan berjalan lama, tidak merata, dan tidak pasti," kata Gopinath, sambil menambahkan bahwa prospek pertumbuhan memburuk secara signifikan di negara berkembang.

Negara berkembang diperkirakan terkontraksi 3,3 persen tahun ini, sementara di India, PDB diprediksi anjlok hingga 10 persen.

AS diperkirakan kontraksi 4,3 persen tahun ini, sementara Inggris, Prancis, Italia, dan Spanyol diperkirakan terkontraksi 10 persen.

Di lima negara ASEAN, Indonesia diperkirakan terkontraksi 1,5 persen tahun ini dan tumbuh 6,1 persen tahun 2021, Thailand -7,1 persen tahun ini dan tumbuh 4 persen 2020, Malaysia -6 persen 2020 dan tumbuh 7,8 persen tahun 2021, Filipina turun 8,3 persen dan tumbuh 7,4 persen tahun depan, Vietnam tumbuh 1,6 persen tahun ini dan tumbuh 6,7 persen tahun depan.



Sumber: CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BPJT Targetkan 4.800 Km Jalan Tol Terbangun Akhir 2024

Saat ini, jalan bebas hambatan yang terbangun sudah mendekati 2.200 Km dan akan terus bertambah.

EKONOMI | 13 Oktober 2020

Stimulus Pariwisata Rp 3,3 Triliun Segera Cair

Pemerintah segera menyalurkan stimulus pariwisata dalam bentuk dana hibah sebesar Rp 3,3 triliun bagi pelaku usaha pariwisata dan pemerintah daerah.

EKONOMI | 13 Oktober 2020

Dimulai, Merger Bank Syariah BUMN Ditargetkan Selesai Februari

Hasil merger ini berpotensi membawa penggabungan bank tersebut masuk dalam 10 besar bank teratas secara global berdasarkan kapitalisasi pasar.

EKONOMI | 13 Oktober 2020

ThinknovateComm Apresiasi Inovasi Perusahaan Asuransi

Kegiatan hasil kerja sama ThinknovateComm dengan Pikiran Rakyat ini sebagai salah satu langkah mendorong pertumbuhan industri perasuransian agar lebih masif.

EKONOMI | 13 Oktober 2020

BI Sudah Serap SBN Rp 289,86 Triliun di Pasar Perdana

Perry menambahkan, hingga 9 Oktober 2020, Bank Indonesia juga telah menambah likuiditas (quantitative easing) di perbankan sekitar Rp 667,6 triliun.

EKONOMI | 13 Oktober 2020

Akulaku Dukung Edukasi Keuangan Pelaku UMKM

Akulaku Finance bergerak seiring upaya pemerintah dalam peningkatan indeks inklusi keuangan nasional.

EKONOMI | 13 Oktober 2020

Tekan Angka Pengangguran, Kemperin Gulirkan Program Diklat 3 in 1

Kemperin secara konsisten menginisiasi program dan kegiatan strategis untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia SDM.

EKONOMI | 13 Oktober 2020

Penyaluran BLT Dana Desa Terealisasi Hanya 65%

Penyaluran BLT Dana Desa tak sampai target.

EKONOMI | 13 Oktober 2020

Ini Saham-saham yang Paling Banyak Diborong dan Dijual Asing

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) mencatat beli bersih investor asing sebesar Rp 31,7 miliar. Saham TOWR datar di Rp 1.030.

EKONOMI | 13 Oktober 2020

Kemhub Siapkan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Menurut Menhub, sektor transportasi udara dan laut mendapat perhatian khusus.

EKONOMI | 13 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS