Menperin: UU Cipta Kerja Dorong Reindustrialisasi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menperin: UU Cipta Kerja Dorong Reindustrialisasi

Jumat, 16 Oktober 2020 | 14:33 WIB
Oleh : Primus Dorimulu / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menilai, omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) akan mendorong reindustrialisasi di Indonesia. Seiring dengan itu, Menperin menargetkan kontribusi manufaktur terhadap domestik bruto (PDB) mencapai 25% dalam beberapa tahun ke depan, dibandingkan kuartal II-2020 sebesar 19,9%.

Selain UU Ciptaker, pendalaman struktur industri dan penerapan peta jalan Making Indonesia 4.0 bakal mendorong reindustrialisasi di Tanah Air. Dalam beberapa tahun terakhir, kontribusi manufaktur ke PDB terus menciut. Tak heran, sejumlah kalangan menyebut Indonesia mengalami reindustrialisasi.

Menperin menerangkan, penurunan kontribusi manufaktur ke PDB dimulai sejak krisis moneter 1998, yang sangat memukul sektor industri. Meski begitu, kontribusi manufaktur ke PDB masih terbesar dibandingkan sektor ekonomi lainnya.

“Kita bisa mendorong manufaktur kembali berkontrbusi 25% ke PDB dan ini merupakan target kita. Caranya bagaimana? Salah satunya pemerintah mendorong pendalaman struktur industri, membuat omnibus law, dan industri 4.0,” ucap dia dalam acara "60 menit bersama Menteri Perindustrian" yang tayang di Beritasatu TV, Rabu (15/10).

Agus menerangkan, omnibus law sangat ditunggu Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan pelaku industri. Saat melakukan kunjungan kerja di beberapa negara, para pelaku industri negara terkait mengikuti proses pembahasan omnibus law. Mereka menyampaikan beberapa isu strategis yang diminta segera diselesaikan oleh pemerintah. Hal ini yang membuat Kemenperin meyakini, UU Ciptaker akan memacu pertumbuhan industri.

“Berdasarkan data BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal), list investasi di sektor manufaktur sepanjang 2019-2023 mencapai Rp 1.048 triliun, yang terbagi dalam beberapa subsektor. Saya yakin, dengan omnibus law, posisi wait and see tidak ada lagi dan akan mempercepat realisasi dari komitmen investasi yang sudah disampaikan ke BKPM,” ujar Agus.

Dia menjelaskan, UU Ciptaker selain akan mendorong pertumbuhan industri manufaktur, akan mendorong penyerapan sektor tenaga kerja. Agus menilai industri manufaktur dan tenaga kerja itu merupakan saudara kembar.

“Kita tidak mungkin menganakemaskan salah satu. Sebab, tumbuhnya sektor industri manufaktur pasti akan membawa nilai posiitif bagi tenaga kerja, begitu sebaliknya. Jadi ini sisi positif UU ini di mata kami,” kata Menperin.

Dari sisi industri 4.0, dia menuturkan, pemerintah telah meluncurkan Making Indonesia 4.0 sebagai pada 2018 sebagai panduan penerapan. Kemenperin menetapkan lima sektor prioritas industri 4.0, yakni makanan dan minuman (mamin), elektronika, otomotif, tekstil dan produk tekstil (TPT), dan kimia.

Kelima sektor industri itu mewakili 60% dari penyerapan tenaga kerja di industri manufaktur dan berkontribusi 70% ke PDB manufaktur. Kemperin, kata dia, fokus pada pengembangan lima sektor itu, yang memberikan kontribusi besar terhadap PDB manufaktur dan ekonomi nasional.

“Jadi, lima sektor ini memang harus terus menerus kita kawal dan bina,” ujar dia.

Kemperin, kata dia, juga memasukkan dua sektor prioritas baru industri 4.0, yakni farmasi dan alat kesehatan. Ini dilatarbelakangi pandemic Covid-19 yang terjadi di Tanah Air. Pandemi ini memberikan pelajaran penting, yakni Indonesia harus menjadi bangsa mandiri di bidang kesehatan.

Pada titik ini, ada dua tanggung jawab Kemenperin untuk mewujudkan itu, yakni memperkuat sektor farmasi dan alat kesehatan (alkes).

“Oleh karena itu, dua sektor itu kami masukkan ke sektor prioritas industri 4.0, melengkapi lima sektor sebelumnya,” ujar Menperin.

Di sektor alat kesehatan, dia menuturkan, penguatan sudah mulai terjadi. Contohnya, sebelum dan setelah Indonesia merdeka, hingga masuknya Covid-19, belum pernah ada satu perusahaan yang memproduksi ventilator di dalam negeri. Namun, ketika Covid-19 masuk Indonesia, Kemperin langsung bertindak cepat dan dalam waktu relatif sangat singkat anak bangsa sudah bisa memproduksi ventilator.

Sementara itu, di sektor TPT yang saat ini digempur oleh produk impor, Agus menerangkan, pihaknya percaya, dengan mengadopsi industri 4.0, sektor ini bisa melakukan proses produksi secara lebih efisien. “Dengan demikian, akan bisa meningkatkan produktivitas dan daya saing,” kata dia.

Dia menambahkan, untuk otomotif, industri ini memiliki ruang pertumbuhan yang yang sangat besar, sehingga memberikan prospek menjanjikan kepada investor. Sebab, rasio kepemilikan mobil di Indonesia jauh lebih rendah dari negara Asean lainnya.

Saat ini, di Indonesia, rasionya hanya 99 mobil per 1.000 orang, jauh di bawah Thailand, Malaysia, Singapura bahkan sekarang Vietnam. Industri elektronik, kata dia, juga berpotensi tumbuh. Kemperin terus menerus berupaya meningkatkan nilai tingkat komponen dalam negeri di masing-masing subsektor elektronika.

Untuk sektor farmasi industri, dia menuturkan, Kemperin mengubah cara perhitungan TKDN dari cost base menjadi process base. Dengan demikian, produk farmasi lokal mencapai TKDN minimal 40%, sehingga bisa masuk e-katalog. Soal pendalaman industri, Menperin menilai, banyak sekali pohon industri di Indonesia yang masih kosong. Oleh karena itu, Kemperin mengidentifikasi dan mendorong agar diisi oleh pemain lokal.

Dia memastikan, pemerintah akan tetap menggenjot hilirisasi agar nilai tambah suatu produk tetap di Indonesia. Sejauh ini, hilirisasi sejumlah komoditas tambang berjalan baik, antara lain nikel dan alumina. Itu sebabnya, Kemperin mendorong PT Freeport Indonesia segera membangun smelter di Indonesia.

Dia juga menyinggung soal baja sebagai mother of industry. Agus memastikan, Kemperin terus mendorong pertumbuhan industri baja dalam negeri. Salah satu kuncinya adalah mendatangkan investasi dengan menawarkan insentif, seperti tax holiday. Menperin optimistis, penguatan industri dasar akan mendorong industri lain tumbuh lebih cepat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

1.000 Nasi Goreng Sambal Matah ala Sasa Dibagikan di Semarang

PT Sasa Inti bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan kegiatan membantu kelompok UMKM di masa pandemi dengan membuat 1.000 nasi goreng sambal matah

EKONOMI | 17 September 2021

OJK dan SRO Dapat Penghargaan dari Pemkot Surabaya

Eri Cahyadi mengapresiasi kontribusi OJK dan SRO dalam mendukung kegiatan PMI Surabaya.

EKONOMI | 17 September 2021

Ini Kunci Erick Thohir Rampingkan Jumlah BUMN

Erick Thohir mengungkapkan kunci utama terkait perampingan jumlah BUMN yakni perbaikan rantai pasok dan merapikan ekosistem.

EKONOMI | 17 September 2021

Harga Right Issue Bank INA Berkisar Rp 4.200 - Rp 4.380

Bank INA Perdana Tbk (BINA) sudah tetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau right issue.

EKONOMI | 17 September 2021

Dukung Seni dan Budaya, Indihome Kemas Program Indonesia Keren

IndiHome bersama para brand ambassador-nya mengajak masyarakat untuk berkreasi bidang seni dan budaya melalui program Indonesia Keren.

EKONOMI | 17 September 2021

Dio Living Ingin Terus Lestarikan Hasil Karya Anak Negeri

Dio Living ingin tetap berekspansi dan memperkenalkan furnitur karya anak bangsa kepada masyarakat Indonesia.

EKONOMI | 17 September 2021

Holding BUMN Jasa Survei Edukasi Mahasiswa tentang Standar Sistem Mutu

Sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 dapat memacu service dan pelayanan operasional yang excellence kepada seluruh pelanggan.

EKONOMI | 17 September 2021

Pemerintah Dorong SDM Perkebunan Sawit Menuju 2045

Pemerintah mengembangkan SDM berkualitas di sektor perkebunan kelapa sawit dengan menggandeng lembaga pendidikan dan universitas.

EKONOMI | 17 September 2021

OJK Tegaskan Aturan Baru Unit Link Dirilis Tahun Ini

(OJK) menegaskan aturan baru mengenai produk asuransi yang dikaitkan dengan asuransi (PAYDI) atau unit link akan dirilis tahun ini.

EKONOMI | 17 September 2021

Dirut Nusantara Sejahtera: Industri Sawit Ikut Menopang Perekonomian Indonesia

Ke depan, kelapa sawit akan menjadi tanaman yang diunggulkan untuk memenuhi kebutuhan minyak nabati dunia.

EKONOMI | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Vaksinasi Covid-19


# Sonny Tulung


# Ganjil Genap


# KKB



TERKINI
Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

NASIONAL | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings