Promosikan Kopi Indonesia, KBRI Moskwa Temui Importir Kopi Terkemuka Rusia
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Promosikan Kopi Indonesia, KBRI Moskwa Temui Importir Kopi Terkemuka Rusia

Senin, 19 Oktober 2020 | 12:53 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Moskwa, Beritasatu.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskwa, Rusia, menargetkan Indonesia masuk dalam jajaran lima besar eksportir kopi di Rusia. Untuk itu, KBRI Moskwa secara khusus menggelar pertemuan dengan importir specialty coffee terkemuka Rusia di Moskwa, Rusia, Kamis (15/10/2020).

“Terima kasih atas kerja samanya selama ini dalam mengimpor kopi, khususnya specialty coffee Indonesia. Diharapkan kerja sama kita akan semakin meningkat dan target KBRI Moskwa untuk menjadikan Indonesia sebagai lima besar negara eksportir kopi di Rusia akan tercapai pada 2021,” ujar Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) RI Moskwa, Azis Nurwahyudi dalam pertemuan itu seperti siaran pers yang diterima dari KBRI Moskwa, Senin (19/10/2020).

Pertemuan berlangsung dalam suasana informal dengan format makan siang dan menghadirkan lima perwakilan dari tiga importir specialty coffee Rusia, yakni Traveler’s Coffee, Tea Company No 1, dan Cezve Coffee. Pertemuan tersebut diselenggarakan juga sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik RI-Rusia pada 2020.

Menurut data Russian Federal Customs, pada 2019 Indonesia merupakan pengekspor kopi terbesar ke-7 di Rusia dengan total nilai sebesar US$ 20,15 juta atau naik 119,5% dibandingkan 2018. Komposisi ekspor kopi Indonesia ke Rusia terdiri atas Robusta sebesar 73% dan Arabika 27%.

Untuk mendorong ekspor kopi RI ke Rusia khususnya specialty coffee, KBRI Moskwa telah menyelenggarakan serangkaian promosi terpadu kopi Indonesia di Rusia. Diawali dengan Festival Kopi Indonesia ke-1 pada 11 Oktober 2019, eebinar “Talkshow on Promoting Indonesian Coffee in Russia: Presence and Prospect” pada 27 Agustus 2020, hingga liputan singkat “Coffee and Café” pada September-Oktober 2020.

Meskipun Rusia merupakan pasar yang besar untuk soluble coffee atau kopi instan, namun pangsa pasar specialty coffee di Rusia dalam beberapa tahun terakhir ini semakin berkembang. Dalam kaitan ini, Azis Nurwahyudi kembali menegaskan potensi specialty coffee Indonesia yang sangat menjanjikan di pangsa pasar Rusia.

“Rusia merupakan pengolah kopi terbesar di seluruh kawasan Eurasia dengan peningkatan konsumsi kopi hampir 100% dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Sementara, specialty coffee Indonesia sangat variatif karena didukung oleh kondisi geografis dan iklim yang unik. Oleh karena itu, potensi specialty coffee Indonesia di Rusia masih sangat besar,” ujar Azis Nurwahyudi.

Acara berlangsung interaktif dan tanggapan para importir Rusia secara umum positif. Hal tersebut tampak dari banyaknya masukan untuk meningkatkan ekspor specialty coffee Indonesia ke Rusia.

Marina Khyuppenen, CEO Cezve Coffee yang merupakan juara ke-2 pada Kejuaraan Kopi Ibrik/Cezve Dunia 2018 menyebutkan, faktor kontinuitas, kuantitas, dan kualitas merupakan tantangan utaa dalam mengimpor specialty coffee Indonesia.

Sementara, Alexandra Matveeva dari Traveler’s Coffee menyarankan agar perusahaan atau supplier specialty coffee Indonesia dapat lebih proaktif berhubungan dengan importir atau distributor Rusia. Hal ini sangat diperlukan untuk mempromosikan beragam jenis kopi Indonesia ke masyarakat Rusia. Saat ini, specialty coffee Indonesia yang paling populer di Rusia umumnya berasal dari Sumatera.

Pada akhir pertemuan, Azis Nurwahyudi mengundang ketiga importir tersebut untuk berpartisipasi dalam Festival Kopi Indonesia Moskwa ke-2 pada 29 Oktober 2020 di Moskwa. Festival kopi tersebut diselenggarakan melalui kerja sama KBRI Moskwa dengan Traveler’s Coffee dalam format workshop.

Sebanyak 50 roasting company, importir, distributor, dan barista serta pemilik coffee shop di Moskwa diharapkan akan hadir dalam kegiatan tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tips Menggunakan Paylater dengan Bijak

Pastikan menggunakan layanan Paylater yang terdaftar di OJK.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

UU Cipta Kerja Jadi Daya Tarik Perusahaan untuk Go Public

Airlangga menilai perekonomian nasional mulai menunjukkan tren positif pada kuartal keempat.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

MNC Play Kembangkan Bisnis di Enam Kota

Didirikan pada awal 2013, MNC Play memiliki fitur yang disebut dengan catch up TV dan timeshift.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

Bos OJK Nilai UU Cipta Kerja Berdampak Positif ke Pasar Modal

Wimboh menyoroti banyaknya permintaan investor asing terkait instrumen derivatif lindung nilai atau hedging di pasar modal yang dinilai belum lengkap.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

Siang Ini, Mayoritas Bursa Asia di Zona Hijau

Kospi di Korea Selatan naik 12,1 (0,55 persen) mencapai 2.354.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

IHSG Naik 7 Poin ke 5.110 di Sesi Siang

Sebanyak 221 saham naik, 172 saham melemah dan 162 saham stagnan.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

Laba Kliring Berjangka Indonesia Tumbuh 22,1%

Pertumbulan laba ditopang kenaikan pendapatan sebesar 29,95 persen dari Rp 96,870 miliar di kuartal III tahun 2019 menjadi Rp 125,886 miliar.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

Emas Antam Stagnan di Rp 1,008 juta Per Gram

Harga 100 gram Rp 95,012 juta.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

Rupiah dan Mata Uang Asia Menguat di Sesi Pagi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.670-Rp 14.695 per dolar AS.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

Aksi Beli Saham Warnai IHSG di Awal Sesi

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan naik 10,8 poin (0,22 persen) menjadi 5.115.

EKONOMI | 19 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS