September 2020, Pendapatan Negara Terealisasi 68,8%
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-2.19)   |   COMPOSITE 6389.83 (-67.98)   |   DBX 1207.48 (-6.95)   |   I-GRADE 186.044 (-1.8)   |   IDX30 536.499 (-4.06)   |   IDX80 144.214 (-1.63)   |   IDXBUMN20 435.358 (-10.84)   |   IDXESGL 149.259 (-0.62)   |   IDXG30 145.988 (-1.78)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-3.45)   |   IDXQ30 152.642 (-1.01)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-4.87)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-7.32)   |   IDXV30 148.997 (-3.22)   |   INFOBANK15 1075.9 (-4.86)   |   Investor33 460.647 (-2.84)   |   ISSI 189.211 (-2.58)   |   JII 668.85 (-10.91)   |   JII70 234.095 (-3.95)   |   KOMPAS100 1287.09 (-14.11)   |   LQ45 998.257 (-9.21)   |   MBX 1767.88 (-20.12)   |   MNC36 340.661 (-2.42)   |   PEFINDO25 338.558 (0.19)   |   SMInfra18 329.085 (-4.86)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-2.17)   |  

September 2020, Pendapatan Negara Terealisasi 68,8%

Senin, 19 Oktober 2020 | 15:06 WIB
Oleh : Herman / JAI

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, mengatakan realisasi Pendapatan Negara dan Hibah hingga akhir September 2020 tercatat telah mencapai Rp 1.158,99 triliun atau 68,18% dari target pada APBN-Perpres 72/2020. Pencapaian Pendapatan Negara tersebut pertumbuhannya masih terkontraksi sebesar minus 13,65% dibandingkan September 2019 (yoy).

Secara rinci, realisasi Pendapatan Negara yang bersumber dari penerimaan Perpajakan mencapai Rp 892,44 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp 260,87 triliun dan realisasi Hibah mencapai Rp 5,68 T (436,88%).

“Penerimaan perpajakan mengalami kontraksi 14,1%. Hampir seluruh jenis pajak utama mengalami tekanan pada Januari-September 2020 yang disebabkan oleh perlambatan kegiatan ekonomi akibat Covid-19 dan pemanfaatan insentif fiskal dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, kecuali PPh OP yang masih mampu tumbuh positif 1,97%. PPh Migas kontraksi paling dalam seiring dengan penurunan harga dan volume,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita, Senin (19/10/2020).

Dari sisi belanja pemerintah, Sri Mulyani mengatakan pemerintah telah berhasil mengakselerasi belanja, sehingga sampai dengan akhir September 2020 mencapai Rp 1.841,10 triliun atau sekitar 67,21% dari pagu Perpres 72/2020, meliputi realisasi Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp 1.211,40 triliun (61,3%) dan realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp 629,70 triliun (82,4%).

Secara nominal, realisasi Belanja Pemerintah Pusat sampai dengan September 2020 tumbuh sebesar 21,22% (yoy), terutama dipengaruhi oleh realisasi Belanja K/L terutama bantuan sosial (bansos) dan belanja barang yang meningkat untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Sementara itu, realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sampai dengan September 2020 mencapai Rp 629,70 triliun atau 82,43% dari pagu APBN Perpres 72/2020, yang meliputi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp 572,03 triliun (82,58%) dan Dana Desa Rp 57,67 triliun (81,01%).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

SKK Migas-IPA Komitmen Jaga Iklim Investasi Demi Target Lifting di Masa Pandemi

Tetap aktif berperan mendukung perekonomian nasional dengan menghindari pemutusan sepihak terhadap kontrak-kontrak.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

PGN Tandatangani Kerjasama Joint Project dengan JCCP Untuk Tingkatkan Rantai Nilai Gas Bumi Indonesia

Dalam upaya mendukung Visi Holding Migas PT Pertamina (Persero) sebagai Global Energy Champion dan selaras dengan upaya peningkatan dan perluasan bisnis gas

EKONOMI | 19 Oktober 2020

Startup dan UMKM Didorong Kembangkan Model Bisnis Inovatif

Asean-Korea Business Model Competition 2020 for SDGs mengajak pelaku startup dan UMKM untuk menghadirkan model bisnis yang mengacu kepada poin-poin SDGs.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

BNI Syariah Tambah Enam Outlet Baru

BNI Syariah melanjutkan implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Provinsi Aceh dengan membuka enam outlet Kantor Cabang Pembantu (KCP).

EKONOMI | 19 Oktober 2020

Siang Ini, Rupiah Menguat Sejalan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.670-Rp 14.724 per dolar AS.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

Promosikan Kopi Indonesia, KBRI Moskwa Temui Importir Kopi Terkemuka Rusia

Faktor kontinuitas, kuantitas, dan kualitas merupakan tantangan utama dalam mengimpor "specialty coffee" Indonesia.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

Tips Menggunakan Paylater dengan Bijak

Pastikan menggunakan layanan Paylater yang terdaftar di OJK.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

UU Cipta Kerja Jadi Daya Tarik Perusahaan untuk Go Public

Airlangga menilai perekonomian nasional mulai menunjukkan tren positif pada kuartal keempat.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

MNC Play Kembangkan Bisnis di Enam Kota

Didirikan pada awal 2013, MNC Play memiliki fitur yang disebut dengan catch up TV dan timeshift.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

Bos OJK Nilai UU Cipta Kerja Berdampak Positif ke Pasar Modal

Wimboh menyoroti banyaknya permintaan investor asing terkait instrumen derivatif lindung nilai atau hedging di pasar modal yang dinilai belum lengkap.

EKONOMI | 19 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS