OJK Bagikan Enam Tip Aman Bertransaksi Digital
Logo BeritaSatu

OJK Bagikan Enam Tip Aman Bertransaksi Digital

Kamis, 22 Oktober 2020 | 11:51 WIB
Oleh : Lona Olavia / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Keterbatasan mobilitas manusia dalam situasi pandemi Covid-19 membuat sarana digital semakin diminati oleh masyarakat. Jumlah kepemilikan telepon pintar saat ini bahkan sudah di atas jumlah penduduk Indonesia. Tak heran, dalam webinar bertajuk "Traditional Bank Vs Challenger Banks in The Era Of Open Banking", Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mencatat saat ini volume transaksi digital banking naik signifikan sebesar 37,8% (yoy).

Selain itu, transaksi uang elektronik pun juga menguat 24,42% yoy. Sementara penggunaan kartu debit justru menurun 18,9% yoy.

Di satu sisi anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara mengakui, di tengah kebutuhan transaksi digital terutama di kalangan milenial, tidak dipungkiri ada kekhawatiran terkait kejahatan transaksi digital dengan berbagai modus.

Untuk itu, OJK membagikan enam tip aman bertransaksi digital.

Pertama, rutin mengganti password dan tidak sembarangan memberikan one time password (OTP). Secara berkala PIN atau password harus diganti dengan angka, tanda baca, dan huruf yang unik. Diusahakan bedakan PIN untuk rekening atau akun yang berbeda. Jangan pernah memberitahukan PIN atau OTP ke orang lain yang tidak dikenal dan hindari mengirimkan data pribadi melalui aplikasi percakapan digital atau media sosial.

Dengan kata lain, abaikan jika ada pesan atau telepon yang meminta nomor PIN apapun alasannya, karena bank atau lembaga keuangan tidak akan pernah meminta hal itu.

"Nomor PIN atau password itu seperti pakaian dalam kita, hanya kita yang boleh lihat, orang lain tidak boleh tahu,” tegasnya dalam acara Literasi Keuangan Goes to Campus bertajuk Transaksi Digital Yang Aman Untuk Milenial, secara virtual, Kamis (22/10/2020.

Kedua, hindari bertransaksi dengan penjual yang meminta pembayaran langsung ke rekeningnya. Ketiga, memantau notifikasi untuk setiap transaksi dan rutin mengecek riwayat transaksi.

Keempat, hindari penggunaan WiFi publik untuk transaksi keuangan. OJK menyatakan menggunakan WiFi publik memiliki risiko tinggi untuk terjadinya pencurian data pribadi.

"Jika masyarakat ingin melakukan transaksi keuangan, disarankan menggunakan jaringan internet pribadi yang lebih aman,” pesannya.

Kelima, apabila mengganti perangkat komputer atau gawai harus diyakinkan bahwa seluruh data pribadi telah dihapus. Keenam, belanja online di situs atau aplikasi yang terpercaya. Cara untuk memastikan situs online aman atau tidak, yaitu dengan melihat apakah ada ikon gembok.

Situs yang aman terdapat simbol ini di pojok kiri atas sebelum alamat situs atau alamat situs yang dimulai dengan https://.

"Transaksi digital juga mensyaratkan konsumen harus melek teknologi, karena mayoritas kejahatan keuangan di dunia maya terjadi karena kelalaian atau kekurang pahaman konsumen terhadap risiko dan kewajiban yang harus dilakukan," ujar Tirta.

Di sisi lain, Tirta juga mengingatkan agar masyarakat tidak terkecoh dengan investasi bodong yang makin marak jumlahnya di tengah pandemi. Secara umum, karakteristik investasi bodong selalu sama, yakni menjanjikan keuntungan tidak wajar dalam waktu cepat, menjanjikan bonus perekrutan anggota baru, menjanjikan aset aman, penarikan dana fleksibel, dan klaim tanpa risiko, legalitas tidak jelas. Serta, memanfaatkan tokoh masyarakat atau agama.

"Hati-hati ini milenial yang suka mengagumi tokoh tertentu, seolah-olah meng-endorse, padahal hanya pasang foto," imbuhnya.

Untuk itu, dalam berinvestasi, Tirta menegaskan calon konsumen harus melihat pada dua L yakni legal dan logis. Bisa juga menanyakan ke OJK melalui akses telepon 157 atau Whatsapp di nomor 081157157157.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IHSG Turun 16 Poin ke 5.080 di Sesi I

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 78.096 miliar saham senilai Rp 4,147 triliun.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Allianz Targetkan Top 25 sebagai Best Global Brands pada 2025

Hanya dalam kurun waktu sepuluh tahun, Allianz telah berpindah dari posisi ke-67 ada 2010, ke posisi ke-39 pada 2020.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Wapres Ajak Pengembang Digital Majukan UMKM Santri

Wapres mendukung diciptakannya sebuah aplikasi untuk memudahkan dan memperluas pemasaran produk UMKM santri.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Emas Antam Turun ke Rp 1,011 juta Per Gram

Harga emas 250 gram Rp 238,015 juta.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Rupiah Melemah Sejalan Mata Uang Asia di Awal Sesi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.617-Rp 14.635 per dolar AS.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

IHSG Langsung Ambles Saat Perdagangan Dibuka

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan melemah 11,8 poin (0,23 persen) menjadi 5.084.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Dana Kelolaan Reksa Dana Eastspring Yield Discovery Rp 70,7 M

Reksa Dana Eastspring Yield Discovery memiliki kebijakan baru yaitu membagikan dividen.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Harga Minyak di Pasar Asia Turun Seiring Berkurangnya Stok AS

Patokan internasional minyak mentah berjangka melemah 0,17% menjadi US$ 41,66 per barel.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Bursa Asia Terkoreksi karena IMF Turunkan Proyeksi Ekonomi

Di Jepang, Nikkei 225 merosot 0,46% pada awal perdagangan, sementara indeks Topix turun 0,69%

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Harga Emas Melonjak Sejalan Harapan Stimulus Covid-19 AS

Kontrak emas pengiriman Desember di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, bertambah US$ 14,1 atau 0,74% menjadi US$ 1.929,50 per ounce.

EKONOMI | 22 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS