Jokowi Tegaskan Inflasi Harus Dijaga Agar Tidak Terlalu Rendah
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Jokowi Tegaskan Inflasi Harus Dijaga Agar Tidak Terlalu Rendah

Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:58 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FER

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, Indonesia dituntut untuk mempertahankan tingkat inflasi agar tidak terlalu rendah. Apalagi, kondisi perekonomian di tahun 2020 sangat berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, pemerintah harus berjuang melawan pandemi Covid-19.

“Kondisi perekonomian di tahun 2020 sangat berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini kita dituntut mampu mempertahankan tingkat inflasi agar tidak terlalu rendah,” kata Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2020, Kamis (22/10/2020).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan sangat penting. Agar dapat memberikan stimulus pada produsen untuk tetap berproduksi.

“Saat ini menjaga keseimbangan supply and demand sangat penting agar di saat perekonomian kita mulai pulih dan daya beli masyarakat telah kembali normal tidak terjadi tekanan signifikan terhadap harga-harga,” jelas Jokowi.

Karena itu, lanjut Jokowi, kebijakan pengendalian inflasi tidak hanya fokus pada upaya-upaya pengendalian harga, melainkan juga diarahkan agar daya beli masyarakat terjaga. Dan para produsen khususnya, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pangan juga bisa bergerak.

Untuk menjaga daya beli masyarakat, Jokowi menerangkan pemerintah pusat telah menyalurkan berbagai skema perlindungan sosial dan yang bersifat cash transfer. Mulai dari PKH, bantuan sosial tunai, BLT desa, kartu prakerja, subsidi gaji, bansos produktif untuk bantuan modal UMKM.

“Dengan berbagai skema bantuan sosial tersebut diharapkan akan meningkatkan konsumsi rumah tangga. Menaikkan kembali demand dan akhirnya akan mendorong tumbuhnya supply,” terang Jokowi.

Ia mengharapkan apa yang telah dilakukan pemerintah pusat harus diperkuat lagi di daerah. Salah satunya, dengan percepatan realisasi APBD. Terutama belanja bantuan sosial dan belanja modal yang mendukung pemulihan ekonomi terutama sektor UMKM.

"Saya telah meminta agar belanja kementerian/lembaga serta pemda agar mengutamakan penyerapan produk-produk dalam negeri. Baik produk pertanian maupun produk-produk UMKM,” tutur Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Inventor Asing Borong Saham BRI, Astra, dan Indocement

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat beli bersih investor asing sebesar Rp 94,8 miliar. Saham BBRI naik 1,85% ke Rp 3.300.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Bursa Eropa Melemah, Pasar Masih Tunggu Stimulus AS

Stoxx600 Eropa turun 0,62%, DAX Jerman turun 0,72%, FTSE Inggris turun 0,38%, CAC Prancis turun 0,64%, FTSE MIB Italia turun 0,56%.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Sistem Logistik Nasional Belum Efisien

Biaya logistik Indonesia masih tinggi, oleh karena itu perbanyak pusat logistik berikat.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Bursa Asia Ditutup Melemah, Saham ANA dan JAL Anjlok

Nikkei 225 melemah 0,7%, Indeks Komposit Shanghai turun 0,38%, Hang Seng Hong Kong naik 0,13%, ASX 200 Australia turun 0,29%, dan Kospi turun 0,67%.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Kurs Rupiah Terdepresiasi Tipis ke Rp 14.640

Kurs rupiah berada di level Rp 14.640 per dolar AS atau melemah 30 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.610.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

IHSG Ditutup Melemah Tipis Sore Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,09% ke kisaran 5.091,8 pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (22/10/2020).

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Menyambut Penghujung 2020, IndiHome Tebarkan Semangat “Semua Bisa Berubah Maju”

Pandemi Covid-19 hingga saat ini belum juga berakhir. Tak dapat dipungkiri bahwa adanya pandemi membawa dampak yang besar kepada perekonomian

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Kookmin Dorong Transformasi Bisnis Bukopin

Kolaborasi ini membuat Bukopin bertransformasi menjadi bank yang tetap menjunjung tinggi kearifan lokal dengan profesionalisme bankir berskala internasional.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Dorong UMKM Naik Kelas, Wajib Selesaikan Tiga Masalah Utama Ini

Minimnya database, kemampuan bersinergi, dan keterkaitan (linkage) menyulitkan UMKM untuk bangkit dan naik kelas di tengah krisis akibat pandemi.

EKONOMI | 22 Oktober 2020

Pemerintah Alokasikan Rp 2,6 T untuk Program Pemulihan Ekonomi Pesantren

Melalui dana tersebut, harapannya pesantren dan juga pendidikan keagamaan siap beradaptasi dengan kebiasaan baru akibat adanya Covid-19.

EKONOMI | 22 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS