Menkop dan UKM: Pelaku UMKM Harus Tahan Banting
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menkop dan UKM: Pelaku UMKM Harus Tahan Banting

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 06:46 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Kupang, Beritasatu.com – Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki meminta semua pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia agar sabar dan tahan banting dalam berusaha di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini.

“Harus sabar dan tahan banting. Artinya, kalau pendapatan Anda menurun bahkan usaha Anda harus tutup karena pandemi ini, ya jangan putus aja. Coba bertahan dan bila perlu cari usaha yang sesuai derngan keadaan ini,” kata Teten.

Teten mengatakan itu saat menjawab pertanyaan dan keluhan 30 perwakilan dari sekitar 10.000 anggota Koperasi Tana Oba Lais Manekat atau TLM (Melayani dengan Sepenuh Hati) Indonesia di Keluruhan Sikumana, Kecamatan Bela, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NNT), Jumat (23/10/2020).

Turut mendampingi Teten dalam pertemuan itu adalah Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), Soepomo; dan Deputi Pengawasan Kemkop dan UKM, Achmad Zabadi dan staf ahli Kemkop dan UKM, Riza Damanik.

Dalam pertemuan itu Ibu Modesta, anggota Koperasi TLM Indonesia, mengaku berusaha ayam potong. Selama pandemi ini pendapatannya berkurang karena turunnya pembeli.

Ibu Modesta mengaku, saat ini pandemi ini ia dua kali mendapat bantuan dari pemerintah dalam hal ini LPDB melalui Koperasi TLM Indonesia. Pertama, saya mendapat bantuan sebesar Rp 3 juta. Kedua, saya mendapat bantuan dari Koperasi TLM Indonesia sebesar Rp 4 juta. ‘Bantuan-bantuan ini sungguh sangat membantu saya bisa bertahan untuk tetap menjalankan usaha di tengah situasi krisis ini,” kata ibu tiga anak ini.

Ibu Modesta mengaku berkat usahanya itu ia bisa menyekolahkan anak-anaknya : anak pertama sedang di bangku kuliah, anak kedua di bangku SMA dan ketiga masih di bangku SD.

Sementara Ibu Ruth, penjual sayuran-sayuran segar dan organik mengaku usahanya di saat pandemi ini lumayan stabil. Usahanya berjalan dari dulu karena bergabung dalam koperasi TLM Indonesia. “Saya sangat terbantu dengan Koperasi TLM Indonesia,” kata Ibu Ruth yang menanam sayur mayur di pekarangan rumahnya ini.

Ibu Ruth mengaku, sebulan pendapatannya dari julan sayur mayur seperti sawi, kangkung, dan sebagainya sebesar Rp 9.000.000.

“Sayuran mayur saya jual dari rumah ke rumah. Pasti orang membeli karena sayuran segar dan organik,” kata Ruth.
Teten Masduki mengatakan, pelaku usaha akan tetap sukses karena bertahan di saat krisis.

Selain itu, harus ada divestifikasi usaha. “Kalau usaha yang satu mati, maka bisa gerakan usaha uang lain. Inilah namanya tahan banting dan kreatif,” kata dia.

Teten mencontohkan seorang penjual batik di Jawa Tengah. Ketika saat ini pandemi ini usaha batiknya lesu, maka sang pengusaha batik mencoba menyediakan dan menjual pakaian rumahan seperti celana pendek, daster dan sebagainya. “Dan ternyata jualan seperti ini sangat laku,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Teten meminta semua masyarakat Indonesia umumnya dan NTT khususnya terutama pelaku pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar mendirikan dan bergabung dalam koperasi.

Sebab, dengan bergabung dalam koperasi maka kesulitan permodalan, pemasaran dan pengembangan sumber daya mansuai bisa diatasi lewat koperasi. “Ibu-ibu di sini dan bergabung dan berjuang di koperasi sudah bagus. Dan buktinya kalian semua bisa berusaha bahkan sukses,” kata Teten.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Dukung Millennial Smart Farming, Menko Airlangga Akrab dengan Petani

Airlangga Hartarto meninjau lokasi pertanian yang dikembangkan melalui penggunaan teknologi dengan konsep smart farming di Klaten.

EKONOMI | 24 September 2021

PPATK Terima 4.000 Lebih Laporan Transaksi Mencurigakan Terkait Terorisme

Beberapa modus yang dilakukan antara lain melalui penghimpunan dana dari masyarakat lewat media sosial, atau sumbangan sukarela dari individu maupun korporasi.

EKONOMI | 24 September 2021

Dihadiri Wapres, Neoclinic Gelar Sentra Vaksinasi di Bentara Budaya Jakarta

Neoclinic, klinik kesehatan berbasis teknologi yang dikembangkan Ralali.com menggelar sentra vaksinasi Covid-19.

EKONOMI | 24 September 2021

500 Rumah di Bali Dapat Dana Bantuan Bedah Rumah Rp 10 Miliar

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dilaksanakan Kementerian PUPR di Bali tersebar di 7 Kabupaten.

EKONOMI | 24 September 2021

HUT ke-53, Kadin Indonesia Fokus Pulihkan Kesehatan dan Ekonomi Bangsa

Ketua Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid mengatakan kesehatan menjadi salah satu perhatian untuk ikut membangun perekonomian ke depan.

EKONOMI | 24 September 2021

Lampaui Sepanjang 2020, Nilai Transaksi Mirae Tahun Ini Tembus Rp 514 Triliun

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia mencatat nilai transaksi saham sejak awal tahun hingga 22 September 2021 sebesar Rp 514 triliun.

EKONOMI | 24 September 2021


JALA.ai Bantu Naikkan Penjualan LRT City

JALA Dashboard menampilkan laporan evaluasi KPI penjualan pada setiap proyek yang bisa diakses kapan pun dan di manapun.

EKONOMI | 24 September 2021

Tidak Sesuai Kondisi di Lapangan, Milenial Diminta Kritis terhadap Kampanye Hitam Sawit Indonesia

Generasi milenial diminta kritis terhadap kampanye hitam sawit yang tidak sesuai fakta di lapangan dan bisa merugikan perekonomian nasional.

EKONOMI | 24 September 2021

Kemendag Thailand Gandeng Blibli Buka TopThai Official Store

Pembukaan TopThai Officialstore sebagai upaya mengenalkan beragam produk dari negeri Gajah Putih kepada masyarakat Indonesia.

EKONOMI | 24 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Dukung Millennial Smart Farming, Menko Airlangga Akrab dengan Petani

Dukung Millennial Smart Farming, Menko Airlangga Akrab dengan Petani

EKONOMI | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings