Didukung, Rencana Pemerintah Bentuk Lembaga Penjamin Simpanan Koperasi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Didukung, Rencana Pemerintah Bentuk Lembaga Penjamin Simpanan Koperasi

Senin, 26 Oktober 2020 | 08:41 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Rencana pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM membentuk Lembaga Penjamin Simpanan Koperasi (LPS Koperasi) mendapat dukungan dari kalangan parlemen. Lembaga seperti itu akan berdampak positif terhadap perkembangan koperasi di Indonesia.

“Kita menyambut baik dan mendukung rencana untuk membentuk lembaga penjamin simpanan khusus untuk koperasi. Ini sudah menjadi keinginan para pegiat dan anggota koperasi di Indonesia,” kata anggota Komisi VI DPR Evita Nursanty di Jakarta, Senin (26/10/2020).

Dia menanggapi pernyataan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang menyebut perlu ada lembaga penjaminan simpanan khusus koperasi di Indonesia agar masyarakat tertarik untuk menempatkan uangnya di koperasi.

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, keberadaan lembaga penjamin simpanan untuk koperasi akan membuat para anggota koperasi maupun pihak terkait lainnya yang berinvestasi semakin lega dan bergairah. Sebab, simpanan mereka di koperasi dijamin. Hal ini juga akan menambah keyakinan perkembangan koperasi akan semakin baik ke depan, apalagi dengan disahkannya UU Cipta Kerja yang memang memberikan iklim yang sangat baik bagi pertumbuhan koperasi dan UMKM.

“Pembentukan LPS Koperasi ini sangat sejalan dengan semangat yang diberikan UU Cipta Kerja bagi perkembangan koperasi. Saya sangat yakin, koperasi sebagai sokoguru perekonomian Indonesia akan makin penting peranannya ke depan. Apalagi, saya melihat ada semangat baru yang ditunjukkan koperasi Indonesia untuk bisa lebih baik dari sisi SDM maupun penggunaan teknologi. Ini semua memang harus difasilitasi, kita beri ruang bagi koperasi untuk tumbuh,” sambungnya.

Seharusnya, kata Evita, soal LPS Koperasi ini dimasukkan ke dalam UU Cipta Kerja yang sudah disahkan DPR beberapa waktu lalu. Apalagi, dia mendengar tidak sedikit pelaku koperasi yang berharap itu bisa dibahas disana. Meski demikian, kata dia, masih terbuka berbagai opsi sebagai payung hukumnya, seperti keputusan menteri atau peraturan menteri, mengacu kepada pembentukan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) yang dibentuk melalui keputusan menteri koperasi dan UKM.

Sebagai tahap awal, tidak masalah, meskipun nantinya dibutuhkan UU khusus seperti UU Nomor 24 Tahun 2004 yang mengatur Lembaga Penjamin Simpanan untuk perbankan. “Silakan saja, selalu terbuka opsi untuk itu. Misalnya, apakah nanti dia akan menjadi unit di bawah Kementerian Koperasi dan UKM, seperti misalnya keberadaan LPDB-KUMKM yang dibentuk melalui keputusan menteri. Tetapi, saya juga sangat mendukung jika dalam perjalanannya nanti ada UU tersendiri yang mengatur soal LPS Koperasi. Yang penting berjalan dulu dan kita lihat seperti apa format terbaiknya,” ucapnya.

Hanya saja, Evita mengingatkan, persoalan LPS Koperasi memerlukan pembahasan yang detail mengenai bentuk lembaganya, seperti apa pengawasannya, bagaimana ketentuan mengenai besaran simpanan yang dijamin, siapa saja yang wajib menjadi peserta, berapa kewajiban yang harus dibebankan kepada koperasi peserta dan lainnya.

Dalam hal ini, sebaiknya, Kementerian Koperasi dan UKM mengambil inisiatif untuk mengajak pelaku koperasi di Indonesia untuk berdiskusi. “Yang jelas begitu kita sepakat LPS Koperasi dibentuk maka konsekuensinya cukup banyak, baik bagi pemerintah maupun bagi koperasi. Terutama pengawasannya. Tapi apapun itu saya melihat koperasi di Indonesia akan mau mengikutinya.”

Evita sendiri mengaku ingin melihat koperasi Indonesia akan banyak yang menjadi pelaku ekonomi global sebagaimana ditunjukkan koperasi koperasi di berbagai negara di Eropa, seperti Prancis, Jerman, Amerika Serikat, dan Jepang. “Ini momentum koperasi untuk bertumbuh, dan iklimnya sudah dibentuk. Semoga koperasi kita bisa besar dan kuat menjadi pemain global seperti yang pernah diharapkan Presiden Joko Widodo,” kata Evita.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Holding Danareksa Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

PT Danareksa (Persero) bersama 19 BUMN anggota holding bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana erupsi Gunung Semeru.

EKONOMI | 8 Desember 2021

BRI Gandeng Apkrindo Jatim Tingkatkan Transaksi Nontunai

Kerja sama BRI dan Apkrindo Jatim merupakan wujud kolaborasi perbankan dengan pengusaha kafe dan restoran di tengah kondisi pandemi Covid-19.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Le Parc at Thamrin Nine, Apartemen Khusus Kalangan Sultan

Apartemen super mewah, Le Parc at Thamrin Nine, dibanderol dengan harga mulai dari puluhan miliar rupiah.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Indonesia-Malaysia Sepakat Selesaikan Draft MoU PMI Domestik

Indonesia dan Malaysia sepakat untuk menyelesaikan draft nota MoU penempatan PMI sektor domestik ke Malaysia.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Transformasi Digital UMKM Perlu Dibarengi Tata Kelola Bisnis

Pelaku UMKM perlu melakukan transformasi digital sekaligus transformasi pengelolaan bisnis agar bisa terus berkembang.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Hubungkan 500 UMKM, Startup Ini Rangkul 100.000 Reseller

Evermos sukses merangkul 100.000 reseller saat genap tiga tahun beroperasi sejak 2018.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Garuda Indonesia dan BNI Gelar Travel Fair, Tiket Diskon 80%

Garuda Indonesia didukung penuh oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk kembali menggelar Garuda Indonesia Travel Fair (GATF).

EKONOMI | 7 Desember 2021

OJK Terbitkan Aturan Saham dengan Hak Suara Multiple

Jangka waktu penerapan saham dengan hak suara multipel paling lama 10 tahun dan dapat diperpanjang satu kali.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Moduit Raih Penghargaan Inovasi Reksa Dana dari BIFA

PT Moduit Digital Indonesia (Moduit) menerima penghargaan BIFA kategori “The Most Innovative Mutual Fund Wealth-Tech”.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Kembangkan Medical Tourism, HEAL Siapkan Rp 1 Triliun

PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) siapkan capex jumbo hingga Rp 1 triliun yang akan digunakan untuk pengembangan pelayanan medical tourism dan rumah sakit baru.

EKONOMI | 7 Desember 2021


TAG POPULER

# Gelombang Ketiga Covid-19


# Investor Milenial


# Darmawan Prasodjo


# Houston Rockets


# Massindo Group



TERKINI
Holding Danareksa Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Holding Danareksa Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

EKONOMI | 39 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings