Konsumen Tetap Beli Properti Saat Pandemi, Proyek LPKR Laris Manis
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Konsumen Tetap Beli Properti Saat Pandemi, Proyek LPKR Laris Manis

Senin, 26 Oktober 2020 | 14:17 WIB
Oleh : Anselmus Bata / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah pandemi Covid-19 pasar properti masih tumbuh positif. Survei konsumen yang dilakukan Indonesia Property Watch (IPW) pada awal September 2020 terhadap 285 responden berusia 35-55 tahun yang berdomisili di Jakarta, Jawa, dan luar Pulau Jawa, menunjukkan sebanyak 68,09% responden menyatakan masih berminat membeli properti meski dalam kondisi pandemi Covid-19.

CEO Indonesia Property Watch Ali Tranghanda mengatakan 51,06% masyarakat masih melirik properti rumah. Minat pembelian tanah kaveling pun relatif cukup tinggi sebesar 22,34%, apartemen sebesar 11,7%, SOHO/ruko/rukan sebesar 10,64%, dan selebihnya untuk gudang, vila, kondotel, dan lainnya.

"Saat ini tren pembelian properti didominasi oleh rumah untuk segmen menengah yang harganya mencapai kisaran Rp 1,5 miliar. Rentang harga itu paling banyak dicari konsumen," ujar Ali melalui keterangan tertulis yang diterima, redaksi, Senin (26/10/2020)

Salah satu proyek properti dengan harga di bawah satu miliar rupiah yang laris manis diburu konsumen adalah rumah tapak Lippo Karawaci Cendana Homes. Proyek anyar itu diserbu habis pembeli dalam waktu kurang lima jam. Cendana Homes mengedepankan konsep permukiman hijau.

Hal ini mengulang sukses dari peluncuran perdana tahap pertama rumah tapak milik Lippo sebanyak 324 unit yang juga terjual habis dalam beberapa jam saja.

Cendana Peak merupakan proyek kedua setelah peluncuran klaster Cendana Homes pada Juli lalu yang mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga tiga kali lipat.

Dijelaskan Ali, untuk segmen menengah ke atas, permintaan juga masih tumbuh. Ditandai dengan hadirnya berbagai proyek anyar yang diluncurkan pengembang.

Data IPW menyebutkan rentang harga yang diminati berkisar antara Rp 500 juta sampai Rp 1 miliar sebesar 29,79%, diikuti Rp 300 juta sampai Rp 500 juta sebesar 28,72%, Rp 1 miliar sampai Rp 3 miliar sebesar 23,40%, di bawah Rp 300 juta sebesar 10,64%, dan sebesar 7,45% untuk properti berharga di atas Rp 3 miliar.

Ali menjelaskan karena pasar saat ini sangat volatile, bisa terjadi berbagai kemungkinan. Misalnya, konsumen yang dahulu ingin membeli properti seharga di atas Rp 1,5 miliar, sekarang diperkirakan memilih segmen harga yang lebih rendah pada kisaran Rp 500 juta sampai Rp 1,5 miliar.

Temuan lain, terdapat fenomena masyarakat masih menunda untuk membeli rumah kisaran harga di bawah Rp 300 juta atau rumah subsidi untuk sementara waktu. Ini terjadi karena faktor daya beli yang cenderung melemah.

IPW juga menyurvei tujuan pembelian properti saat ini. Sebanyak 42,55% responden membeli properti untuk disimpan dalam jangka panjang (investor jangka panjang) dan 22,34% membeli properti untuk segera dihuni (end user). Namun, ada juga yang membeli properti untuk segera dijual lagi jika harga naik nantinya (investor jangka pendek/spekulator), sebesar 18,09%. Selain itu motif membeli properti sebagai tabungan untuk anak-anak sekitar 10,64%.

Dilihat dari preferensi konsumen dalam memilih properti, 28,46% responden menyatakan lebih melihat harga unit yang ditawarkan, kemudian 16,21% melihat brand pengembang, diikuti kedekatan dengan fasilitas umum sebesar 15,42%.

Faktor luas tanah dan luas bangunan ternyata tidak terlalu memengaruhi pengambilan keputusan konsumen selama harga unit yang ditawarkan sesuai. Namun, terdapat temuan menarik, yakni konsumen menimbang banyak faktor, sehingga bisa saja menunda pembelian sambil melihat perkembangan pasar.

Responden yang akan merealisasikan pembelian properti dalam jangka waktu di bawah 6 bulan sebesar 11,7%, 6 bulan sampai 1 tahun sebesar 10,64%, dan selebihnya memilih untuk membeli properti lebih dari 1 tahun. Sisanya, responden belum berencana kapan akan memutuskan untuk membeli properti.

Faktor harga masih menjadi pertimbangan pengambilan keputusan membeli properti saat ini. Sebesar 34,45% responden memilih faktor harga yang lebih murah sebagai pertimbangan utama. Selain itu, cara pembayaran yang fleksibel dan promo menarik dari pengembang menjadi faktor penting berikutnya.

Ali menilai keberhasilan LPKR menjual rumah tapak karena strategi yang tepat, sehingga bisa mengalami permintaan yang tinggi. Apalagi, pasokan rumah tapak dari sisi suplai memang kurang.

Selain itu, lokasi Lippo Karawaci memang paling strategis karena bersentuhan langsung dengan akses tol Jakarta-Merak. Banyak kalangan yang tinggal di wilayah barat Jakarta akan tertarik untuk mendekat ke daerah kerjanya di Jakarta.

Berdasarkan riset yang dilakukan IPW, di kawasan Banten terjadi lonjakan permintaan hunian hingga dua kali lipat. Selama ini pasokan properti banyak berasal dari segmen atas dan segmen bawah, sedangkan segmen menengah kurang.

"Produk seperti yang diluncurkan Lippo itu yang ditunggu oleh segmen menengah. Dengan rentang harga Rp 600 juta hingga Rp 1,5 miliar, Lippo Karawaci sangat jeli melihat pasar," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Industi Kimia Merupakan Sektor Prioritas Peta Jalan Industri 4.0

Industri kimia, termasuk di dalamnya industri metanol, merupakan salah satu sektor prioritas dalam peta Jalan Making Indonesia 4.0.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Wapres Apresiasi Kontribusi PLN Hadirkan Listrik di Desa Terpencil

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengapresiasi PT PLN (Persero) yang dapat menjalankan program Listrik Desa dengan optimal.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Entrepreneur Muda dari Balikpapan Ini Bangun Usaha dengan Berjualan di Medsos

Dalam waktu dekat ini, Adi juga berencana ini membuka barbershop by MS Glow khusus pria yang akan dibangun di Balikpapan.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Pemerintah Minta Republik Korea Buka Kembali Penempatan PMI Skema G to G

Kemenaker mendorong Pemerintah Korsel agar segera dibuka kembali penempatan Pekerja Migran Indonesia.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Kemenaker: Semua Perusahaan Harus Kendalikan Covid-19 dengan Optimalkan Peran P2K3

Kemenaker minta seluruh perusahaan di Indonesia agar kendalikan kasus Covid-19 di tempat kerja dengan memanfaatkan peran P2K3.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Multipolar Segera Rights Issue 3 Miliar Saham

PT Multipolar Tbk (MLPL) akan melepas 3 miliar saham kelas C dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Kementerian PUPR Bangun SPAM Regional Kartamantul

SPAM Kartamantul akan melayani kebutuhan air bersih bagi 260.000 jiwa yang tinggal di wilayah Yogyakarta, Sleman dan Bantul.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

2022, Vision+ dan Migo Targetkan 10.000 Outlet Wargo

Wargo bisa dimanfaatkan untuk menikmati konten Vision+ melalui aplikasi Migo tanpa menggunakan kuota.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

Ekonomi Membaik, Konsumsi Harian Solar Subdisi di Jatim Naik 16%

Pertamina memastikan kecukupan dan distribusi solar subsidi, serta melakukan monitoring penyaluran agar tepat sasaran.

EKONOMI | 18 Oktober 2021

BPJT Catat 1.409 Gerai UMKM Ramaikan Rest Area Jalan Tol

Ketersediaan ruang usaha di rest area diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar.

EKONOMI | 18 Oktober 2021


TAG POPULER

# Jembatan Gantung


# Merah Putih


# Piala Thomas


# Luhut Pandjaitan


# Kasus Covid-19



TERKINI
Diminta Fee Rp 10 M, Rita Widyasari Anggap Eks Penyidik KPK seperti Malaikat

Diminta Fee Rp 10 M, Rita Widyasari Anggap Eks Penyidik KPK seperti Malaikat

NASIONAL | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings