Airlangga: Pemerintah Fokus Membuka Lapangan Pekerjaan Baru
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-5.79)   |   COMPOSITE 6258.57 (-56.46)   |   DBX 1209.79 (-1.54)   |   I-GRADE 185.201 (-1.44)   |   IDX30 531.719 (-6.43)   |   IDX80 142.034 (-1.29)   |   IDXBUMN20 420.424 (-5.86)   |   IDXESGL 146.593 (-1.21)   |   IDXG30 145.132 (-1.32)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-4.47)   |   IDXQ30 151.699 (-1.64)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-2.95)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-2.49)   |   IDXV30 142.342 (-1.61)   |   INFOBANK15 1078.54 (-18.53)   |   Investor33 455.425 (-4.76)   |   ISSI 183.228 (-0.83)   |   JII 646.305 (-1.31)   |   JII70 225.666 (-0.56)   |   KOMPAS100 1262.11 (-10.58)   |   LQ45 987.949 (-11.42)   |   MBX 1725.55 (-17.65)   |   MNC36 336.055 (-3.58)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.21)   |   SMInfra18 316.891 (-0.91)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-4.55)   |  

Airlangga: Pemerintah Fokus Membuka Lapangan Pekerjaan Baru

Senin, 26 Oktober 2020 | 15:18 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan, pemerintah saat ini fokus untuk memastikan ketersediaan lapangan kerja akibat dampak dari pandemi Covid-19.

Menurut Airlangga, angka pengangguran yang melonjak dikarenakan krisis Covid-19 jika tidak ditangani secara cepat akan berpengaruh pada tingkat kemiskinan.

"Ada 6,9 juta orang pengangguran sebelum Covid-19 yang terus bertambah sekitar 2,9 juta setiap tahunnya dari angkatan kerja baru. Belum lagi yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) karena pandemi tercatat sekitar 3,5 juta orang. Pemerintah harus fokus membuka lapangan pekerjaan baru," kata Airlangga, seperti dikutip dari keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Senin (26/10/2020).

Menurut Airlangga, tanpa adanya tindak lanjut segera untuk memastikan adanya serapan tenaga kerja baru, cepat atau lambat tingkat kemiskinan akan meningkat. Oleh karenanya, pemerintah menilai kebutuhan untuk menanggulangi pengangguran dan kemiskinan ini jadi tantangan yang harus diselesaikan segera.

"Tantangan utama Indonesia ke depannya jelas kita membutuhkan lebih banyak lapangan pekerjaan. Ini supaya tingkat kemiskinan karena Covid-19 tidak meningkat," kata Airlangga.

Selain itu, kata Airlangga, pemerintah juga memastikan agar daya beli masyarakat bisa terjaga dengan menggulirkan bantuan sosial kepada masyarakat. Jumlah yang tercatat sepanjang tahun 2020 ini mencapai Rp695,2 triliun.

"Ini supaya daya beli masyarakat yang turun, bisa diganjal dengan perlindungan sosial. Rencananya, bantuan sosial juga akan kembali dikucurkan tahun depan," kata Airlangga.

Secara regulasi, tambah Airlangga, pemerintah juga telah merespon kebutuhan untuk perluasan lapangan pekerjaan dengan memastikan investasi bisa lebih banyak masuk. "Melalui UU Cipta Kerja, hambatan regulasi dan birokrasi yang mengganjal masuknya investasi bisa diselesaikan," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gandeng UI, Bapeten Kampanyakan Manfaat dan Pengawasan Tenaga Nuklir

Semua faktor yang berpotensi mempengaruhi pemanfaatan penggunaan tenaga nuklir, serta pengawasannya, perlu diantisipasi.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Tingkatkan Konsumsi Ayam Dalam Negeri Solusi Bantu Peternak

Memenuhi asupan gizi di masa pandemi sangat penting, salah satunya mengonsumsi daging ayam.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Konsumen Tetap Beli Properti Saat Pandemi, Proyek LPKR Laris Manis

Cendana Peak merupakan proyek kedua setelah peluncuran klaster Cendana Homes pada Juli lalu yang mengalami kelebihan permintaan hingga tiga kali lipat.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

ExxonMobil Hadirkan Laboratorium Analisis Pelumas untuk Industri

EMLI menghadirkan laboratorium Mobil Servâ„  Lubricants Analysis (MSLA) di Indonesia.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Google dan Temasek Investasi US$ 350 Juta di Tokopedia

Google and Temasek Holdings setuju berinvestasi US$ 350 juta di Tokopedia.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Bank Mandiri Proyeksi 10% Debitur Restrukturisasi Tak Mampu Bangkit Lagi

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah merestrukturisasi kredit mencapai Rp 116,4 triliun dari 525.665 debitur.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Kurs Rupiah BI Dipatok Menguat 41 Poin

Kurs rupiah berada di level Rp 14.645 per dolar AS atau menguat 5 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.650.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Penyaluran Kredit Bank Mandiri Tumbuh 3,79%

Hingga September 2020, Bank Mandiri telah menyalurkan Rp 14,74 triliun atau 83,28% dari target penyaluran tahun ini.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Sesi I, IHSG Melesat 0,7%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,71% ke kisaran 5.148,6 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (26/10/2020).

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Pandemi Mengubah Standard Desain Rumah Sehat

Pandemi telah memaksa banyak orang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, sehingga menciptakan kebutuhan yang lebih mendesak atas rumah sehat.

EKONOMI | 26 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS