September 2020, Uang Beredar Naik Jadi Rp 6.742,9 T
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

September 2020, Uang Beredar Naik Jadi Rp 6.742,9 T

Selasa, 27 Oktober 2020 | 14:38 WIB
Oleh : Herman / JAI

Jakarta, Beritasatu.com – Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tetap tinggi pada September 2020, didukung oleh komponen uang beredar dalam arti sempit (M1) dan uang kuasi.

Seperti diketahui, M1 meliputi uang kartal yang dipegang masyarakat dan uang giral (giro berdenominasi Rupiah). Sedangkan M2 meliputi M1, uang kuasi (mencakup tabungan, simpanan berjangka dalam rupiah dan valas, serta giro dalam valuta asing), dan surat berharga yang diterbitkan oleh sistem moneter yang dimiliki sektor swasta domestik dengan sisa jangka waktu sampai dengan satu tahun.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Onny Widjanarko, menyampaikan posisi M2 pada September 2020 tercatat Rp 6.742,9 triliun atau tumbuh tetap tinggi sebesar 12,3% (yoy), meskipun melambat dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 13,3% (yoy).

“Perkembangan tersebut disebabkan pertumbuhan M1 sebesar 17,6% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada Agustus 2020 sebesar 19,3% (yoy) yang dipengaruhi melambatnya simpanan giro Rupiah,” kata Onny Widjanarko dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/10/2020).

Selain itu, pertumbuhan uang kuasi juga melambat, dari 11,5% (yoy) pada bulan sebelumnya menjadi 10,6% (yoy) pada September 2020. Sedangkan untuk surat berharga selain saham pada September 2020 tercatat kontraksi sebesar 13,9% (yoy), tidak sedalam kontraksi bulan sebelumnya sebesar 18,7% (yoy).

Ditambahkan Onny, berdasarkan faktor yang memengaruhi, pertumbuhan M2 pada September 2020 didorong oleh peningkatan ekspansi keuangan pemerintah. Peningkatan ekspansi keuangan pemerintah tercermin pada pertumbuhan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat yang mengalami tren peningkatan, dari 65,1% (yoy) pada Agustus 2020 menjadi 76,7% (yoy) pada September 2020.

Selain itu, aktiva luar negeri bersih tumbuh sebesar 16,7% (yoy) pada September 2020, lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan Agustus 2020 sebesar 13,8% (yoy). Sedangkan untuk pertumbuhan kredit pada September 2020 tercatat sebesar -0,4% (yoy), berbalik arah dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 0,6% (yoy).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hari Listrik ke-75, PLN Diminta Tingkatkan Profesionalisme Pengelolaan Pegawai

SP PLN mengajak direksi PLN bersinergi dalam mengawal setiap permasalahan yang timbul.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Rupiah Tertekan Siang Ini Saat Mata Uang Asia Menguat

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.657-Rp 14.669 per dolar AS

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Siang Ini, Mayoritas Bursa Asia di Zona Merah

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 46,0 (0,2%) mencapai 23.447 poin.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Legislator Dukung Transformasi Energi yang Dilakukan Kementerian BUMN

Kementerian BUMN tengah melakukan transformasi energi serta pengembangan energi baru terbarukan.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

BEI Targetkan Transaksi Harian Bursa Rp 8,5 Triliun

BEI menargetkan jumlah pencatatan efek baru pada 2021 menjadi 30 perusahaan.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Sesi Siang, IHSG Melemah 6 Poin ke 5.137

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 82.543 miliar saham senilai Rp 4,447 triliun.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Peringati Sumpah Pemuda, Pemerintah Dorong Pembangunan Industri di Seluruh Negeri

Pembangunan industri juga harus memperhatikan lingkungan hidup dan prinsip pembangunan berkelanjutan untuk kepentingan generasi mendatang.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Emas Antam Stagnan di Rp 1,007 Juta Per Gram

Untuk pecahan 500 gram sebesar Rp 473,820 juta.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Allianz Life Indonesia Luncurkan Sekoci Amana

Prinsip asuransi syariah yang diterapkan pada produk Sekoci Amana, mengajak nasabah untuk memiliki perlindungan sekaligus berbagi kebaikan.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Rupiah di Awal Sesi Menguat Sejalan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.650-Rp 14.680 per dolar AS.

EKONOMI | 27 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS