Logo BeritaSatu

Sektor Pariwisata Jatim Manfaatkan Momen Libur Panjang

Selasa, 27 Oktober 2020 | 19:04 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - Pelaku usaha di sektor pariwisata di Jawa Timur (Jatim) berharap libur panjang pekan ini bisa mendongkrak sektor yang mulai terpuruk sejak pandemi Covid-19 melanda negeri ini dan akan menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim, Adik Dwi Putranto menyatakan, libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang termuat dalam Surat Keputusan Presiden nomor 17 tahun 2020 tentang cuti bersama pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2020 menjadi angin segar bagi masyarakat.

"Besar kemungkinan masyarakat akan menghabiskan libur panjang mereka ke tempat wisata yang sudah mulai dibuka. Ini akan menjadi momentum kebangkitan ekonomi Jatim di masa pandemi. Apalagi, sudah banyak tempat wisata yang sudah mulai dibuka, jadi ekonomi sudah mulai bergerak. Daya beli masyarakat juga sudah mulai naik," ujar Adik Dwi Putranto di Surabaya, Selasa (27/10/2020).

Lebih lanjut, Adik menjelaskan, sudah sangat lama industri pariwisata Jatim tiarap. Bahkan, banyak yang mengalami kerugian akibat penutupan usaha selama pandemi Covid-19. Dengan mulai dibukanya kembali industri pariwisata ini, maka dipastikan akan mampu menggerakkan ekonomi daerah. Selain obyek wisata, pusat perbelanjaan atau mal juga akan menikmati momen libur panjang ini. Dengan demikian, bisa dipastikan ada banyak sektor yang akan ikut bergerak.

"Kalau di tempat wisata itu turunannya UMKM jalan, produk dari desa sudah mulai terbeli. Hotel juga sudah mulai ramai, Ini sudah mulai jalan. Cuma ya harus tetap pakai protokol kesehatan. Saya yakin tingkat perputaran ekonomi saat libur panjang ini akan naik. Ada perputaran uang dari kota ke daerah sehingga daerah mulai berkembang," ujarnya.

Namun demikian, menurut Adik, perputaran ekonomi selama libur panjang ini masih sangat terbatas karena seluruhnya dibatasi. Ada peraturan pemerintah yang membatasi kapasitas tempat wisata sebesar 50 persen.

Terkait kinerja ekonomi Jatim hingga akhir tahun, Adik mengatakan, masih belum bisa kembali normal. Ada tiga syarat dalam pemulihan ekonomi nasional, pertama belanja pemerintah. "Proyek pemerintah padat karya harus tetap jalan, harus tetap digelontorkan karena belanja pemerintah bisa menyerap tenaga kerja," ujarnya.

Kedua, adalah dengan meningkatkan konsumsi domestik. "Kalau belanja pemerintah jalan, stimulus jalan maka konsumsi domestik pasti akan ikut jalan," tandasnya.

Terakhir, investasi. Adik optimistis investasi akan bisa dikejar dengan disahkannya UU Cipta Kerja. "Sudah ada omnibus law. Semoga bisa cepat terlaksana. Peraturan pelaksana semoga cepat dibuat. Ini akan cepat," tegasnya.

Dengan berbagai upaya pemulihan yang dilakukan, Adik optimistis ekonomi Indonesia akan mampu kembali bangkit, walaupun harus bertahap.

"Sekarang masih negatif. Tetapi ada beberapa daerah yang positif seperti Kota Batu ekonominya tumbuh 3 persen. Saya kira, di kuartal 2 tahun 2021 ekonomi Indonesia dan Jatim akan tumbuh positif," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

IHSG Bertambah 50,1 Poin ke level 7.122 pada Jeda Siang

Volume perdagangan IHSG hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 157,1 miliar saham senilai Rp 7,1 triliun.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Jokowi: Krisis Global Diperparah Perang Rusia vs Ukraina

Jokowi menyatakan, perang Rusia vs Ukraina telah memperparah krisis global, yang ditandai dengan kenaikan harga pangan, energi, dan finansial.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Gandeng Akulaku, XL Axiata Genjot Penjualan dari Aplikasi

Akulaku PayLater tersedia sebagai opsi metode pembayaran yang dapat diakses bagi pengguna telekomunikasi seluler XL Axiata melalui aplikasi myXL.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Awali Perdagangan, IHSG Meroket Capai Kembali ke 7.100-an

Pukul 09.18 WIB, IHSG naik 84,2 poin (1,24%) menjadi 7.110 dan Investor33 naik menjadi ke 500,1.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi Saham Pilihan

Level resistance IHSG pada perdagangan hari ini di level 7.101, 7.149, 7.178, 7.256 dengan support di level 7.049, 7.000, 6.968, 6.925.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Harga Emas Naik karena Penurunan Imbal Hasil dan Dolar

Harga emas di pasar spot menguat 1,57% menjadi US$ 1.725,87 per ons, tertinggi sejak 13 September.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Musk Hidupkan Kembali Akuisisi Twitter, Sahamnya Naik 22%

Elon Musk kembali kembali mengusulkan untuk membeli perusahaan media sosial Twitter seharga US$ 54,20 per saham,

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Telkom Perkuat Data Center lewat NeutraDC dan NeucentrIX

Telkom memperkuat ekosistem data center dengan layanan yang mumpuni bertaraf global di NeutraDC dan neuCentrIX.

EKONOMI | 5 Oktober 2022

BPK Sebut Dana Pensiun OJK Langgar Aturan OJK, Kok Bisa?

Dana Pensiun OJK dinilai melanggar ketentuan mengenai kompensasi iuran pemberi kerja, dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK).

EKONOMI | 5 Oktober 2022

Harga Minyak Naik Jelang Pertemuan OPEC+ Bahas Pasokan

Harga minyak naik tipis karena ekspektasi bahwa OPEC+ akan menyetujui pengurangan besar produksi minyak dalam pertemuan Rabu.

EKONOMI | 5 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
IHSG Bertambah 50,1 Poin ke level 7.122 pada Jeda Siang

IHSG Bertambah 50,1 Poin ke level 7.122 pada Jeda Siang

EKONOMI | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings