Hasto: Indonesia Mampu Wujudkan Negara Berdikari dengan Politik Industri
INDEX

BISNIS-27 537.873 (30.05)   |   COMPOSITE 6307.13 (223.75)   |   DBX 1215.21 (4.76)   |   I-GRADE 185.638 (9.62)   |   IDX30 533.814 (34.96)   |   IDX80 142.76 (7.7)   |   IDXBUMN20 425.411 (28.19)   |   IDXESGL 147.067 (6.53)   |   IDXG30 144.927 (6.74)   |   IDXHIDIV20 469.552 (27.52)   |   IDXQ30 151.508 (7.38)   |   IDXSMC-COM 286.952 (4.19)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (10.51)   |   IDXV30 144.532 (5.41)   |   INFOBANK15 1076.36 (63.82)   |   Investor33 457.615 (27.27)   |   ISSI 184.91 (3.57)   |   JII 650.972 (18.12)   |   JII70 227.363 (5.64)   |   KOMPAS100 1270.4 (59.67)   |   LQ45 991.58 (59.46)   |   MBX 1739.82 (70.23)   |   MNC36 337.819 (19.25)   |   PEFINDO25 325.262 (1.45)   |   SMInfra18 322.474 (9.89)   |   SRI-KEHATI 391.563 (25.56)   |  

Hasto: Indonesia Mampu Wujudkan Negara Berdikari dengan Politik Industri

Selasa, 27 Oktober 2020 | 22:49 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com -Hasto Kristiyanto mengatakan politik industri di Indonesia harus tetap berpedoman pada garis Pancasila. Hal itu menurutnya penting, agar kebijakan industri senafas dengan tujuan dan cita-cita Indonesia bernegara.

Hasto menyampaikan hal itu ketika menjadi keynote speech dalam kapasitasnya sebagai Ahli dan Praktisi Politik Industri sekaligus mahasiswa doktoral Universitas Pertahanan (Unhan) dalam webinar Persatuan Insinyur Indonesia (PII) bertajuk 'Politik Industri: Kebijakan Strategis Menjadi Negara Berdikari', Selasa (27/10/2020).

Hasto meyakini Indonesia memiliki kemampuan itu. Hasto mengulas bagaimana Bung Karno mampu membawa Indonesia sebagai pemimpin bagi negara Asia dan Afrika. Bahkan, "Bapak Bangsa" itu pernah mengancam akan mendatangkan insinyur asing jika tak ada insinyur Indonesia mampu membuat gedung yang khas nusantara, seperti gedung DPR dan jembatan Semanggi.

Nyatanya, kata Hasto, para insinyur Indonesia terpacu dan menghasilkan karya anak bangsa.

"Dan inilah yang menjadi sebuah dasar bagi kita semuanya, bahwa di dalam membawa kemajuan politik indusrtri berdikari, kuncinya adalah pada semangat terdahulu," kata Hasto.

Jejak sejarah yang sudah dilakukan para pendiri bangsa menurut Hasto bukti adanya semangat membangun politik industri berdikari. Hal itu menurut Hasto bisa dilihat dari bagaimana Indonesia memiliki jalur rempah, lalu militernya yang terkuat di Asia Tenggara.

"Dengan modal yang begitu banyak dimiliki Indonesia, maka perlu ada yang diperkuat. Yang perlu diperkuat adalah seluruh fundamen dari konsepsi semua tersebut. Sebuah fundamen dari politik industri berdikari yang harus dijalankan untuk memenuhi tujuan bernegara kita," jelas Hasto.

Lebih lanjut, Hasto menekankan, dalam konteks kekinian, politik industri berdikari penting dengan penguasan iptek. Tanpa itu menurutnya, Indonesia tidak akan bisa melakukan sebuah loncatan besar.

"Percepatan teknologi. Ini tugas bersama. Perlu sosialisasi agar bisa mewujudkan industri berdikari seperti negara lain. Bagi PII ini juga tantangan untuk meningkatkan sumber daya manusia," tutur Hasto.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga menjabarkan sejumlah rekomendasi untuk kebijakan strategis menjadi negara industri yang berdikari. Pertama, harus ada road map penguasaan ilmu-ilmu dasar (matematika, fisika, kimia, biologi)

Kedua, supremasi riset dan inovasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketiga, APBN khusus dari riset harus ditingkatkan supaya terjadi perubahan secara revolusioner, terutama bagi investasi manusia inovatif yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah atas industri yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.

Keempat, pengembangan sistem kebudayaan yang respek terhadap budaya riset dan inovasi.

"Karena itulah rekomendasi kami karena ilmu pengetahuan diabdikan untuk kepentingan amal dan kemanusiaan kata Bung Karno tahun 1946," tegas Hasto.

Sementara itu, Ketua Umum PII Heru Dewanto berpandangan, pandemi Covid-19 telah mengubah banyak aspek kehidupan. Sehingga, perlu menjadk refleksi, reimajinasi dan redesign terhadap sejumlah aspek kehidupan.

"Jadi, perlu redesign Indonesia. Redesign intinya bagi kita ikuti roadmap transformasi digital. Percepatan inovasi revolusi industri ke-4. Perubahan rantai pasok. Penguatan industri manufaktur. Pengembangan industri sesuai dengan DNA Indonesia," kata Heru.

"Transformasi digital sebelumnya berjalan lambat dan tidak menyeluruh. Tanpa transformasi digital kita akan tertinggal dari negara lain," imbuh dia.

Selain itu, PII juga merekomendasi membangun jaringan internet mandiri. Sebab, saat ini Indonesia masih pakai jaringan intranet Amerika Serikat. Sehingga perlu membuat jaringan internet mandiri karya anak bangsa.

"Jadi kita tergantung ke pihak lain. Ini bisa dilakukan hingga 2024. Implementasi rantai pasok dari global jadi lokal dan regional," sebut Heru.

Terkait pangan, Heru mengungkapkan, dengan pengembangan lumbung pangan (food estate) yang juga merupakan usul PII diharapkan bisa diterapkan di seluruh provinsi di Indonesia.

"Langkah ini akan membangun kebangkitan industri pangan," tandas Heru.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BNI Syariah Ajak Generasi Muda Tingkatkan Rasa Kepedulian

Tren berdonasi masyarakat Indonesia semakin meningkat selama pandemi Covid-19.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Luncurkan PermataNet, PermataBank Perkuat Ekosistem Digital

PermataNet diklaim sebagai standar baru pengalaman internet banking di Indonesia.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Profesi Public Relations Hadapi Tantangan Berat di Masa Pandemi

Public Relations merupakan jantung organisasi yang berperan menstimulasi publik dengan informasi.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

BI Perpanjang Diskon untuk UMKM Pengguna QRIS

Sampai saat ini sudah mencapai 5 juta lebih merchant UMKM yang tercatat QRIS.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Telkom-Everynet BV Perluas Jaringan Internet of Things

PT Telkom Indonesia dan Everynet BV, mengumumkan kerja sama perluasan infrastruktur jaringan IoT guna mewujudkan visi Making Indonesia 4.0.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Upah Minimum 2021 Tak Naik, KSPSI Minta Pemerintah Tinjau Ulang

Andi Gani mengaku kecewa di saat kondisi sulit akibat pandemi Covid-19, keputusan ini akan membuat daya beli masyarakat semakin menurun.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Triwulan III 2020, Pendapatan Blue Bird Naik 51%

Kenaikan pendapatan Blue Bird diiringi dengan cost management yang lebih baik.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Upah Minimum 2021 Tidak Naik, Menkeu: Dunia Usaha Dalam Situasi Sangat Tertekan

Menkeu menegaskan pemerintah akan terus memperbaiki daya beli masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial, salah satunya adalah Bantuan Subsidi Upah/Gaji

EKONOMI | 27 Oktober 2020

OCBC NISP Ajak Masyarakat Ambil Peran Wujudkan RI Lebih Maju

Berawal dari bank lokal di Bandung, Bank OCBC NISP bersama masyarakat bertransformasi menjadi 10 bank terbesar di Indonesia dari segi aset.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Dorong Inklusi Keuangan, Batumbu Jalin Kolaborasi Strategis

Batumbu sebagai P2P Lending platform yang terdaftar dan diawasi OJK, terus mendorong inklusi keuangan di Indonesia.

EKONOMI | 27 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS