Wacana Merger Inka-KAI Perlu Dikaji Mendalam
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Wacana Merger Inka-KAI Perlu Dikaji Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2020 | 19:52 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Wacana menggabungkan BUMN produsen kereta api PT Inka (Persero) ke PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI muncul kembali. Menanggapi hal itu, pengamat kebijakan publik Agus Pambagyo meminta, agar pemerintah melakukan kajian mendalam terlebih dahulu sebelum menggabungkan PT INKA ke PT KAI.

"Lakukan studi yang cermat dan laksanakan kajian secara mendalam. Tapi untuk studinya pilih lembaga yang kompeten," kata Agus Pambagyo kepada wartawan, Rabu (28/10)/2020.

Menurut Agus, pemerintahan saat ini rajin melakukan merger perusahaan negara yang pada akhirnya kinerjanya juga masih belum teruji. Karena itu, terkait rencana merger KAI dan INKA itu, dirinya juga kurang setuju.

"Saya melihat dalam melakukan holdingisasi dan merger ini, pemerintah kurang melalui studi dan kajian yang mendalam," papar dia.

Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setiowarno mengatakan, PT Inka saat ini sedang mengalami perkembangan yang cukup bagus.

"Inovasi dan kreativitas pengembangan usahanya sudah mulai menampakkan hasilnya. Diberi kepercayaan negara lain untuk memproduksi kereta dan lokomotif," paparnya.

Sikap tidak setuju juga dikemukakan pengamat transportasi dan mantan wartawan transportasi MS Hendrowijono.

"Mungkin tujuannya benar tetapi menurut saya tidak tepat. Masa manufacturer digabung dengan operator?" kata Hendrowijono.

Menurut Hendrowijono, opsi yang diwacanakan pemerintah itu sebenarnya tujuan agar Inka dan KAI maju serta negara mendapat manfaat. Hanya saja saat ini Inka sudah punya pabrik baru, fixed cost tinggi, serta butuh proyek. Di sisi lain, pasar domestik hanya dari KAI dan itu pun baru 3 tahun terakhir.

"Kalau tidak ada proyek, akusisi Inka akan membebani keuangan KAI yang lagi terdampak pandemi covid-19," paparnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menuju Indonesia Maju, Ekonomi dan Keuangan Syariah Terus Diakselerasi

Pemerintah terus berupaya untuk mengembangkan ekonomi syariah melalui pembentukan ekosistem industri halal dan penyederhanaan regulasi.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Jokowi Harap ISEF 2020 Jadi Momentum Pengembangan Ekonomi Syariah

“Indonesia dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia harus menangkap peluang ini. sekali harus menangkap peluang ini,” ujar Jokowi.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Serah Terima Unit The Newton 1 Patuhi Protokol Kesehatan

Ciputra Group mulai melakukan serah terima unit apartemen The Newton 1, yang merupakan salah satu tower dari pengembangan kawasan Ciputra World 2 Jakarta.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Jokowi Prihatin Industri Halal Belum Dimanfaatkan dengan Baik

Menurut Jokowi, negara Indonesia punya banyak produk halal unggulan, produk makanan kosmetik juga fashion.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Industri Hospitality Mulai Membaik, Okupansi OYO Naik 70%

Tingkat okupansi hotel Oyo meningkat 70%, namun, peningkatan tersebut masih di angka 60% dari tingkat okupansi normal sebelum pandemi.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Jokowi Ingin Bangun Bank Syariah Raksasa

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan keinginan untuk membangun sebuah bank syariah raksasa di Indonesia.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Smarties Indonesia 2020, MMA Umumkan Kategori “Winning from Home”

Smarties Indonesia Awards 2020 mengikutsertakan kategori tambahan -#WinningFromHome bagi ide-ide menarik yang dikembangkan dan dieksekusi.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Investor Jauhi Aset Berisiko, Bursa Eropa Dibuka Anjlok 2%

Indeks Stoxx600 turun 2,37%, DAX Jerman turun 3,26%, FTSE Inggris turun 2,26%, CAC Prancis turun 3,27%, FTSE MIB Italia turun 3,17%.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Bursa Asia Ditutup Bervariasi, Harga Minyak Melemah

Indeks Nikkei 225 Tokyo turun 0,29%, indeks komposit Shanghai naik 0,46%, Hang Seng Hong Kong turun 0,32%, S&P/ASX 200 Australia naik 0,11%, Kospi naik 0,62%.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Startup Trawlbens Berupaya Tekan Biaya Logistik di Indonesia

Dengan aplikasi Trawlbens konsumen dan mitra akan menikmati layanan logistik terlengkap dengan tarif riil murah.

EKONOMI | 28 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS