Logo BeritaSatu

Wacana Merger Inka-KAI Perlu Dikaji Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2020 | 19:52 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Wacana menggabungkan BUMN produsen kereta api PT Inka (Persero) ke PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI muncul kembali. Menanggapi hal itu, pengamat kebijakan publik Agus Pambagyo meminta, agar pemerintah melakukan kajian mendalam terlebih dahulu sebelum menggabungkan PT INKA ke PT KAI.

"Lakukan studi yang cermat dan laksanakan kajian secara mendalam. Tapi untuk studinya pilih lembaga yang kompeten," kata Agus Pambagyo kepada wartawan, Rabu (28/10)/2020.

Menurut Agus, pemerintahan saat ini rajin melakukan merger perusahaan negara yang pada akhirnya kinerjanya juga masih belum teruji. Karena itu, terkait rencana merger KAI dan INKA itu, dirinya juga kurang setuju.

"Saya melihat dalam melakukan holdingisasi dan merger ini, pemerintah kurang melalui studi dan kajian yang mendalam," papar dia.

Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setiowarno mengatakan, PT Inka saat ini sedang mengalami perkembangan yang cukup bagus.

"Inovasi dan kreativitas pengembangan usahanya sudah mulai menampakkan hasilnya. Diberi kepercayaan negara lain untuk memproduksi kereta dan lokomotif," paparnya.

Sikap tidak setuju juga dikemukakan pengamat transportasi dan mantan wartawan transportasi MS Hendrowijono.

"Mungkin tujuannya benar tetapi menurut saya tidak tepat. Masa manufacturer digabung dengan operator?" kata Hendrowijono.

Menurut Hendrowijono, opsi yang diwacanakan pemerintah itu sebenarnya tujuan agar Inka dan KAI maju serta negara mendapat manfaat. Hanya saja saat ini Inka sudah punya pabrik baru, fixed cost tinggi, serta butuh proyek. Di sisi lain, pasar domestik hanya dari KAI dan itu pun baru 3 tahun terakhir.

"Kalau tidak ada proyek, akusisi Inka akan membebani keuangan KAI yang lagi terdampak pandemi covid-19," paparnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

OJK Tegaskan Batas Maksimal Bunga Fintech 0,4% Per Hari

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan, tingkat bunga pinjaman fintech lending sebesar 0,4% per hari digunakan untuk pinjaman konsumtif dengan tenor pendek.

EKONOMI | 27 September 2022

Bank Ganesha Gandeng Rupiah Cepat Salurkan Kredit Rp 100 Miliar

Bank Ganesha menggandeng PT Kredit Utama Fintech Indonesia dengan produk peer to peer lending pada aplikasi Rupiah Cepat.

EKONOMI | 27 September 2022

Luncurkan Versi Pro, Saham Rakyat Targetkan 1 Juta Investor di 2023

Aplikasi Saham Rakyat sudah diunduh oleh total lebih dari 100.000 pengguna di Play Store dan App Store.

EKONOMI | 27 September 2022

Kaesang Pangarep: 70% Uang Saya Diinvestasikan di Saham

Kaesang Pangarep rupaya lebih mempercayakan uang yang dimilikinya untuk diinvestasikan di saham ketimbang ditabung. 

EKONOMI | 27 September 2022

Startup Ingin Dapat Modal dari Merah Putih Fund? Ini 4 Syaratnya

Untuk bisa mendapatkan pendanaan dari Merah Putih Fund. Pertama, startup tersebut pendirinya 100% atau seluruhnya harus orang Indonesia.

EKONOMI | 27 September 2022

Ekosistem BUMN Bisa Bantu Startup Berkembang Secara Sustainable

Wamen  BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyampaikan, tantangan utama yang dihadapi dunia startup adalah ketika ingin masuk ke tahap scalability.

EKONOMI | 27 September 2022

Mandala Finance Lirik Pembiayaan Motor Listrik

PT Mandala Multifinance Tbk (Mandala Finance) siap membuka ruang kerja sama kepada calon mitra terkait untuk dapat menyalurkan pembiayaan motor listrik.

EKONOMI | 27 September 2022

Digagas Kaesang Pangarep dan Kevin, Saham Rakyat Luncurkan Versi Pro

Saham Rakyat, yang diinisiasi oleh Kaesang Pangarep dan Kevin Hendrawan, menghadirkan Saham Rakyat versi Pro.

EKONOMI | 27 September 2022

SIG Gandeng Cloud Amazon Percepat Transformasi Digital

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG bekerja sama dengan Amazon Web Services (AWS) mempercepat transformasi digital dengan memanfaatkan teknologi cloud.

EKONOMI | 27 September 2022

Bank BJB Gelar Kompetisi Entrepreneur Muda Indonesia

Bank bjb menggelar kompetisi entrepreneur muda Indonesia yang penuh inovasi melalui Young Entrepreneur Success Zone (YEZ) 2.0 by bank bjb.

EKONOMI | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Lapangan Tergenang, Laga Karo United vs Sriwijaya Dibatalkan

Lapangan Tergenang, Laga Karo United vs Sriwijaya Dibatalkan

BOLA | 12 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings