Dua Inisiatif BI Dorong Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan Syariah
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Dua Inisiatif BI Dorong Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan Syariah

Kamis, 29 Oktober 2020 | 20:01 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia, Sugeng menyampaikan, Bank Indonesia (BI) memiliki inisiatif untuk mendorong inklusi ekonomi dan keuangan syariah melalui digitalisasi, yaitu meluncurkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), serta memfasilitasi interlink antara bank dan perusahaan teknologi finansial syariah melalui standarisasi API (Application Programming Interface).

"Dua inisiatif tersebut merupakan bagian dari Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025 yang bertujuan untuk mendorong transformasi digital dalam perekonomian dan keuangan Indonesia, termasuk inklusi ekonomi dan keuangan syariah," kata Sugeng pada saat pembukaan Forum Internasional Sesric The Islamic Economic Digitalization and Inclusion: Policy Development and Implementation in the OIC Countries yang dilaksanakan secara virtual, Kamis (29/10/2020).

Lebih lanjut, Sugeng menyampaikan, terdapat tiga langkah yang perlu diperkuat oleh negara anggota OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) untuk mendorong digitalisasi ekonomi dan keuangan syariah.

Pertama, membangun kerja sama (cooperation) antarnegara anggota OKI dengan berbagai keunggulan dan potensinya. Beberapa kerja sama yang dapat dilakukan antara lain rantai nilai halal internasional dan layanan sistem pembayaran lintas negara.

"Kedua, kolaborasi terutama dalam bentuk cyber security sharing platform dalam menghadapi risiko terkait digitalisasi. Ketiga, literasi melalui kerja sama penguatan riset, asesmen, dan edukasi," paparnya.

Sugeng menambahkan, ekonomi dan keuangan syariah memiliki potensi besar untuk diintegrasikan dengan digitalisasi. Hal itu sejalan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah yang makin luas, meliputi antara lain rantai nilai halal, media, pariwisata, farmasi dan kosmetik, serta pembiayaan komersial dan sosial.

Selain itu, pandemi Covid-19 telah membawa perubahan ke arah nirkontak dalam melakukan berbagai aktivitas. Dengan digitaliasi, ekonomi dan keuangan syariah diharapkan dapat menjadi arus baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jumlah Penumpang Pesawat di Bandara Soetta Cetak Rekor

AP II mencatat jumlah pergerakan penumpang di Bandara Soetta mencapai 61.000 penumpang pada 28 Oktober 2020.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

BRI Komitmen Dorong UMKM Naik Kelas

Metode inkubasi dan pembentukan ekosistem harus dikedepankan dalam mendorong UMKM di Indonesia dapat naik kelas.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Erick Perbesar Porsi Perempuan, KPPI: Momentum Tranformasi Karier Wanita di BUMN

Erick Thohir menargetkan setidaknya 15 persen dari total direksi yang ada diisi oleh perempuan.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Upah Tak Dinaikkan, Pemerintah Tidak Ingin Banyak Buruh Di-PHK

Di tengah tekanan pandemi, perusahaan diminta tidak melakukan PHK.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Investree dan eFishery Distribusikan Rp 30 M untuk Pembudidaya Ikan di RI

Hingga saat ini, sudah ada 500 pembudidaya di eFishery yang didukung eFisheryFund.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Melalui Voting, Koperasi Sejahtera Bersama dan Kreditur Setuju Berdamai

Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama merupakan salah satu dari 100 koperasi besar Indonesia dengan anggota lebih dari 70.000 orang.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Mengekor Wall Street, Bursa Korsel Pimpin Pelemahan di Asia

Kospi turun 1,78% karena saham pembuat chip SK Hynix turun sekitar 2%.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Kanal Berita SEA Today Siap Membawa Kabar Baik Indonesia Mendunia

Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio melakukan soft

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Harga Emas Tenggelam Akibat Penguatan Dolar dan Alotnya Stimulus AS

Kontrak emas paling aktif pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange, turun tajam US$ 32,7 atau 1,71% menjadi US$ 1.879,2 per ounce.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Digitalisasi Kotesebha Menuju Era Koperasi Modern

Dengan sistem digital, perkembangan Kotesebha akan semakin cepat karena pelayanan semakin transparan

EKONOMI | 29 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS