Wall Street Ditutup Menguat Ditopang Sektor Teknologi dan Data PDB AS
Logo BeritaSatu

Wall Street Ditutup Menguat Ditopang Sektor Teknologi dan Data PDB AS

Jumat, 30 Oktober 2020 | 07:54 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

New York, Beritasatu.com - Bursa Amerika Serikat berbalik menguat pada penutupan perdagangan Kamis (29/10/2020) setelah sempat melemah di beberapa sesi sebelumnya. Menguatnya indeks acuan Wall Street ditopang laporan keuangan raksasa-raksasa teknologi dan data ekonomi AS.

Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,52% setelah sempat terkoreksi lima hari berturut-turut, S&P 500 naik 1,19% mengakhiri koreksi tiga hari terakhir, dan Nasdaq naik 1,64%.

Pascaperdagangan, terlihat indikasi aksi ambil untung akan mengawali perdagangan Jumat (30/10/2020). Indeks berjangka (futures) Dow Jones terpantau melemah 0,52%, S&P futures turun 0,78%, dan Nasdaq futures turun 1,31%.

Saham Amazon naik 1,5% Apple naik 3,7%, Alphabet naik 3,1%, Facebook naik nyaris 5%, Netflix naik lebih dari 5% setelah mengatakan akan meningkatkan biaya berlangganan untuk pengguna di AS. Enam dari 11 sektor dalam indeks S&P 500 menguat di atas 1%, termasuk sektor teknologi dan jasa komunikasi.

Pascapenutupan perdagangan, Amazon mengumumkan laporan keuangan di mana perusahaan berhasil membukukan kenaikan pendapatan hingga 37% ke US$ 96,15 miliar, lebih baik dari ekspektasi analis sebesar US$ 92,7 miliar.

Saham Alphabet naik hingga 9% pascaperdagangan setelah laporan keuangan triwulan ketiganya melebihi ekspekstasi analis. Laba per saham sebesar US$16,4 vs US$11,29 estimasi Refinitiv, pendapatan US$ 46,17 miliar vs ekspektasi US$ 42,9 miliar, pendapatan Google Cloud US$ 3,44 miliar vs ekspektasi US$ 3,32 miliar, pendapatan iklan YouTube US$5,04 miliar vs ekspektasi US$ 4,39 miliar.

Sejauh ini 260 perusahaan S&P 500 telah mengumumkan laporan keuangan triwulan ketiga 2020, di mana 85% di antaranya melebihi perkiraan analis, menurut dara Refinitiv. Meski demikian, tidak semua perusahaan sahamnya menguat meskipun laporan keuangannya bagus.

Produk Domestik Bruto (PDB) AS tumbuh 33,1% di triwulan ketiga 2020, pertumbuhan tertinggi dalam sejarah AS. Angka ini juga lebih baik dari estimasi ekonom Dow Jones di angka 32%. Pada triwulan sebelumnya, pertumbuhan ekonomi AS terkontraksi 31,4%.

Jumlah pengangguran baru bertambah 751.000 selama pekan yang berakhir 24 Oktober, lebih baik dari perkiraan ekonom yang memperkirakan angka pengangguran bertambah 778.000 orang.



Sumber: CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Inilah Para Pahlawan Digital UMKM 2020

Pemerintah umumkan Pahlawan Digital 2020.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Kemkop dan UKM Terus Perkuat Transformasi Perkoperasian

Menteri Koperasi dan UKM terus mendorong koperasi harus bisa berinovasi dalam digitalisasi.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Ada Peluang Bisnis bagi UMKM di Tengah Covid-19

Pelaku UMK harus mampu merespon perubahan-perubahan perilaku dan pola konsumen.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

IYKRA dan Techbros GmbH Dorong Pengembangan Talenta Indonesia

IYKRA telah mewujudkan visinya untuk menciptakan ekosistem data dan AI di Indonesia untuk menjadi kekuatan Indonesia di masa depan.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Kemperin Akselerasi Pengembangan Perwilayahan Industri

Pembangunan WPPI berbasis pada pengembangan industri dengan pendayagunaan potensi sumber daya wilayah, penguatan infrastruktur industri, dan konektivitas.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Dua Inisiatif BI Dorong Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan Syariah

Ekonomi dan keuangan syariah memiliki potensi besar untuk diintegrasikan dengan digitalisasi.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Jumlah Penumpang Pesawat di Bandara Soetta Cetak Rekor

AP II mencatat jumlah pergerakan penumpang di Bandara Soetta mencapai 61.000 penumpang pada 28 Oktober 2020.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

BRI Komitmen Dorong UMKM Naik Kelas

Metode inkubasi dan pembentukan ekosistem harus dikedepankan dalam mendorong UMKM di Indonesia dapat naik kelas.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Erick Perbesar Porsi Perempuan, KPPI: Momentum Tranformasi Karier Wanita di BUMN

Erick Thohir menargetkan setidaknya 15 persen dari total direksi yang ada diisi oleh perempuan.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Upah Tak Dinaikkan, Pemerintah Tidak Ingin Banyak Buruh Di-PHK

Di tengah tekanan pandemi, perusahaan diminta tidak melakukan PHK.

EKONOMI | 29 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS