Xi Ji Siasati Pandemi dengan Menu Terjangkau
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

UMKM Makanan dan Minuman Tetap Bertahan

Xi Ji Siasati Pandemi dengan Menu Terjangkau

Jumat, 30 Oktober 2020 | 09:58 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 menghempas banyak sektor usaha. Namun, dari sekian banyak yang terpuruk, sektor makanan dan minuman ternyata bisa bertahan menghadapi dampak corona. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sektor ini menjadi salah satu dari sebagian kecil industri yang tidak mengalami kontraksi selama tujuh bulan pertama 2020.

Data BPS menunjukkan, industri makanan dan minuman masih tumbuh tipis 0,22% pada kuartal II-2020 dibandingkan kuartal II-2019. Adapun pertumbuhan industri makanan dan minuman di kuartal I-2020 sebesar 3,94% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kondisi itu menjadi alasan bagi Mitra Boga Ventura (MBV) untuk memperkuat lini usaha kemitraan usaha kuliner. Petinggi MBV, Michael Marvy Jonathan mengakui, saat pandemi, peluang bisnis di usaha makanan masih besar. Belum lagi jika dilihat dari sisi peluang dari penjualan online atau daring. Makanya, pihaknya kini memperkuat salah satu gerai kulinernya, Xi Ji Street Snack (Xi Ji), dengan varian menu baru yang cocok untuk konsumen di saat pandemi.

Xi Ji merupakan gerai kuliner kemitraan dengan produk makanan ringan ayam goreng siap saji. Gerai kuliner ini terinspirasi dari perkembangan tren di Taiwan, di mana minuman bubble tea bergandengan dengan produk snack ayam goreng. Xi Ji merupakan kolaborasi MBV dengan Kulo Group yang diluncurkan Maret lalu.

“Sejak dibuka, kami sudah memiliki 70 outlet yang tersebar di Jabodetabek hingga luar kota seperti Bandung, Bali, Surabaya, Lampung, Palembang, Semarang dan Jambi. Kami merencanakan akan membuka sekitar 250 outlet,” ujar Marvy saat peluncuran menu baru di Gandaria City, Jakarta, Jumat (30/10/2020).

Diakui, jika dibanding merek lainnya yang ada, penjualan Xi Ji selama pandemi masih lebih baik. Namun, penjualan itu tidak sesuai ekspektasi awal. Hal ini dikarenakan pandemi yang menyebabkan daya beli masyarakat menurun dan banyak masyarakat yang kesulitan ekonomi.

“Saat ini kami berupaya menghadirkan menu baru yang terjangkau dengan kualitas yang tidak kalah dari merek-merek komptetior lainnya, agar lebih banyak lagi masyarakat yang bisa mencoba produk Xi Ji,” ujarnya.

Marvy menjelaskan, menu baru itu adalah campuran daging ayam, kulit, dan jamur dalam satu kemasan, atau kemasan lainnya yakni campuran ikan, kulit, dan jamur. Jika pesaing menjualnya dengan harga sekitar Rp 30.000, pihaknya mengeluarkan kemasan campur itu seharga Rp 19.000.

Menurut Marvy, langkah itu merupakan gebrakan untuk menguatkan merek Xi Ji. Pihaknya juga akan memperkuat promosi via medsos dengan melibatkan selebritas dan influencer.

Ia memaparkan, saat Xi Ji diluncurkan sebelum pandemi menghantam Indonesia, tepatnya 20 Maret lalu, animo para mitra sangat tinggi. Bahkan, sudah siap membuka 250 outlet di seluruh Indonesia. Semua outlet Xi Ji tersebut akan dikembangkan melalui konsep kemitraan dan tersebar di sejumlah kota di Tanah Air seperti Jabodetabek, Bandung, Medan, Surabaya, Palembang, Bali, Pontianak, Makassar, Pekanbaru, Jember, Pati, Magelang, dan kota-kota lainnya.

Namun, ketika ada pandemi corona, banyak mitra menunda pembukaan outlet baru. “Sekarang, jika animo tinggi dengan menu baru ini, kepercayaan diri para mitra tentu akan semakin kuat. Dengan sendirinya, kami optimistis hingga akhir tahun ini 250 outlet di seluruh Indonesia bisa terealisasi,” papar Marvy.

Ia menjelaskan, produk Xi Ji mempunyai sejumlah keunikan mulai dari rasa hingga harga yang sangat kompetitif. Meskipun mengadopsi camilan ala Taiwan, namun rasanya disesuaikan dengan lidah konsumen Indonesia, seperti rasa pedas.

Xi Ji memiliki cita rasa khusus. Marvy menyebutnya, signature style ‘Mala’ ala Sichuan. Biji mala mempunyai rasa unik dengan sensasi pedas yang membuat lidah serasa kebas. Selain ayam yang menjadi unggulan, pihaknya juga menyediakan menu ikan dori, kulit ayam, kentang goreng, dan jamur.

Ia menambahkan, selain melayani penjualan secara langsung di outlet, produk Xi Ji ini juga bisa dipesan melalui aplikasi layanan GoFood dan GrabFood.

Langkah MBV dan Kulo Group memperkuat lini usaha UMKM gerai kulinernya sebagai bagian menggerakkan roda ekonomi UMKM saat pandemi Covid-19.

Potensi
Berdasarkan catatan, industri manufaktur khususnya sektor makanan dan minum masih tahan banting menghadapi dampak wabah corona (Covid-19). Sektor ini menjadi salah satu dari sebagian kecil industri yang tidak mengalami kontraksi selama enam bulan pertama 2020.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai, prospek UMKM makanan dan minuman masih positif karena pasarnya amat besar yakni 270 juta penduduk Indonesia.

Menurut dia, meskipun ada resesi dan pandemi, tetap memerlukan makanan sebagai kebutuhan pokok. Adapun pergeseran yang terjadi karena perubahan pola konsumsi seperti konsumsi makanan instan, frozen food meningkat lebih tinggi dibandingkan jenis lainnya.

Begitu juga pola pemesananan makanan selama PSBB misalnya mengandalkan jasa antar makanan dan salah satu platform melaporkan kenaikan hingga 21% pesan antar makanan selama masa pandemi.

“Marjin keuntungan bisa ditekan, yang terpenting adalah kuantitas penjualan terjaga. Strategi ini sering disebut sebagai downsizing yakni menurunkan kualitas dan kuantitas produk yang dijual merespons perubahan selera dan daya beli masyarakat,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

BPS menyebutkan, sektor makanan dan minuman masih bisa tumbuh walaupun sedikit, ketika sektor lain terpuruk, hal ini menurutnya karena makanan merupakan kebutuhan pokok, jadi bisa dikatakan recession proof. “Pembelian baju bisa ditunda, tapi makanan kan tidak,” katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wall Street Ditutup Menguat Ditopang Sektor Teknologi dan Data PDB AS

Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,52%, S&P 500 naik 1,19%, dan Nasdaq naik 1,64%.

EKONOMI | 30 Oktober 2020

Inilah Para Pahlawan Digital UMKM 2020

Pemerintah umumkan Pahlawan Digital 2020.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Kemkop dan UKM Terus Perkuat Transformasi Perkoperasian

Menteri Koperasi dan UKM terus mendorong koperasi harus bisa berinovasi dalam digitalisasi.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Ada Peluang Bisnis bagi UMKM di Tengah Covid-19

Pelaku UMK harus mampu merespon perubahan-perubahan perilaku dan pola konsumen.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

IYKRA dan Techbros GmbH Dorong Pengembangan Talenta Indonesia

IYKRA telah mewujudkan visinya untuk menciptakan ekosistem data dan AI di Indonesia untuk menjadi kekuatan Indonesia di masa depan.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Kemperin Akselerasi Pengembangan Perwilayahan Industri

Pembangunan WPPI berbasis pada pengembangan industri dengan pendayagunaan potensi sumber daya wilayah, penguatan infrastruktur industri, dan konektivitas.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Dua Inisiatif BI Dorong Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan Syariah

Ekonomi dan keuangan syariah memiliki potensi besar untuk diintegrasikan dengan digitalisasi.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Jumlah Penumpang Pesawat di Bandara Soetta Cetak Rekor

AP II mencatat jumlah pergerakan penumpang di Bandara Soetta mencapai 61.000 penumpang pada 28 Oktober 2020.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

BRI Komitmen Dorong UMKM Naik Kelas

Metode inkubasi dan pembentukan ekosistem harus dikedepankan dalam mendorong UMKM di Indonesia dapat naik kelas.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Erick Perbesar Porsi Perempuan, KPPI: Momentum Tranformasi Karier Wanita di BUMN

Erick Thohir menargetkan setidaknya 15 persen dari total direksi yang ada diisi oleh perempuan.

EKONOMI | 29 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS