Xi Ji Siasati Pandemi dengan Menu Terjangkau
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

UMKM Makanan dan Minuman Tetap Bertahan

Xi Ji Siasati Pandemi dengan Menu Terjangkau

Jumat, 30 Oktober 2020 | 09:58 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 menghempas banyak sektor usaha. Namun, dari sekian banyak yang terpuruk, sektor makanan dan minuman ternyata bisa bertahan menghadapi dampak corona. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sektor ini menjadi salah satu dari sebagian kecil industri yang tidak mengalami kontraksi selama tujuh bulan pertama 2020.

Data BPS menunjukkan, industri makanan dan minuman masih tumbuh tipis 0,22% pada kuartal II-2020 dibandingkan kuartal II-2019. Adapun pertumbuhan industri makanan dan minuman di kuartal I-2020 sebesar 3,94% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kondisi itu menjadi alasan bagi Mitra Boga Ventura (MBV) untuk memperkuat lini usaha kemitraan usaha kuliner. Petinggi MBV, Michael Marvy Jonathan mengakui, saat pandemi, peluang bisnis di usaha makanan masih besar. Belum lagi jika dilihat dari sisi peluang dari penjualan online atau daring. Makanya, pihaknya kini memperkuat salah satu gerai kulinernya, Xi Ji Street Snack (Xi Ji), dengan varian menu baru yang cocok untuk konsumen di saat pandemi.

Xi Ji merupakan gerai kuliner kemitraan dengan produk makanan ringan ayam goreng siap saji. Gerai kuliner ini terinspirasi dari perkembangan tren di Taiwan, di mana minuman bubble tea bergandengan dengan produk snack ayam goreng. Xi Ji merupakan kolaborasi MBV dengan Kulo Group yang diluncurkan Maret lalu.

“Sejak dibuka, kami sudah memiliki 70 outlet yang tersebar di Jabodetabek hingga luar kota seperti Bandung, Bali, Surabaya, Lampung, Palembang, Semarang dan Jambi. Kami merencanakan akan membuka sekitar 250 outlet,” ujar Marvy saat peluncuran menu baru di Gandaria City, Jakarta, Jumat (30/10/2020).

Diakui, jika dibanding merek lainnya yang ada, penjualan Xi Ji selama pandemi masih lebih baik. Namun, penjualan itu tidak sesuai ekspektasi awal. Hal ini dikarenakan pandemi yang menyebabkan daya beli masyarakat menurun dan banyak masyarakat yang kesulitan ekonomi.

“Saat ini kami berupaya menghadirkan menu baru yang terjangkau dengan kualitas yang tidak kalah dari merek-merek komptetior lainnya, agar lebih banyak lagi masyarakat yang bisa mencoba produk Xi Ji,” ujarnya.

Marvy menjelaskan, menu baru itu adalah campuran daging ayam, kulit, dan jamur dalam satu kemasan, atau kemasan lainnya yakni campuran ikan, kulit, dan jamur. Jika pesaing menjualnya dengan harga sekitar Rp 30.000, pihaknya mengeluarkan kemasan campur itu seharga Rp 19.000.

Menurut Marvy, langkah itu merupakan gebrakan untuk menguatkan merek Xi Ji. Pihaknya juga akan memperkuat promosi via medsos dengan melibatkan selebritas dan influencer.

Ia memaparkan, saat Xi Ji diluncurkan sebelum pandemi menghantam Indonesia, tepatnya 20 Maret lalu, animo para mitra sangat tinggi. Bahkan, sudah siap membuka 250 outlet di seluruh Indonesia. Semua outlet Xi Ji tersebut akan dikembangkan melalui konsep kemitraan dan tersebar di sejumlah kota di Tanah Air seperti Jabodetabek, Bandung, Medan, Surabaya, Palembang, Bali, Pontianak, Makassar, Pekanbaru, Jember, Pati, Magelang, dan kota-kota lainnya.

Namun, ketika ada pandemi corona, banyak mitra menunda pembukaan outlet baru. “Sekarang, jika animo tinggi dengan menu baru ini, kepercayaan diri para mitra tentu akan semakin kuat. Dengan sendirinya, kami optimistis hingga akhir tahun ini 250 outlet di seluruh Indonesia bisa terealisasi,” papar Marvy.

Ia menjelaskan, produk Xi Ji mempunyai sejumlah keunikan mulai dari rasa hingga harga yang sangat kompetitif. Meskipun mengadopsi camilan ala Taiwan, namun rasanya disesuaikan dengan lidah konsumen Indonesia, seperti rasa pedas.

Xi Ji memiliki cita rasa khusus. Marvy menyebutnya, signature style ‘Mala’ ala Sichuan. Biji mala mempunyai rasa unik dengan sensasi pedas yang membuat lidah serasa kebas. Selain ayam yang menjadi unggulan, pihaknya juga menyediakan menu ikan dori, kulit ayam, kentang goreng, dan jamur.

Ia menambahkan, selain melayani penjualan secara langsung di outlet, produk Xi Ji ini juga bisa dipesan melalui aplikasi layanan GoFood dan GrabFood.

Langkah MBV dan Kulo Group memperkuat lini usaha UMKM gerai kulinernya sebagai bagian menggerakkan roda ekonomi UMKM saat pandemi Covid-19.

Potensi
Berdasarkan catatan, industri manufaktur khususnya sektor makanan dan minum masih tahan banting menghadapi dampak wabah corona (Covid-19). Sektor ini menjadi salah satu dari sebagian kecil industri yang tidak mengalami kontraksi selama enam bulan pertama 2020.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai, prospek UMKM makanan dan minuman masih positif karena pasarnya amat besar yakni 270 juta penduduk Indonesia.

Menurut dia, meskipun ada resesi dan pandemi, tetap memerlukan makanan sebagai kebutuhan pokok. Adapun pergeseran yang terjadi karena perubahan pola konsumsi seperti konsumsi makanan instan, frozen food meningkat lebih tinggi dibandingkan jenis lainnya.

Begitu juga pola pemesananan makanan selama PSBB misalnya mengandalkan jasa antar makanan dan salah satu platform melaporkan kenaikan hingga 21% pesan antar makanan selama masa pandemi.

“Marjin keuntungan bisa ditekan, yang terpenting adalah kuantitas penjualan terjaga. Strategi ini sering disebut sebagai downsizing yakni menurunkan kualitas dan kuantitas produk yang dijual merespons perubahan selera dan daya beli masyarakat,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

BPS menyebutkan, sektor makanan dan minuman masih bisa tumbuh walaupun sedikit, ketika sektor lain terpuruk, hal ini menurutnya karena makanan merupakan kebutuhan pokok, jadi bisa dikatakan recession proof. “Pembelian baju bisa ditunda, tapi makanan kan tidak,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Airlangga: LPI hingga KEK Tetap Berjalan Pascaputusan MK

Airlangga menegaskan, pemerintah terus melakukan operasionalisasi UU Cipta Kerja pada seluruh sektor, baik di pusat maupun di daerah.

EKONOMI | 29 November 2021

Melantai di Bursa, Harga IPO Wira Global Rp 140 Per Saham

PT Wira Global Solusi Tbk (WSGH), venture builder atau perusahaan yang menelurkan perusahaan rintisan (startup) akan melantai di BEI.

EKONOMI | 29 November 2021

94,42% Perizinan Lewat OSS Diberikan untuk Usaha Mikro

Airlangga menegaskan, pelayanan perizinan berusaha melalui OSS tetap berjalan untuk perizinan berusaha baru maupun perpanjangan.

EKONOMI | 29 November 2021

Askrindo Ikut dalam Kolaborasi BUMN Hijaukan Indonesia

Askrindo turut hadir dalam peluncuran Gerakan Kolaborasi BUMN Hijaukan Indonesia.

EKONOMI | 29 November 2021

Kemendag Dukung Peningkatan Daya Saing Produk Perikanan

Dukung ekspor berkelanjutan, Kemendag lepas ekspor produk perikanan hasil tangkapan nelayan ke pasar Kanada.

EKONOMI | 29 November 2021

CEO Agung Concern Group Luncurkan Buku Panjaitan van Menteng

Sejak dipimpin Ilham Panjaitan, Agung Concern Group telah masuk ke jajaran elite korporasi di tanah air.

EKONOMI | 29 November 2021

UMKM Sandal Wanita Ini Berkembang di Masa Pandemi

UMKM sandal wanita merek Aludy yang dapat bertahan di masa pandemi Covid-19 dan kian melebarkan sayapnya.

EKONOMI | 29 November 2021

Inapro Expo 2021 Bukukan Transaksi Rp 1,1 Miliar

Pencapaian Inapro Expo 2021 memberikan harapan besar bahwa pelaku UMKM di Jatim dapat meraih peluang dalam memperluas jaringan usaha ke pasar global.

EKONOMI | 29 November 2021

Bantuan PSU Pacu Semangat Pengembang Rumah Subsidi

Kementerian PUPR telah menyalurkan bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) 4.212 rumah subsidi di Kalimantan senilai Rp 40,79 miliar.

EKONOMI | 29 November 2021

Luhut Tegaskan Gernas BBI 2022 Fokus di Pendampingan UMKM

"Tahun depan kita mulai terapkan konsep harvesting atau panen UMKM, di sini peran pemda atau gubernur sangat penting,” kata Luhut.

EKONOMI | 29 November 2021


TAG POPULER

# Razia Vaksinasi Covid-19


# Sembunyi di Roda Pesawat


# Ameer Azzikra


# Omicron


# Indonesia Terbuka



TERKINI
Jokpro 2024 Gelar Deklarasi di Maluku

Jokpro 2024 Gelar Deklarasi di Maluku

POLITIK | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings