Kemkop dan UKM: 90% Pengusaha UMKM Terdampak Pandemi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (0.43)   |   COMPOSITE 6290.8 (-6.3)   |   DBX 1362.34 (2.48)   |   I-GRADE 180.342 (-0.04)   |   IDX30 506.102 (-1.26)   |   IDX80 136.192 (-0.65)   |   IDXBUMN20 397.025 (-2.13)   |   IDXESGL 139.555 (-0.14)   |   IDXG30 142.425 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-1.22)   |   IDXQ30 145.469 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-1.3)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-3.7)   |   IDXV30 134.488 (-0.98)   |   INFOBANK15 1048.13 (8.42)   |   Investor33 435.467 (0.22)   |   ISSI 181.572 (-1.16)   |   JII 618.362 (-5.38)   |   JII70 218.204 (-2)   |   KOMPAS100 1215.76 (-2.71)   |   LQ45 948.468 (-2.52)   |   MBX 1702.13 (-2.94)   |   MNC36 323.237 (0.33)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.36)   |   SMInfra18 308.555 (-4.36)   |   SRI-KEHATI 369.754 (0.91)   |  

Kemkop dan UKM: 90% Pengusaha UMKM Terdampak Pandemi

Jumat, 30 Oktober 2020 | 20:27 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kondisi pandemi Covid-19 telah mempengaruhi kelangsungan bisnis dari para pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Namun demikian, UMKM diyakini akan kembali bangkit, begitupun dengan koperasi yang perlu diperkuat dengan digitalisasi sehingga mempercepat langkah pemulihannya.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemkop dan UKM), Rully Indrawan menyebutkan, berdasarkan data tercatat sebanyak 90 persen dari pengusaha UMKM kegiatan usahanya terganggu pandemi.

"Harus kita akui, UMKM terkena dampak luar biasa di tengah pandemi, di mana 90 persen mengalami kemandegan dan 50 persen diantaranya mengalami kesulitan finansial. Oleh karena itu, APBN dan ekonomi penting di luar kesehatan dan jaring pengaman sosial, di mana UMKM perlu mendapat pinjaman baru, bantuan LPDB untuk koperasi adalah langkah yang bisa dilakukan,” ujarnya dalam webinar Meneropong Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Bidang Ekonomi Kerakyatan, Jumat (30/10/2020).

Pemerintah diketahui telah menjalankan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dalam program tersebut pemerintah mengalokasikan sebesar Rp 123,46 triliun untuk sektor UMKM yang terdampak pandemi Covid-19. Di mana, pemerintah mengalokasikan dana untuk Banpres Produktif UMKM sebesar Rp 28,8 triliun. Dalam program ini pelaku UMKM diberi dana hibah sebesar Rp 2,4 juta. Hingga 20 Oktober 2020 telah terealisasi Rp 21,98 triliun.

“Saat ini sudah terealisasi hampir 70 persen untuk 12 juta dan pembukaan pendaftaran masih sampai bulan November. Di akhir bulan November pendaftaran sudah mulai terkumpul dan mudah-mudahan di bulan Desember semua untuk 12 juta ini sudah bisa terealisasi,” sebut Rully.

Menurutnya, dalam satu tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo terjadi pengembangan kerjasama antara Kementerian/Lembaga (K/L) untuk pengembangan koperasi dan UMKM. Adapun 99 persen pelaku usaha nasional merupakan pelaku UMKM dan 97 persen bekerja di UMKM. “Hal yang bagus dalam satu tahun terakhir adalah kolaborasi antar Kementerian/Lembaga untuk pengembangan UMKM. Ini luar biasa saya kira ini komitmen presiden yang harus kita apresiasi,” tegasnya.

UMKM, jelas Rully, amat berperan penting dan telah menghidupi jutaan masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari hari. Namun saat ini menjadi yang terdampak luar biasa, sehingga perlu sebuah tindakan untuk menggairahkan sektor ini kembali.

"Kami juga berterimakasih kepada ketua Bappenas yang menyampaikan bahwa akan komitmen pada tahun 2021, infrastruktur akan dikurangi dan energi akan difokuskan untuk UMKM,” imbuh Rully.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Arif Budimanta menyarankan agar konsep kemitraan dengan pelaku UMKM harus dibuat lebih atraktif. Hal ini penting untuk mempercepat pertumbuhan di sektor UMKM. "Saya punya pemikiran ini porsi kemitraan dibuat lebih atraktif, ini memang sedang kami kerjakan,” katanya.

Dia menilai, saran ini muncul karena ada sejumlah ganjalan yang kerap membebani pelaku UMKM untuk berkembang. Pertama, soal jangka waktu tagihan ketika UMKM memiliki kredit. Kedua, peran dalam rantai global yang sangat terbatas. Ketiga, penguasaan pasar dalam negeri dengan memperluas akses UMKM ke toko atau tempat ritel. “Selama ini UMKM merasa kesulitan untuk masuk ke ritel modern. Kalau bisa perlu pengaturan yang lebih solid dan memihak,” ujar Arif.

Pada acara yang sama Ketua Bidang Koperasi Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Mustopa Djamaludin mengatakan, di bawah pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam bidang ekonomi telah banyak menghasilkan wirausahawan muda, serta kreator baru yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Saya melihat, apa yang dilakukan pemerintah ini telah memberikan dorongan kepada masyarakat Indonesia khususnya koperasi dan UKM yang berkolaborasi bagi kemakmuran bersama. Sudah saatnya koperasi dan UKM bergerak, bersama mewujudkan cita-cita koperasi menjadi pemersatu ekonomi,” katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PPI Terus Lakukan Inovasi Model Bisnis di Tengah Pandemi

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) terus berupaya melakukan inovasi model bisnis meski di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 30 Oktober 2020

Sinergisitas BUMN Konstruksi Kembangkan KIT Batang

PTPP bersama PT KIW, dan PTPN IX terus mempercepat proses pembangunan KIT Batang Fase 1 seluas 450 hektare.

EKONOMI | 30 Oktober 2020

Benyamin Davnie Sesalkan Terjadi Kekerasan Terkait Pilkada di Tangsel

Jangan ada kekerasan dalam Pilkada.

EKONOMI | 30 Oktober 2020

AP I Siap Bergabung dalam Holding BUMN Pariwisata

Saat ini masing-masing pihak membentuk gugus tugas yang akan mempersiapkan wadah, struktur hingga perencanaan.

EKONOMI | 30 Oktober 2020

Menteri BUMN Dorong Inovasi Bisnis BUMN untuk Menangkan Persaingan

Dengan latar belakang entrepreneur kelas dunia, penunjukkan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN oleh Presiden RI Joko Widodo di Kabinet Indonesia Maju membawa

EKONOMI | 30 Oktober 2020

59% Anggota OKI Berpenghasilan Rendah dan Menengah ke Bawah

Negara-negara Islam harus saling membantu, salah satunya melalui wakaf.

EKONOMI | 30 Oktober 2020

Armada Pelni Dukung Penuh Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Pelni siap membantu menghubungkan konektivitas wilayah Morotai dengan daerah lain.

EKONOMI | 30 Oktober 2020

Perluas Distribusi, Mustika Ratu Gandeng Ralali

Kolaborasi ini membuat pelanggan lebih mudah memperoleh produk Mustika Ratu melalui saluran daring.

EKONOMI | 30 Oktober 2020

ASPAKRINDO Ikuti Simulasi Pelaporan Transaksi Perdagangan Aset Kripto

Mengikuti simulasi pelaporan transaksi jadi bukti nyata keseriusan ASPAKRINDO untuk mengembangkan perdagangan aset kripto di Indonesia.

EKONOMI | 30 Oktober 2020

Kemdag Terapkan Tiga Strategi Tingkatkan Kinerja Ekspor Produk Halal

Untuk meningkatkan kinerja ekspor produk halal dari Indonesia, Kemdag memiliki beberapa strategi yang digabungkan dengan berbagai instrumen yang tersedia.

EKONOMI | 30 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS