Jokowi Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Minus 3%
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.662 (-0.19)   |   COMPOSITE 6338.51 (20.69)   |   DBX 1329.17 (13.03)   |   I-GRADE 184.48 (-0.19)   |   IDX30 515.715 (0.41)   |   IDX80 138.838 (-0.03)   |   IDXBUMN20 409.612 (-1.08)   |   IDXESGL 142.422 (-0.38)   |   IDXG30 145.816 (-0.74)   |   IDXHIDIV20 454.583 (0.64)   |   IDXQ30 147.765 (0.09)   |   IDXSMC-COM 298.595 (-0.51)   |   IDXSMC-LIQ 365.651 (-2.93)   |   IDXV30 136.758 (-0.11)   |   INFOBANK15 1078.32 (-6.36)   |   Investor33 444.53 (0.07)   |   ISSI 183.756 (1.09)   |   JII 631.17 (2.63)   |   JII70 223.177 (0.26)   |   KOMPAS100 1240.03 (1.04)   |   LQ45 967.718 (-0.06)   |   MBX 1724.61 (3.72)   |   MNC36 328.799 (0.24)   |   PEFINDO25 328.487 (-1.79)   |   SMInfra18 313.342 (1.77)   |   SRI-KEHATI 378.358 (-0.22)   |  

Jokowi Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Minus 3%

Senin, 2 November 2020 | 14:51 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun, Novy Lumanauw / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memprediksikan pertumbuhan ekonomi di kuartal III tahun 2020 akan mencapai minus 3%. Angka ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia selama pandemi Covid-19 semakin membaik.

“Kita tahu kemarin di kuartal kedua pertumbuhan ekonomi di angka minus 5,32%. Di kuartal III, kita juga mungkin sehari-dua hari ini akan diumumkan oleh BPS, juga masih berada di angka minus. perkiraan kita di angka minus 3%, naik sedikit,” kata Jokowi saat memberikan arahan dalam rapat kabinet di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/11/2020).

Menurut proyeksi Kementerian Keuangan, pada kuartal III 2020, ekonomi Indonesia diproyeksi terkontraksi -2,9% hingga -1,0%. Sebelumnya, ekonomi Indonesia pada kuartal I 2020 tumbuh sebesar 2,97% dan kuartal II 2020 menyusut -5,32%. Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 diperkirakan -1,7% hingga -0,6% secara year on year (yoy).

Bila dibandingkan dengan negara lain, Jokowi mengatakan, pertumbuhan ekonomi di Indonesia masih jauh lebih baik. Namun tidak langsung membuat lengah. Jokowi meminta seluruh jajaran kementerian/lembaga memberikan tekanan laju pertumbuhan ekonomi di kuartal IV tahun 2020.

“Ini memang kalau dibandingkan dengan negara lain ya masih jauh lebih baik. Patut kita berikan tekanan untuk yang kuartal IV. Jadi kuartal III minus 3% lebih sedikit,” ujar Jokowi.

Melihat prediksi tersebut, Kepala Negara melihat terjadi tren positif terhadap laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia selama adanya pandemi Covid-19. Namun sekali lagi, penting untuk terus meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. Sehingga pada kuartal IV diharapkan bisa berada dalam posisi positif.

“Saya ingin menyampaikan untuk yang berkaitan dengan kuartal yang keempat. Ini adalah kuartal terakhir. Saya harapkan realisasi belanja kita betul-betul harus berada pada titik yang paling maksimal. Kuartal IV sangat penting, syukur bisa masuk ke positif di kuartal IV. Sehingga belanja atau spending harus menjadi kejar-kejaran kita semua,” terang Jokowi.

“Saya mendapatkan angka bahwa konsumsi rumah tangga masih berada di angka minus, kurang lebih minus 4%. Sehingga menjadi kewajiban kita semuanya untuk memperkuat demand agar konsumsi ini akan menjadi lebih baik,” tambahnya.

Pemulihan Kuartal I 2021 Dilakukan Mulai Sekarang
Untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di 2021, Kepala Negara meminta belanja anggaran di kuartal I tahun 2021 sudah bisa dimulai sejak sekarang. Sehingga manfaatnya pemulihan ekonomi dapat dirasakan lebih optimal di tahun depan.

“Tolong sampaikan ke dirjen, direktur dan seluruh jajaran yang Bapak, Ibu pimpin, kuartal IV 2020 bisa maksimal, tapi hati-hati di kuartal pertama 2021 juga harus di-start dari sekarang,” kata Jokowi.

Untuk itu, Jokowi meminta begitu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sudah diterima, maka seluruh kementerian/lembaga sudah dapat melakukan lelang pengadaan barang atau jasa. Sehingga laju pertumbuhan ekonomi di Januari hingga Maret tidak tertunda atau tertahan.

“Begitu bapak ibu menerima yang namanya DIPA. itu sudah bisa langsung ada lelang. Sehingga nantinya kita harapkan bulan Januari, Februari, Maret tidak stuck. Setelah kuartal IV 2020 langsung drop. Kita harapkan kuartal 1 2021 ada ungkitan juga untuk naik selain tentu saja yang perlu saya ingatkan yang berkaitan dengan investasi,” terang Jokowi.

Karena itu, kuartal I 2021 harus mulai didesain dari sekarang agar kegiatan belanja anggaran sudah dapat dimulai pada Januari 2021. Terutama kegiatan belanja anggaran yang paling cepat adalah bantuan sosial sudah bisa direalisasikan pada awal tahun 2021.

“Mulai disiapkan sehingga Januari sudah bisa berjalan. Yang belanja-belanja modal, terutama infrastruktur, baik Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan kementerian lain bisa digiring untuk segera mulai, ya dimulai,” tegas Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Inovasi Pengelolaan Talenta Karyawan Menjadi Keharusan untuk Keberlangsungan BUMN

Bulan Oktober lalu, genap satu tahun Erick Thohir mengabdi sebagai Menteri BUMN. Selama menjabat Erick Thohir sangat menaruh perhatian terhadap pengembangan

EKONOMI | 2 November 2020

Kempupera Dorong Penataan Kota Berbasis Pendekatan Wilayah

Penataan kota, tambah Basuki, dilakukan di antaranya melalui pengembangan potensi kota seperti aset pusaka kota, kawasan heritage, dan bangunan bersejarah.

EKONOMI | 2 November 2020

Dampak Pandemi dan Teknologi, Formasi CPNS 2021 Akan Berkurang

Dengan pendekatan teknologi informasi dan komunikasi, sebagian pekerjaan dapat dialihkan ke dalam sistem, sehingga kebutuhan nyata pegawai tidak banyak.

EKONOMI | 2 November 2020

Pendaftaran Kartu Prakerja Kembali Dibuka

Ada hampir 400.000 peserta yang kepesertaannya dicabut lantaran tidak memenuhi ketentuan program Kartu Prakerja.

EKONOMI | 2 November 2020

Rupiah Menguat Sejalan Mata Uang Asia Siang Ini

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.650-Rp 14.795 per dolar AS.

EKONOMI | 2 November 2020

Oktober 2020 Terjadi Inflasi 0,07 Persen

Pada Oktober 2020 kembali terjadi inflasi sebesar 0,07% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,92.

EKONOMI | 2 November 2020

IHSG Sesi I Berkurang 15 Poin

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 62.551 miliar saham senilai Rp 5,373 triliun

EKONOMI | 2 November 2020

Membenahi Data, Sudah Tepatkah Sasaran Pupuk Bersubsidi?

Penambahan alokasi pupuk subsidi tahun 2020 sebesar 1 juta ton atau senilai Rp 3,1 triliun

NASIONAL | 2 November 2020

Emas Antam Turun ke Rp 996.000 Per Gram

Pecahan 100 gram seharga Rp 93,612 juta.

EKONOMI | 2 November 2020

MUC Equity Partners Raih Sertifikasi Manajemen Mutu ISO 9001:2015

MUC Equity Partners atau PT Mandiri Utama Capital berhasil memeroleh sertifikasi ISO 9001:2015 ID20/05417 untuk sistem manajemen mutu.

EKONOMI | 2 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS