Menkeu: Anggaran Pendidikan Jangan Jadi Retorika Politik
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.593 (-2.12)   |   COMPOSITE 6140.17 (-31)   |   DBX 1202.23 (-7.34)   |   I-GRADE 182.055 (-0.59)   |   IDX30 520.23 (-3.14)   |   IDX80 139.249 (-0.62)   |   IDXBUMN20 408.872 (-1.63)   |   IDXESGL 143.85 (-0.25)   |   IDXG30 142.18 (0.09)   |   IDXHIDIV20 459.051 (-3.03)   |   IDXQ30 148.957 (-0.6)   |   IDXSMC-COM 277.162 (-0.91)   |   IDXSMC-LIQ 347.622 (-0.6)   |   IDXV30 138.219 (-0.5)   |   INFOBANK15 1055.23 (-7.44)   |   Investor33 446.478 (-2.09)   |   ISSI 180.128 (-0.71)   |   JII 636.549 (-4.61)   |   JII70 222.134 (-1.32)   |   KOMPAS100 1238.45 (-7.28)   |   LQ45 966.883 (-3.74)   |   MBX 1689.51 (-8.25)   |   MNC36 329.297 (-2.07)   |   PEFINDO25 325.3 (-0.25)   |   SMInfra18 310.992 (2.08)   |   SRI-KEHATI 381.519 (-2.14)   |  

Menkeu: Anggaran Pendidikan Jangan Jadi Retorika Politik

Senin, 2 November 2020 | 18:50 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Tren kenaikan belanja pemerintah di tengah pandemi Covid-19 membuat anggaran pendidikan terus mengalami kenaikan. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, hal itu sejalan dengan isi konstitusi amandemen UUD 1945 pasal 31 ayat 4 yang mengamanatkan kewajiban pemerintah untuk mengalokasikan biaya pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari APBN maupun APBD agar masyarakat dapat menikmati pelayanan pendidikan, khususnya pendidikan dasar.

No matter what mau kondisi APBN lagi kempis, ekonomi lagi boom, lagi hadapi Covid, itu tidak bisa dikompromikan anggaran pendidikan harus tetap 20%. Secara eksplisit menyebutkan bahwa pendidikan nomor satu. Jadi, sekarang Indonesia itu ditantang kalau sudah ada political will, determinasi dan ditulis di konstitusi. Nah bagaimana menerjemahkan komitmen dan political will itu menjadi result, kalau tidak akan menjadi retorika politik,” ujarnya dalam sesi Ministerial Talk pada Agenda Studium Generale penerima Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Senin (2/11/2020).

Oleh karena itu, sejak menjadi Menteri Keuangan pada tahun 2005 lalu, Sri Mulyani mengaku amat peduli mengenai pengelolaan anggaran pendidikan. Pasalnya, berbeda dengan APBN, anggaran pendidikan itu sulit mengukurnya karena menyangkut kualitas dari sumber daya manusia (SDM). SDM sendiri dikatakannya merupakan modal dasar bagi pembangunan negara ke depannya.

“Tahun 2020 di tengah-tengah hadapi Covid, kita keluarkan belanja untuk penanganan Covid dan kita masih tetap alokasikan pendidikan 20% Rp 547 triliun. Waktu anggaran negara makin besar karena adanya Covid, tambah untuk kesehatan, UMKM, Bansos, setiap kami tambah belanja pendidikan dapat 20%. Kalau begitu setiap anggarannya tambah, pendidikan tidak harus buat proposal karena ongkang-ongkang pasti dapat sudah 20%. Namun, itu bisa jadi downside buat kita semua, bisa jadi risiko, kita bisa tidak sensitif dan kerja keras bahwa anggaran itu bisa digunakan dengan hasil sebaik-baiknya,” jelas Sri Mulyani.

Menkeu menambahkan, anggaran pendidikan sebesar Rp 547 triliun pada tahun 2020 dan Rp 550 triliun untuk tahun 2021 amatlah besar, bahkan menyamai anggaran untuk membangun suatu ibu kota baru. Untuk itu, dia mengharapkan agar tercipta SDM yang mumpuni dan berkualitas untuk negara.

“Kalau saya ingat Rp 550 triliun itu seperti anggaran membuat ibu kota baru. Jadi, artinya kita akan mengatakan, hasilnya apa?. Kalau output saya bisa jelaskan kepada Anda karena di APBN harus disebutkan belanja segini outputnya apa. Tapi, kalau ditanyakan output-nya itu menghasilkan quality atau result tidak? That's another thing. Anda yang sudah masuk LPDP anda harus menjadi generasi yang sensitif terhadap result dan quality. Ini bukan soal output tetapi outcome,” kata Sri Mulyani.

Adapun, dana abadi Kementerian Keuangan untuk LPDP pada kuartal III 2020 disebutkannya ada di Rp 51 triliun dan menembus Rp 60 triliun di akhir tahun ini.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Industri Kekayaan Intelektual Nasional Berpotensi Maju ke Kancah Dunia

Indonesia adalah kunci strategis untuk memasuki pasar Asia oleh pelaku lisensi dunia.

EKONOMI | 2 November 2020

Oktober, Jumlah Penumpang di Bandara AP II Naik 19%

Lalu lintas penerbangan di bandara PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) sepanjang Oktober 2020 cukup bergairah di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 2 November 2020

OJK Optimistis Rasio Kredit Macet Tak Akan Tembus 5%

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso meyakini, laju NPL masih akan tetap terjaga di level 3% dan tidak akan naik signifikan lagi.

EKONOMI | 2 November 2020

HUT Ke-25, Prudential Gulirkan Program Desa Maju

Dalam merayakan ulang tahun ke-25, Prudential Indonesia menggulirkan program Desa Maju Prudential yang berkolaborasi dengan Habitat for Humanity Indonesia.

EKONOMI | 2 November 2020

Jokowi Prediksi Investasi Kuartal III Terkontraksi 6%

Dalam rapat terbatas tingkat menteri, Jokowi meminta kinerja investasi di kuartal III tidak lebih buruk dari minus 5%.

EKONOMI | 2 November 2020

AS Perpanjang Bebas Tarif, Peluang Tingkatkan Ekspor

Sebagai satu-satunya yang memperoleh fasilitas GSP di Asia, Indonesia dapat memanfaatkan peluang untuk mendorong investasi dan ekspor.

EKONOMI | 2 November 2020

Kurs Rupiah Stabil di Kisaran Rp 14.625

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Senin (2/11/2020), terpantau stagnan di kisaran Rp 14.625.

EKONOMI | 2 November 2020

September 2020, Jumlah Penumpang Pesawat Domestik Masih Turun 69,26%

Badan Pusat Statistik menyatakan jumlah penumpang angkutan udara domestik pada September 2020 sebanyak 1,9 juta orang, turun 4,60% dibandingkan Agustus 2020.

EKONOMI | 2 November 2020

Triwulan III, Pendapatan Lippo Karawaci Stabil di Rp 8,58 Triliun

Di tengah Covid-19, lini bisnis Real Estate Development mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebanyak 38,7% menjadi Rp2,37 triliun.

EKONOMI | 2 November 2020

OJK Bantu Mebel Indonesia Berdaya Saing di Masa Pandemi

Stimulus restrukturisasi kredit yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung industri mebel Indonesia berdaya saing di masa pandemi Covid-19.

EKONOMI | 2 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS